Minggu, Agustus 23, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Slow Living, Panggilan Menjalani Hidup dengan Melambat

Redaksi by Redaksi
Agustus 23, 2023 8:05 am
in Tips
Kehidupan pedesaan yang tidak terburu-buru

Kehidupan pedesaan yang tidak terburu-buru. (Foto/Pinterest @BennyWahyu)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Baru-baru ini, slow living menjadi pembicaraan di media sosial. Gaya hidup yang katanya menjauhkan diri dari stres dan kesibukan yang tidak bermakna. Cara ini seolah menjadi jalan keluar dari hidup yang serba cepat.

Dilansir dari cnnindonesia.com, menjalani hidup slow living berarti lebih fokus pada rutinitas, menyediakan waktu untuk melakukan hobi yang benar-benar disukai, bahkan menikmati alam tanpa harus bersama telepon genggam, menjauh dari smartphone sementara waktu.

READ ALSO

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi

Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa

Inti dari slow living adalah menjalani dan melakukan semua hal yang membuat Anda merasa lebih baik. Dengan begitu banyak manfaat yang bisa Anda dapat, misalnya merasa lebih bahagia, tidak terlalu stres, dan hidup lebih damai.

Sebagaimana dijelaskan dalam Slow Living Idn, semuanya tergantung pada pola pikir bagaimana Anda ingin menjalani hidup yang lebih bermakna. Hal ini juga mencakup pemikiran tentang apa saja yang ingin Anda hargai dalam hidup.

Dalam dunia yang semakin sibuk dan serba cepat ini, semakin banyak orang yang merasa tertekan oleh tuntutan kehidupan modern. Menjaga keseimbangan antara pekerjaan, keluarga, dan kesejahteraan diri telah menjadi tantangan yang semakin berat.

Dalam menghadapi realitas ini, konsep slow living muncul sebagai bentuk perlawanan terhadap gaya hidup yang tergesa-gesa. Slow living bukan hanya sebuah tren, melainkan juga sebuah filosofi yang mendorong manusia untuk mengambil langkah mundur, melambatkan ritme, dan mendapatkan kembali kedamaian dalam hidup yang penuh gejolak.

Slow living melibatkan lebih dari sekadar merendahkan kecepatan dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajarkan kita untuk memusatkan perhatian pada kualitas daripada kuantitas. Ini berarti memilih dengan bijaksana dalam menentukan prioritas, mengurangi ketergantungan pada hal-hal yang instan dan efemeral, serta menghargai momen-momen sederhana.

Dengan melambatkan laju hidup, kita dapat mengalami hal-hal yang biasanya terlewatkan saat kita terburu-buru, seperti keindahan alam, interaksi sosial yang bermakna, dan kenikmatan dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Salah satu inti slow living adalah menemukan harmoni antara tindakan dan refleksi. Ini mengingatkan kita untuk mengambil waktu dalam pengambilan keputusan, untuk merenungkan tujuan hidup kita dan untuk menghargai perjalanan kita menuju pencapaian tersebut.

Dalam dunia yang terobsesi dengan pencapaian instan, slow living mengingatkan kita bahwa proses memiliki nilai yang sama pentingnya dengan hasil akhir.

Lantas bagaimana cara menjalani hidup dengan Slow Living? Anda bisa coba tips berikut ini:

1. Tidak buru-buru

Salah satu cara yang bisa dilakukan untuk menerapkan slow living adalah dengan tidak terburu-buru dan menikmati setiap proses yang dilalui. Hal ini akan membuat diri menjadi lebih sadar terhadap hal yang sedang dilakukan.

“Slow living ini gaya hidup dengan dasar pemikiran menjalani hidup dengan lebih bermakna. Caranya dengan melakukan segala sesuatu tepat, melambat, dan tidak buru-buru,” ucap psikolog klinis Veronica Adesla sebagaimana dikutip detikcom.

Selain itu, tidak berfokus pada menyelesaikan dengan cepat namun lebih berfokus pada melakukannya dengan lebih baik.

