Rabu, September 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Teliti Pemetaan Habitat Ikan hingga Sistem Pemerintahan, 4 Profesor Lintas Ilmu UB Malang Dikukuhkan

Redaksi by Redaksi
November 26, 2024 5:13 pm
in Pendidikan
Pemaparan hasil penelitian para profesor UB di Malang mulai pemetaan habitat ikan hingga sistem pemerintahan di era BANI. Foto: Azmy

Pemaparan hasil penelitian para profesor UB di Malang mulai pemetaan habitat ikan hingga sistem pemerintahan di era BANI. Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Universitas Brawijaya (UB) Kembali mengukuhkan 4 profesor lintas ilmu di penghujung tahun 2024. Keempat profesor ini meneliyi banyak hal mulai pemetaan habitat ikan hingga sistem pemerintahan desentralisasi.

Sebelum dikukuhkan, mereka berkesempatan menjelaskan tentang pidato ilmiahnya pada Selasa (26/11/2024). Keempat profesor ini datang dari ari FMIPA, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan dan Fakultas llmu Administrasi.

READ ALSO

Ratusan Mahasiswa Baru ITN Malang Ikuti Gigantik 2026

Dari Pelatihan ke LMS, UB Perkuat Pemanfaatan AI bagi Aparatur Desa

Empat professor tersebut ialah Prof. Dr. rer. nat. Abdurrouf. SSi.. M.Si.yang merupakan professor aktif ke 209, Andi Kuriawan.S.Pi.M.Eng..D.Se professor ke 212, Prof. Dr. M.R. Khairul Muluk. S.Sos. M.Si merupakan professor aktif ke 215, dan Prof. Dr. Iing Abu Bakar Sambah. S.Pi. ME Yang merupakan professor aktif ke 216 di UB.

Baca Juga: Pesona Perpustakaan Pusat Universitas Brawijaya, Tempat Belajar Mahasiswa dengan Fasilitas Lengkap dan Nyaman

Penelitian menarik datang dari Prof. Dr. Eng. Abu Bakar Sambah, S.Pi, Mt terkait Fishhab-Spatial Dynamie: Model Kesusaain Habitat lkan Dengan Pendekatan Spasial-Temporal Dan Multikriteria. Profesor ke 392 di UB ini dikukuhkan sebagai profesor bidang Ilmu Pemetaan Sumber Daya Pesisir dan Laut.

Prof Sambah menjelaskan persebaran ikan di perairan dipengaruhi oleh faktor oseanografi terutama suhu permukaan laut dan kelimpahan klorofil-a. Fenomena oseanografì secara tidak langsung memengaruhi dinamika migrasi sumber daya ikan disebuah perairan.

Untuk mengidentifikasinya, ia mengenalkan konsep Upwelling yang dapat menjadi indikator untuk mengetahui perairan mana yang subur dan ikan yang melimpah.

Hal ini terjadi karena upwelling merupakan pergerakan massa anr dari dasar laut ke permukaan laut sehingga membawa banyak unsur hara dan tingkat kesuburan primer yang tinggi.

Baca Juga: Delegasi Universitas Brawijaya Raih Prestasi Internasional di Lyon Model United Nations

Perkiraan daerah terjadinya upwelling dilakukan dengan cara mengukur parameter penyebab terjadinya upwelling yaitu suhu permukaan laut dan klorofil-a.

”Kedua parameter itu saling berkaitan dalam proses upwelling. Peningkatan kandungan klorofil-a dan penurunan suhu permukaan laut mengindikasikan adanya upwelling pada daerah tersebut,” jelasnya.

Indikasi terjadinya upwelling, kata dia diikuti dengan meningkatnya produktivitas perairan yang ditandai dengan penurunan nilai suhu permukaan laut dan meningkatnya konsentrasi klorofil-a.

Intensitas upwelling akan meningkat dengan kondisi suhu permukaan laut yang rendah dan kandungan klorofil-a dengan unsur hara yang tinggi menyebabkan upwelling yang membawa nutrient ke permukaan sehingga dapat menjadikan feeding ground bagi ikan.

