Tugumalang.id – Kampung tematik menjadi salah satu pendongkrak besar di sektor pariwisata Kota Malang. Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Malang berkomitmen menguatkan daya tarik destinasi kampung tematik di tahun 2026 ini.
Kepala Disporapar Kota Malang, Baihaqi menjelaskan bahwa mempercantik destinasi wisata penting dilakukan untuk mempertahankan kunjungan sekaligus memikat lebih banyak wistawan yang datang ke Kota Malang.
Selama ini, Baihaqi menyebut setiap kampung tematik yang ada di Kota Malang dikelola secara mandiri oleh Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis).
Baca Juga: Daftar Kampung Tematik di Kota Malang yang Cocok Didatangi saat Liburan
Maka rencananya, Disporapar Kota Malang bakal melakukan pembinaan terhadap SDM Pokdarwis agar manajemen, operasional, termasuk penguatan daya tarik kampung tematik lebih optimal.
“Kami akan kuatkan pembinaan pengelola destinasi kampung tematik ini. Sehingga punya tata kelo dan pelayanan yang lebih baik untuk wisatawan,” ucapnya, Senin (12/1/2026).
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kota Malang di tahun 2026 ini berkomitmen untuk benar benar memperkuat daya tarik destinasi kampung tematik. Terutama pada kampung tematik yang masih eksis dan mendapat perhatian wisatawan.
Baca Juga: Daftar Kampung Tematik di Kota Malang yang Cocok Didatangi saat Liburan
“Kemudian kampung tematik yang Pokdarwisnya punya semangat berkembang, seperti di wilayah Wonokoyo itu tentu kami masifkan pendampingannya. Sehingga minimal bisa menjadi tujuan wisatawan,” urainya.
Setelah itu, kampanye destinasi wisata kampung tematik juga bisa diselaraskan dengan kegiatan kegiatan pariwisata di Kota Malang. Mengingat, Pemkot Malang juga punya program Seribu Event. Dengan demikian, wisata kampung tematik di Kota Malang semakin dikenal masyarakat luas.
Diketahui, sejauh ini Kota Malang memiliki 23 kampung tematik. Namun hanya beberapa yang masih aktif dan mendapat kunjungan.
Misalnya Kampung Warna Warni Jodipan, Kampung Tridi, Kampoeng Heritage Kajoetangan, Kampung Budaya Polowijen, Kampung Keramik Dinoyo, Kampung Tempe Sanan hingga Kampung Glintung.
Di sisi lain, beberapa kampung tematik juga ada yang mati suri dan berjuang mendapatkan kunjungan wisata. Misalnya Kampung Keramat Kasin, Kampung Kuburan Londo, Kampung Rolakku Indah, Kampung Wisata Aeng Hamit Rusdi, Kampung Lampion, Kampung Bambu Mewek dan Kampung 1000 Topeng.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A


















