Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Mengenal Sleep Training: Cara Konsisten Mengajarkan Bayi Tidur Sendiri

Redaksi by Redaksi
April 29, 2025 7:40 am
in Tips
Tips Sleep Training Bayi

Sleep training, salah satu latihan yang perlu agar bayi memiliki jam tidur yang teratur (Foto: Pinterest/Priscilla Marquez)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

READ ALSO

Kenapa NIB Penting untuk UMKM di Indonesia? Ini Penjelasan dan Cara Daftarnya

5 Panci Listrik yang Cocok untuk Anak Kos

Malang, Tugumalang.id — Sleep training adalah proses melatih bayi agar mampu tidur sendiri secara konsisten dalam periode tertentu. Latihan ini bisa dilakukan dengan bantuan sleep trainer profesional atau oleh orang tua secara mandiri. Namun, sebelum memulai, penting bagi orang tua memahami cara yang tepat agar sleep training berjalan efektif. Berikut penjelasan lengkap tentang sleep training untuk bayi.

Pentingnya Sleep Training Bayi

Sleep training sangat penting bagi bayi karena tidur yang cukup dan berkualitas berpengaruh besar pada pertumbuhan fisik, kognitif, dan emosional mereka. Dengan mengajarkan pola tidur teratur sejak dini, anak dapat tumbuh dengan optimal. Selain itu, sleep training juga memberikan manfaat bagi orang tua, yaitu mendapatkan waktu istirahat yang lebih baik tanpa harus terus-menerus menenangkan anak saat tidur.

Persiapan Sebelum Memulai Sleep Training

Sebelum melakukan sleep training, langkah pertama yang wajib dilakukan adalah berkonsultasi dengan dokter spesialis anak. Konsultasi ini penting untuk memastikan kesiapan fisik bayi, mengingat dalam prosesnya bayi akan belajar tidur tanpa bantuan dan bisa berguling atau tengkurap sendiri. Dengan persetujuan dokter, orang tua bisa lebih yakin menjalani sleep training dengan aman.

Biasanya, bayi sudah dapat mulai dilatih sleep training pada usia 4 bulan. Setelah memastikan kesiapan bayi, bangunlah rutinitas sebelum tidur, seperti menyusui, mendengarkan musik, membaca buku, atau mematikan lampu. Lakukan rutinitas ini secara konsisten setiap hari. Hasil sleep training biasanya mulai terlihat dalam 2–4 minggu.

Baca juga: Cara Cegah Gigi Berlubang pada Bayi dan Balita

Metode Sleep Training yang Umum Digunakan

Menurut channel YouTube @Mommies Daily, berikut beberapa metode sleep training yang paling populer:

1. Metode Cry It Out

Metode ini membiarkan bayi menangis tanpa intervensi orang tua selama sesi sleep training. Orang tua tidak diperbolehkan mendatangi bayi saat menangis. Meski terdengar berat, metode ini efektif untuk bayi yang bisa menenangkan dirinya sendiri setelah menangis beberapa saat. Penting untuk menyesuaikan penerapan metode ini dengan karakter dan kebutuhan bayi.

2. Metode Pick Up Put Down

Pada metode ini, orang tua diperbolehkan menggendong bayi saat menangis, lalu meletakkannya kembali di tempat tidur setelah tenang. Proses ini diulang hingga bayi tertidur. Metode pick up put down sangat cocok untuk bayi di bawah usia 8 bulan.

3. Metode Stay In Room

Dalam metode ini, orang tua tetap berada di kamar bayi selama proses tidur, memberikan rasa aman tanpa langsung ikut campur. Orang tua bisa membacakan buku atau menyanyikan lagu sebelum tidur, lalu secara bertahap mengurangi kehadiran fisik mereka agar bayi terbiasa tidur sendiri.

4. Metode Ferber

Metode Ferber melibatkan pengecekan berkala saat bayi menangis, berbeda dari metode cry it out yang tidak memperbolehkan interaksi sama sekali. Orang tua dapat mengecek kondisi bayi, memastikan suhu ruangan nyaman, dan memberikan dukungan emosional tanpa menggendong bayi.

Tips Sukses Sleep Training

Untuk memulai sleep training, hal utama yang harus dipersiapkan adalah mental orang tua. Pilih metode yang paling sesuai dengan karakter bayi dan kondisi keluarga. Hindari memilih metode yang terasa memberatkan bagi orang tua maupun anak. Konsistensi adalah kunci utama keberhasilan sleep training.

Sleep training bukanlah proses instan. Diperlukan kesabaran dan ketekunan agar bayi bisa membangun pola tidur yang baik. Dengan tidur yang cukup dan berkualitas, pertumbuhan bayi akan lebih optimal, dan orang tua pun bisa menikmati waktu istirahat yang lebih berkualitas.

Ingat, setiap metode memiliki kelebihan dan kekurangan. Pilihlah metode sleep training yang paling cocok dengan karakter bayi dan kesiapan seluruh keluarga.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Hailatun Nada Salsabila/Magang
redaktur: jatmiko

Tags: metode sleep training.Sleep trainingsleep training anaksleep training bayitidur anakTips Tidurtips tidurkan bayi

Related Posts

Ilustrasi Pentingnya NIB untuk Mendukung Aktivitas Bisnis UMKM (Foto: Pinterest)
Tips

Kenapa NIB Penting untuk UMKM di Indonesia? Ini Penjelasan dan Cara Daftarnya

Sabtu, 30 Mei 2026
Panci Listrik Samono SW-DG01P. (Foto: Shopee/ Ufo Electronika & Furniture Official Shop)
Tips

5 Panci Listrik yang Cocok untuk Anak Kos

Jumat, 29 Mei 2026
Fotokopi Vian 24 Jam cabang UIN. (Foto: Intagram/ @fotocopyvian24jam)
Tips

5 Tempat Fotokopi di Malang untuk Mahasiswa Baru, Cocok untuk Print Tugas hingga Kebutuhan Ospek

Jumat, 29 Mei 2026
Mesin kopi rumahan
Tips

Mesin Kopi Rumahan untuk Pemula, Ini Pilihan yang Hemat Listrik dan Praktis

Kamis, 28 Mei 2026
Perbedaan Plushies dan Boneka
Tips

Perbedaan Plushies dan Boneka, Ternyata Tidak Sama

Selasa, 26 Mei 2026
Tagihan listrik
Tips

Tagihan Listrik Naik Terus? Bisa Jadi karena 5 Kebiasaan Sepele Ini

Selasa, 26 Mei 2026
Next Post
BUMD Pemkab Malang terima penghargaan TOP BUMD Awards 2025

Pemkab Malang Raih 4 Penghargaan di TOP BUMD Awards 2025, RSUD Kanjuruhan Sabet Golden Trophy

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.