Sementara, Prof. Dr. rer. nat. Abdurrouf, S.Si., M.Si meneliti tentang upaya memahami interaksi Molekul dan Medan Laser menggunakan AlFT. Profesor ke 385 di UB ini memandang jika kehidupan manusia sehari-hari tidak terlepas dari perkembangan teknologi, yang dibangun di atas pemahaman dunia molekuler.

Setiap benda yang digunakan sehari-hari, dari obat-obatan hingga gawal melibatkan manipulasi materi tingkat atom dan molekul. yang sangat relevan dengan kehidupan seharı- hari.

Interaksi laser pulsa dan molekul gas adalah suatu tema besar dalam fisika dengan aplikasi yang sangat luas. Menurut Abdurrouf, tipe interaksi antara laser dan molekul dalam fase gas bergantung pada energi dạn durasi lasernya. Interaksi keduanya dapat berupa perturbasi.

“Bahkan mungkin terjadi interaksi yang lebih kompleks seperti ionisasi ganda tak berurutan (non-sequential doubleionization, NSDI). disosiasi, ataupun pembangkitan sinyal harmonik tinggi (High Harmonic Generation, HHG)”, jelasnya.

Untuk memahami bagaimana sinyal-sinyal harmonik tinggi dapat digunakan untuk mendeteksi dan mengkarakterisasi tingkat penyelarasan molekul, Rouf mengembangkan model adiabatik dari teori medan intens (adiabatic intense-field theory atau AIFT).

AIFT berhasil menjelaskan hampir semua fenomena eksperimen terkait dengan pembangkitan sinyal harmonik tinggi pada molekul yang terselaraskan.

AIFT juga dapat dipakai untuk menghitung sinyal harmonik tinggi dari molekul yang diselaraskan dengan pulsa panjang yang dimatikan secara mendadak, menghitung energi deposit pada gas, menentukan intensitas pulsa dan temperatur gas jet, serta merekonstruksi orbital molekul.

Diharapkan AIFT bisa dipakai sebagai pijakan awal untuk membangun teori tentang pembangkitan sinyal harmonik tinggi pada molekul selain gas.

”Menarik juga untuk menerapkan AlFT-+FM. pada sistem termal atau sistem yang terdistorsi oleh medan luar, baik medan statis maupun medan laser intens yang dinamis. Diharapkan perpaduan tersebut mampu berkontribusi dalam perkembangan sains dan teknologi di Indonesia,” ungkapnya.

Sementara, Prof. Andi Kurniawan, S.Pi., M.Eng., D.Se meneliti tentang Konsep Brawijaya (Biofilm As Regulator Of Adsorption-Desorption For Water Pollution, Justifiable Aquatic Yield And Sustainability) untuk Inovasi Teknologi Eko-Akuatik.

Profesor ke 388 dari seluruh Profesor yang dikukuhkan sebagai professor bidang Bidang Ilmu Ekologi Mikroba Perairan ini membahas tentang konsep bidang Ekologi Mikroba Perairan yang mendasari konsep mnovasi teknologi cko-akuatik

Keempat, Prof. Dr. M.R. Khairul Muluk, S.Sos, M.Si meneliti tentang Model Desentralisasi Dinamis: Solusi Sistemik Tantangan Pemerintahan Lokal Di Era Bani. Profesor ke 391 dari seluruh Profesor ini dikukuhkan sebagai profesor bidang Sistem Administrasi Pemerintahan Lokal Dalam orasi ilmiahnya.

Prof Khairul Muluk menjelaskan bahwa Sistem pemerintahan dihadapkan era BANI (Brittle, anxious. non-linear, incomprehensible) sebagai akibat dari globalisasi dan industry 4.0. Era ini membuat sistem yang kokoh dengan mudah menjadi rapuh.

Indonesia membutuhkan model baru untuk menghadapinya, yakni Desentralisasi Dinamis uantuk menggantikan model lama: Sentralisasi Dominan, Desen-tralisasi Radikal, dan Resentralisasi Senyap.

