Selasa, Juli 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Harga Stabil, Tebu Jadi Komoditas Unggulan di Kabupaten Malang

Redaksi by Redaksi
Desember 13, 2024 1:42 pm
in News
Proses tebang angkut tebu. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Proses tebang angkut tebu. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Tebu merupakan salah satu komoditas unggulan di Kabupaten Malang. Hingga saat ini, tebu dari perkebunan rakyat masih menjadi andalan petani lokal.

Tak hanya menguntungkan, budidaya tebu juga telah menjadi budaya turun temurun yang masih dilestarikan oleh masyarakat Kabupaten Malang.

READ ALSO

29 SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Siswa

Getok Parkir hingga Karcis Bekas, Aksi Jukir Problematik Kembali Coreng Wisata Kota Batu

Beberapa tahun terakhir, produksi tebu di wilayah Kabupaten Malang terus meningkat. Saat ini sekitar 45 ribu hektare lahan telah ditanami tebu dengan produksi sekitar 4 juta ton per tahun.

Perkebunan tebu ini didukung oleh keberadaan dua pabrik gula (PG), yaitu PG Krebet di Bululawang dan PG Kebonagung di Pakisaji.

Baca Juga: Daftar 10 Kecamatan Penghasil Tebu Terbesar di Kabupaten Malang

Ketua Umum Pusat Koperasi Primer Tebu Rakyat (PKPTR) Kabupaten Malang, KH Hamim Kholili mengatakan, selama beberapa tahun terakhir, hasil produksi tebu rakyat petani Kabupaten Malang terjamin penjualannya.

Ketua Umum PKPTR Kabupaten Malang, KH Hamim Kholili. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Ketua Umum PKPTR Kabupaten Malang, KH Hamim Kholili. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Ini berkat dukungan ekosistem pangan pemerintah serta kemitraan off taker (pembelian) yang dipastikan mengambil tebu hasil produksi melalui skema bagi hasil (SBH).

Bahkan, PKPTR telah memiliki standby buyer atau pembeli dari jajaran manajemen Pabrik Gula (PG) di bawah naungan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

“Produksi pascapanen tebu rakyat sudah mendapatkan kepastian diambil off taker. Bahkan, kami punya standby buyer untuk mengambil tebu hasil panen dari petani,” ujar pria yang akrab disapa Gus Hamim ini, Kamis (12/12/2024).

Baca Juga: Produktivitas Lahan Tebu di Kabupaten Malang Ditargetkan Naik 60 Persen

Stanby buyer tersebut akan tetap membeli tebu dari petani bahkan di saat tidak ada kesepakatan harga dengan pedagang gula atau ketika penjualan sedang lesu. Hanya dalam waktu 1-2 minggu, mereka akan mengambil tebu milik petani yang belum laku terjual.

Harga Tebu Naik

Berdasarkan Harga Acuan Produsen (HAP), harga dasar penjualan tebu awalnya hanya Rp12.500 per kilogram. Beberapa tahun ini bisa naik hingga mencapai Rp14.500 per kilogram.

Harga eceran gula pun akan naik hingga Rp17.500 per kilogram. Sementara harga eceran di daerah luar jawa bisa mencapai Rp18.500 per kilogram.

Gus Hamim menjelaskan, kemitraan dengan pihak off taker pasca panen tebu ini diupayakan sepenuhnya dari fasilitasi asosiasi kelompok petani yang berafilisasi dengan KPTR.

Kemitraan dengan pihak off taker pascapanen tebu ini, kata Gus Hamim, diupayakan sepenuhnya dari fasilitasi asosiasi kelompok petani yang tergabung berafiliasi dengan KPTR. Gula yang dihasilkan oleh petani tebu bisa dijual kepada siapapun calon pembeli.

“Sistemnya melalui penawaran terbuka atau lelang. Jadi, dari 19 perusahaan mitra kami bisa melakukan pembelian dengan penawaran harga sebelumnya,” kata Gus Hamim.

Berkat dukungan kemitraan off taker ini, harga tebu pascapanen dan harga gula beberapa tahun terakhir ini relatif stabil. Pasarnya pun lebih terjamin.

Intervensi dari Badan Pangan Nasional (Bapanas) juga mendukung terjaminnya pemasaran serta ketercukupan produksi gula.

