Malang, Tugumalang.id – SMK PGRI 3 Malang mencatat sekitar 500 calon siswa dalam penerimaan siswa baru yang dibuka pada Sabtu (10/10/2026). Pendaftaran melalui program Gaspol tersebut berlangsung hingga 23 Oktober 2026.
Antusiasme calon siswa dan orang tua terlihat sejak hari pertama. Sejumlah orang tua bahkan datang pada tengah malam karena khawatir kehabisan kuota.
Kepala SMK PGRI 3 Malang M. Lukman Hakim, ST., MM, mengatakan sekolah menyediakan kuota 997 siswa pada penerimaan tahun ini. Pihaknya berupaya menjaga kepercayaan masyarakat dengan memastikan kualitas yang dipromosikan sesuai dengan kondisi dan program pendidikan di sekolah.
“Kepercayaan itu harus dibangun dari kenyataan. Saat kita menyampaikan sesuatu, maka itulah yang harus terjadi,” ujarnya saat ditemui pada Sabtu (10/10/2026).

Menurut Lukman, sekolah terus mengembangkan prestasi siswa melalui pembinaan dan kompetisi. Pemetaan potensi dilakukan sejak kelas X hingga XII. Setelah itu, siswa diberi kesempatan berkompetisi di tingkat internal maupun eksternal.
Kompetisi tersebut mencakup bidang akademik, kewirausahaan, seni, olahraga, hingga keterampilan kejuruan melalui ajang WorldSkills dan Lomba Kompetensi Siswa (LKS). Sekolah juga memberikan dukungan finansial untuk menunjang keikutsertaan siswa dalam berbagai perlombaan, termasuk kompetisi di luar negeri dengan dukungan sponsor.
Baca juga: Dihadiri Kadindik Jatim, Penutupan KCS 39 SMK PGRI 3 Malang Siap Cetak Generasi Unggul
Prestasi, lanjut Lukman, tidak hanya terbatas pada bidang akademik dan keterampilan. Kedisiplinan siswa juga menjadi bagian dari upaya sekolah membentuk lulusan yang siap menghadapi dunia kerja.
“Kami berharap setiap tahun ada 400 prestasi yang diraih SMK PGRI 3 Malang dari semua bidang,” katanya.
Teknik Permesinan Paling Diminati
Panitia Penerimaan Seleksi Siswa Baru SMK PGRI 3 Malang, Akbar Muhammad, menjelaskan bahwa calon siswa harus melalui lima tahapan. Yakni, pengisian data, pemilihan jurusan, pemeriksaan fisik, pengumuman, dan pembayaran administrasi.

Sekolah menyediakan 14 pilihan jurusan, meliputi Animasi, Bisnis Digital, Desain Komunikasi Visual (DKV), Broadcasting, Rekayasa Perangkat Lunak (RPL), Teknik Bodi Otomotif, Teknik Elektronika, Teknik Kendaraan Ringan (TKR), Teknik Kimia, Teknik Komputer dan Jaringan (TKJ), Teknik Permesinan, Teknik Pengelasan, Teknik Pembangkit Tenaga Listrik, serta Teknik Sepeda Motor.
Berdasarkan data sementara, Teknik Permesinan menjadi jurusan dengan peminat terbanyak, disusul Teknik Kendaraan Ringan. Jurusan Teknik Permesinan menyediakan kuota 92 siswa.
Akbar menjelaskan, jalur pendaftaran yang dibuka saat ini tidak menggunakan seleksi khusus. Pemeriksaan fisik dilakukan untuk memastikan calon siswa memenuhi persyaratan kesehatan sesuai kebutuhan jurusan, termasuk pemeriksaan pendengaran dan buta warna untuk program keahlian tertentu.
“Untuk jalur ini tidak ada seleksi. Seleksi nantinya bisa berdasarkan nilai rapor, sesuai jalur yang dipilih,” jelasnya.
Sekolah juga menyediakan bantuan pendidikan bagi calon siswa yang memenuhi kriteria. Siswa penghafal Al-Qur’an hingga 12 juz berkesempatan memperoleh pembebasan biaya pendidikan atau gratis SPP. Sementara itu, siswa yatim piatu berkesempatan mendapatkan pembebasan biaya sekolah secara penuh.
Baca juga: Usung Tema ‘Garda Swarna’, KCS ke-39 SMK PGRI 3 Malang Siapkan 987 Calon Generasi Emas
Menurut Akbar, tingginya minat masyarakat juga terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai penerimaan siswa baru melalui media sosial sekolah. Prestasi siswa dalam kompetisi internasional, termasuk capaian juara kedua dalam WorldSkills, dinilai turut meningkatkan perhatian masyarakat terhadap sekolah tersebut.

Prospek Kerja dan Prestasi Alumni Jadi Pertimbangan
Prospek kerja setelah lulus menjadi salah satu pertimbangan calon siswa dalam memilih sekolah. Xavier Albiyutaka, salah satu calon siswa, mengaku memilih SMK PGRI 3 Malang karena menilai sekolah tersebut memiliki banyak prestasi dan menerapkan kedisiplinan yang baik.
Ia memilih jurusan Teknik Pengelasan karena melihat peluang kerja yang menjanjikan, terutama jika memiliki sertifikasi pengelasan berstandar internasional.
“Kalau sudah lulus, lebih gampang cari kerja seperti alumni-alumninya. Sekolahnya juga disiplin,” ujar Xavier.
Menurut dia, aturan sekolah yang ketat justru dapat mendorong siswa lebih bersemangat dan teratur dalam menjalani pendidikan. Ia juga menjadikan alumni bernama Aga sebagai inspirasi karena pernah meraih prestasi dalam perlombaan.
Keputusan Xavier masuk SMK PGRI 3 Malang mendapat dukungan dari ibunya, Novi. Rekam jejak alumni menjadi salah satu pertimbangannya dalam memilih sekolah untuk masa depan anaknya.
“Suami saya juga dari sini, jadi sudah jelas testimoni alumninya. Anak juga sangat berminat di sini,” ungkap Novi.

Baca juga: Bangga! Siswa SMK PGRI 3 Malang Raih Juara I Lomba PC Assembly Race, Sisihkan 60 Peserta Terbaik se Indonesia
Calon siswa lainnya, Dirga, mengaku mengenal SMK PGRI 3 Malang melalui cerita alumni SMP-nya. Ia kemudian mencari informasi lebih lanjut melalui media sosial sekolah sebelum menentukan pilihan.
Dirga memilih jurusan Teknik Pembangkit Tenaga Listrik karena tertarik mempelajari kelistrikan dan bercita-cita bekerja di PT PLN.
Di sisi lain, Lukman menegaskan bahwa sekolah berupaya mempersiapkan siswa sedini mungkin agar memiliki kompetensi sesuai kebutuhan industri. Kesiapan memasuki dunia kerja menjadi hal penting di tengah persaingan mencari pekerjaan.
Sekolah juga berencana mendukung 24 siswa yang akan mengikuti seleksi beasiswa pertukaran pelajar ke Jepang. Siswa yang dinyatakan lolos akan mendapatkan fasilitasi dan dukungan dari sekolah.
“Kami harus mempersiapkan anak-anak sedini mungkin agar nanti pada saat mereka lulus sudah benar-benar sesuai dengan harapan mereka dan orang tua,” tuturnya.
Melalui penerimaan siswa baru tahun ini, SMK PGRI 3 Malang berharap dapat memenuhi kuota yang tersedia sekaligus menjaring calon siswa yang memiliki minat dan kemauan untuk berkembang sesuai bidang keahliannya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Niken (Tugu Jatim)
redaktur: jatmiko


