Model Desentralisasi Dinamis memiliki keunggulan untuk tetap menjaga keseimbangan dinamis antara kemampuan sistem pemerintahan untuk mencapai efektivitas dan efisiensi pemerintahan sekaligus juga mencapai kadar pemerintahan yang demokratis.

Model ini dianggap mampu memfasilitasi kebutuhan pemerintahan dalam menghadapi era BANI yang menuntut adanya pemerintahan pusat yang kuat namun disertai dengan pemerintahan daerah yang kokoh.

Pemerintahan daerah yang kokoh dapat diandalkan jika tiba-tiba sistem pemerintahan pusat ambruk karena sebab yang berkembang amat cepat di luar dugaan. Peristiwa Krisis Moneter tahun 1998 lalu menjadi contoh begitu cepatnya sebuah negara terjerembab dalam krisis tanpa dinyana setahun sebelumnya.

Kelemahan model ini terletak pada dinamisnya pergerakan pendulum desentralisasi sehingga akan selalu ada tarikan sentrifugal dan sentripetal secara terus menerus. Model ini tidak akan bertahan lama berada dalam titik equilibrium antara axis sentral dan desentral.

Namun demikian. titik keseimbangan ini akan memberikan efek psikologis sebagai patokan dasar agar dinamika pendulum desentralisasi akan șelalu mencari titik titik equilibriumnya.

Mencapai model Desentralisasi Dinamis mem-butuhkan kerelaan pemerintah pusat dan kemampuan daerah untuk menyelenggarakan pemerintahan daerah yang efektif. Untuk itu sebaiknya dihindari pengawasan yang bersifat preventive control apalagi punitive control.

Selain tidak memberdayakan daerah dalam jangka panjang justru dapat memantik timbulnya ketidak-percayaan daerah kepada pemerintah pusat. Upaya mendorong tercapainya desentralisasi berimbang membutuhkan pengawasan yang bersifat promotive control.

”Pengawasan oleh pemerintah pusat merupakan alat untuk meningkatkan kapasitas daerah dalam menyelenggarakan kewenangan dan urusan yang didesentralisasi ke daerah,” paparnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: Habitat IkanProfesor Lintas Ilmuubuniversitas brawijaya

Related Posts

Ratusan Mahasiswa Baru ITN Malang Ikuti Gigantik 2026
Advertorial

Ratusan Mahasiswa Baru ITN Malang Ikuti Gigantik 2026

Selasa, 1 Sep 2026
Dari Pelatihan ke LMS, UB Perkuat Pemanfaatan AI bagi Aparatur Desa
Advertorial

Dari Pelatihan ke LMS, UB Perkuat Pemanfaatan AI bagi Aparatur Desa

Selasa, 1 Sep 2026
Unikama Gelar Monev RPL Afirmasi, 119 Peserta PG PAUD Dinyatakan Lulus
Advertorial

Unikama Gelar Monev RPL Afirmasi, 119 Peserta PG PAUD Dinyatakan Lulus

Selasa, 1 Sep 2026
Mahasiswa Unikama Bantu Tingkatkan Produktivitas Budidaya Ikan Talangagung
Advertorial

Mahasiswa Unikama Bantu Tingkatkan Produktivitas Budidaya Ikan Talangagung

Senin, 31 Agu 2026
Dosen UIN Malang Nur Mahmudah Ikuti Halaqah Ulama Perempuan
Advertorial

Dosen UIN Malang Nur Mahmudah Ikuti Halaqah Ulama Perempuan

Senin, 31 Agu 2026
PBAK Magister Psikologi UIN Malang Bekali Mahasiswa dengan Arah Riset
Advertorial

PBAK Magister Psikologi UIN Malang Bekali Mahasiswa dengan Arah Riset

Senin, 31 Agu 2026
Next Post
Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan memastikan stabilitas komoditi jelang Pilkada. (Foto/Prokopim Setda Kota Malang)

Jelang Coblosan, Pj Wali Kota Malang Pastikan Stabilitas Harga dan Ketersediaan Sembako Aman

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.