SMK Negeri 2 Malang (SMKN 2 Malang) kembali menegaskan komitmennya dalam menyiapkan siswa menghadapi dunia kerja melalui penguatan mental, karakter, dan kompetensi pendukung karier.
Sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, SMKN 2 Malang menggelar event Career Motivation Day yang berlangsung pada 24-27 November 2025. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam rangkaian pembekalan siswa kelas XII sebelum menjalani Praktik Kerja Lapangan (PKL).

Pelaksanaan hari pertama digelar di Aula Student Center (SC) Pertamina SMKN 2 Malang, Senin (24/11/2025). Seluruh siswa kelas XII mendapatkan materi mengenai pentingnya personal branding dalam membangun karier, disertai pemahaman Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) sebagai bekal menghadapi lingkungan industri.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas SMKN 2 Malang, Eviatun Khaeriah, S.Psi, M.Si menjelaskan bahwa Career Motivation Day merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pembekalan PKL yang akan dilaksanakan pada 1 Desember 2025 hingga 31 Maret 2026.
Dalam kegiatan hari pertama, SMKN 2 Malang menghadirkan motivator dan pakar pengembangan diri sekaligus akademisi Universitas Negeri Malang (UM), Dr. Dra. Umi Dayati, M.Pd sebagai salah satu narasumber utama.
“Career Motivation Day menghadirkan para pakar dan praktisi untuk memberi penguatan motivasi karir. Selanjutnya siswa mendapatkan materi K3 dari pihak industri agar siap dan berhati-hati selama PKL,” tutur perempuan yang akrab disapa Evi tersebut.
Sebelum mengikuti Career Motivation Day, siswa yang akan menjalani program PKL terlebih dahulu mengikuti pembinaan karakter di Pangkalan Angkatan Laut (Lanal) Malang, serta kegiatan ikrar dan angkat janji sebagai bentuk penguatan disiplin dan tanggung jawab.
Pada sesi berikutnya, siswa akan dibekali materi dari sejumlah narasumber terkait pembentukan disiplin, tanggung jawab, serta attitude profesional yang dibutuhkan di dunia industri.
Mendorong Kesiapan Mental dan Etos Kerja Siswa

Evi menambahkan, melalui kegiatan Career Motivation Day, pihak sekolah berharap siswa kelas XII memiliki kesiapan yang menyeluruh sebelum terjun ke dunia kerja. Tidak hanya dari sisi keterampilan teknis, tetapi juga mental, karakter, motivasi, dan etos kerja yang matang.
“Dengan rangkaian pembekalan ini, kami ingin memastikan siswa memahami pentingnya disiplin, tanggung jawab, kepatuhan terhadap SOP (Standar Operasional Prosedur), serta kemampuan beradaptasi dan berkomunikasi secara profesional,” terangnya.
Bekal tersebut diharapkan mampu membantu siswa menjalani PKL secara aman, produktif, sekaligus memberikan kontribusi positif bagi dunia industri.
Tahapan Pembinaan Karier Berkelanjutan
Usai mengikuti Career Motivation Day, siswa akan melanjutkan tahapan pembinaan melalui program One Step Ahead. Program ini membangun peta karier untuk membuka wawasan serta membantu perencanaan masa depan melalui jalur BMW, yakni Bekerja, Melanjutkan Pendidikan, atau Berwirausaha, yang di SMKN 2 Malang dikenal dengan istilah BMW.
Setelah menyelesaikan PKL dan kembali ke sekolah pada April 2026, siswa akan mengikuti rangkaian pembinaan karier lanjutan yang dikemas dalam Career Days.
“Pada tahap ini, siswa akan mendapatkan pendalaman karier, informasi pasar kerja, peluang rekrutmen industri, serta pendampingan untuk persiapan masa depan setelah lulus,” jelas Evi.
Pentingnya Personal Branding sebagai Bekal PKL

Dalam pemaparan materi hari pertama, Dr. Dra. Umi Dayati, M.Pd menekankan pentingnya membangun personal branding bagi siswa SMK sebagai bekal utama saat menjalani PKL.
Menurutnya, siswa di jenjang Sekolah Menengah Kejuruan harus mampu mengenali potensi sekaligus memahami kekurangan diri. Kesadaran ini penting untuk menumbuhkan kepercayaan diri saat beradaptasi di lingkungan industri dan dunia kerja.
“Anak-anak kalau sudah SMA (sederajat), apalagi mau PKL itu harus tahu siapa dirimu, terutama kelebihannya. Itu yang membuat anak-anak menjadi percaya diri, jadi mereka harus tau kenapa jadi orang yang disiplin dan kenapa harus jadi orang yang perfeksionis,” kata Umi.
“Kita enggak bisa menunjukkan kepada orang lain, siapa diri kita kalau tidak mengenali dirinya sendiri,” imbuhnya.
Sesi pemaparan materi berlangsung secara interaktif dan menyenangkan, serta mendapat antusiasme tinggi dari siswa SMKN 2 Malang.
Respons Siswa dan Penilaian Narasumber

Umi mengungkapkan bahwa siswa SMKN 2 Malang memiliki potensi yang besar dan attitude yang baik. Hal ini dinilainya sebagai modal positif dalam mengikuti program PKL di dunia kerja.
“Hari ini saya menemukan anak-anak yang hebat. Guru-guru di SMKN 2 Malang sangat bagus dalam mendidik anak-anak. Inilah mengapa personal branding perlu dimunculkan,” ungkapnya.
Di akhir sesi, Umi kembali menegaskan pentingnya rasa percaya diri yang diiringi dengan attitude positif selama menjalani PKL.
“Kita harus melihat yang positif dari diri kita masing-masing, tetapi kalau PKL juga harus disiplin dan jujur. Karena itu akan mengajak teman-teman yang lain melakukan hal yang sama,” tandas Umi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
redaktur: jatmiko





