“Tidak seperti sebelumnya, (pasarnya) tidak pasti. Harganya juga kadang turun kemudian naik lagi,” kata Gus Hamim.

Saat ini, banyak petani tebu rakyat yang terbantu dengan adanya PKPTR serta dukungan kemitraan dengan BUMN Pabrik Gula. Dukungan ini tak hanya diberikan saat pascapanen, tetapi juga persiapan awal dan proses tanam tebu.

Melalui rekomendasi PKPTR, petani bisa dengan mudah mendapatkan akses pinjaman modal budidaya dari beberapa lembaga perbankan Himbara.

“Jadi, petani tebu rakyat anggota kami tidak kesulitan akses modal awal dari perbankan,” ujar Gus Hamim.

Tantangan Petani Tebu

Salah satu petani tebu di Kabupaten Malang, Usman Ali mengamini stabilnya harga gula dan tebu yang menguntungkan petani tebu. Jika sebelumnya petani tebu kerap dirugikan dengan naik turunnya harga, kini mereka bisa bernapas lega karena harga lebih stabil.

“Salah satu tantangan (menjadi petani tebu) keuntungannya tergantung dengan kebijakan pemerintah tentang harga gula,” kata pria yang mengelola kebun tebu sejak tahun 1990 ini.

Meski terkadang penghasilan petani tebu tak sebanyak profesi lain, perkebunan tebu di Kabupaten Malang masih bertahan karena faktor budaya turun temurun. Di samping itu, tanah di Kabupaten Malang cukup subur sehingga bisa menghasilkan tebu hingga 150 ton per hektare per tahun.

Ia menjelaskan, untuk menjadi petani tebu tak perlu memiliki lahan. Petani bisa menyewa lahan dan pendanaannya pun bisa berasal dari pinjaman koperasi. Petani yang telah menjadi anggota koperasi bisa bergabung ke kelompok tani.

“Setelah itu dari koperasi ada pendanaan untuk dana garap, pembelian pupuk, dan tebang angkut. Nanti yang menebangkan itu dari kelompok tani dan (tebunya) dibawa ke pabrik gula melalui koperasi,” bebernya.

Petani tebu yang menyewa lahan pun dipastikan mendapatkan keuntungan usai panen. Meski demikian, keuntungan tersebut bergantung pada harga sewa lahan, hasil panen tebu, dan harga jual tebu.

“Tantangan lainnya adalah mencari pekerja itu sangat sulit. Anak-anak muda sudah tidak mau lagi bekerja di lahan pertanian, kebanyakan tertarik bekerja di perusahaan,” ujarnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: harga tebuHeadlinekabupaten malangtebutebu di kabupaten malang

Related Posts

29 SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Siswa
News

29 SD Negeri di Kota Malang Kekurangan Siswa

Selasa, 14 Jul 2026
Getok Parkir hingga Karcis Bekas, Aksi Jukir Problematik Kembali Coreng Wisata Kota Batu
News

Getok Parkir hingga Karcis Bekas, Aksi Jukir Problematik Kembali Coreng Wisata Kota Batu

Selasa, 14 Jul 2026
Tak Dilibatkan Jelang TKD, Karang Taruna Kecamatan se-Kota Malang Layangkan Surat Terbuka
News

Jelang TKD, Lima Karang Taruna Kecamatan di Kota Malang Layangkan Surat Terbuka ke PNKT dan Wali Kota

Selasa, 14 Jul 2026
Baru Dimulai, GBC ke-74 by Coach Fahmi Langsung Disambut Antusias Peserta dari Berbagai Daerah di Indonesia
News

Baru Dimulai, GBC ke-74 by Coach Fahmi Langsung Disambut Antusias Peserta dari Berbagai Daerah di Indonesia

Selasa, 14 Jul 2026
Pasar Turen
News

Tempat Pembuangan Sampah Pasar Turen Terbakar, Satu Lapak dan MCK Ikut Ludes

Senin, 13 Jul 2026
Siswa Baru di Jatim Deklarasikan Sekolah Bebas Rokok dan Vape saat MPLS
News

Siswa Baru di Jatim Deklarasikan Sekolah Bebas Rokok dan Vape saat MPLS

Senin, 13 Jul 2026
Next Post
Binus @malang

BINUS @Malang Membentuk Generasi Unggul Berkarya di Kancah Nasional dan Internasional

BERITA POPULER

  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.