Tugumalang.id – Pemerintah Kota Malang mewacanakan rencana pembentukan Peraturan Daerah (Perda) tentang Ducting pada tahun 2026 ini. Hal ini untuk mengatasi kabel semrawut.
Perda tersebut tak lain untuk menata kabel listrik dan provider yang semrawut dan terkesan menggangu estetika sudut sudut jalanan Kota Malang. Kabel kabel itu rencananya akan ditanam ke bawah tanah.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat mengatakan bahwa penataan estetika kabel listrik dan provider sudah menjadi perhatian. Ia menegaskan rencana pembentukan Perda sebagai payung hukum penataan kabel kabel semrawut itu.
Baca Juga: Rebo Rapi, Wali Kota Malang Turun Tangan Rapikan Kabel Semrawut
“Kami sudah mengarah ke sana. Tinggal regulasinya saja yang belum. Nanti bisa berbentuk Perda atau regulasi lainnya. Setelah itu tinggal implementasi,” kata Wahyu, Selasa (6/1/2026).
Menurutnya, dari sisi kesiapan teknis, Pemkot Malang telah siap. Penataan kabel nantinya akan dilakukan secara bertahap dengan menetapkan kawasan kawasan prioritas penataan sebelum dieksekusi.
“Kesiapannya sudah. Tahapannya nanti kita tentukan kawasan prioritas dulu. Tinggal bagaimana skema pelaksanaannya, apakah dengan pihak ketiga, melalui CSR atau menggunakan APBD,” jelasnya.
Wahyu memastikan icon icon Kota Malang akan menjadi prioritas penataan kabel. Kawasan yang menjadi prioritas utama penataan kabel di Kota Malang yakni titik titik strategis.
Baca Juga: Tata Kabel Semrawut Kayutangan Heritage, Pemkot Malang Perlu Rp 10 Miliar
“Yang pasti kawasan yang menarik perhatian masyarakat. Seperti Kayutangan Heritage dan jalan jalan protokol, itu yang menjadi prioritas utama,” imbuhnya.
Rencananya, kabel kabel di Kota Malang akan ditata dengan konsep kabel tanam bawah tanah. Konstruksi ducting atau sistem konstruksi bawah tahan juga akan disiapkan.
Sebagai langkah awal, ia menyebut telah melakukan komunikasi dengan pihak pihak penyedia provider di Kota Malang untuk bisa menata kabelnya agar tak terkesan semrawut.
“Kami sudah mengingatkan para provider bahwa kami akan menata kabel kabel ini supaya tidak semrawut dan akan ditanam di dalam tanah. Jangan sampai nanti mendadak tanpa persiapan,” tandasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A


