2. Menentukan Prioritas

Selain melakukan segala hal dengan tidak buru-buru, cara menjalankan gaya hidup slow living adalah dengan menentukan prioritas. Dengan mengetahui prioritas mana yang diutamakan, maka kualitas hasil dari apa yang dilakukan bisa lebih baik.

Orang-orang yang mampu menentukan prioritas, memiliki pengendalian diri yang baik dalam menentukan mana yang lebih bermakna dan menjadi prioritas. Menjalani hidup sederhana dan bermakna untuknya, feeling content.

3. Menikmati Keheningan

Mematikan televisi dan musik untuk menikmati keheningan bisa menjadi salah satu cara menjalankan slow living. Dikutip dari The Minimalist Vegan cara ini dilakukan untuk beristirahat dari rutinitas dan bisa mendapatkan ketenangan.

4. Hidup Lebih Minimalis

Selanjutnya cara yang bisa dilakukan untuk menerapkan slow living adalah dengan hidup lebih minimalis. Salah satunya adalah menyingkirkan benda-benda yang tidak benar-benar dibutuhkan. Semakin banyak benda yang dimiliki, maka semakin banyak juga waktu yang dibutuhkan untuk membereskannya. Hal ini tentu akan mengurangi waktu diri sendiri untuk meredakan stres.

5. Berani Berkata ‘Tidak’

Tidak semua orang bisa berkata ‘tidak’ pada orang lain, padahal hal ini sangatlah penting untuk menetapkan batasan diri. Belajar berkata ‘tidak’ dapat membuat diri lebih tenang dalam menjalani kehidupan.

Dengan menetapkan batasan yang jelas, diri lebih bisa memusatkan perhatian pada hal yang prioritas dan sesuai dengan minat. Selain itu, hal ini juga bisa membuat diri selalu memiliki ruang untuk diri, keluarga, dan kegemaran

Pada akhirnya, slow living adalah panggilan untuk menjalani hidup dengan lebih sadar dan tenang. Ini mengingatkan kita bahwa kehidupan bukanlah perlombaan yang harus dimenangkan dengan cepat, melainkan perjalanan yang harus dinikmati dengan penuh kehadiran dan penghargaan. Slow Living seolah menjadi jalan baru untuk tetap waras di tengah hidup yang penuh distraksi ini.

Menarik untuk dicoba. Bagaimana menurut Anda?

Penulis: Rahayu SJ/Magang

Editor: Herlianto. A

Tags: Apa Itu Slow LivingHidup MelambaatSlow Living

Related Posts

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi
Tips

5 Toko Jam dan Aksesori di Pasar Besar Malang yang Bisa Dikunjungi

Jumat, 14 Agu 2026
Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa
Tips

Kitab Fathul Izar Uraikan Adab Hubungan Suami Istri, dari Waktu, Etika hingga Doa

Minggu, 9 Agu 2026
7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak
Tips

7 Kebiasaan Sepele yang Bisa Bikin Tagihan Listrik Membengkak

Sabtu, 8 Agu 2026
Cara Memilih Telur Ayam Segar agar Aman Dikonsumsi, Kenali Tanda-Tandanya
Tips

Cara Memilih Telur Ayam Segar agar Aman Dikonsumsi, Kenali Tanda-Tandanya

Jumat, 7 Agu 2026
Belanja Fashion Wanita di Malang - 6 Tempat Belanja Fashion Wanita di Malang, dari Clarissa Fashion hingga MOG
Tips

6 Tempat Belanja Fashion Wanita di Malang, dari Clarissa Fashion hingga MOG

Jumat, 7 Agu 2026
5 Toko Sayur di Merjosari Malang untuk Belanja Harian Anak Kos
Tips

5 Toko Sayur di Merjosari Malang untuk Belanja Harian Anak Kos

Rabu, 5 Agu 2026
Next Post
Para mahasiswa FEB Unisma yang behasil juara nasional Lomba Tax Video Challenge bersama Dekan FEB Unima, Nur Diana SE MSi, menunjukkan piala dan piagam penghargaan yang diterimanya.

Mahasiswa FEB Unisma Raih Juara 1 Nasional Kompetisi Tax Video Challenge

BERITA POPULER

  • Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    Hiburan Seru! Jadwal Karnaval Malang Raya Sepanjang 18-25 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.