Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Sindrom Kepala Meledak: Penyebab, Gejala, dan Cara Mengatasinya

Redaksi by Redaksi
Oktober 15, 2021 2:14 pm
in Tips
Ilustrasi orang yang mengalami Exploding Head Syndrome

Ilustrasi orang yang mengalami Exploding Head Syndrome. (Foto: Pinterest)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugujatim.id – Sindrom kepala meledak (Exploding Head Syndrom) adalah salah satu gangguan psikis yang biasa dialami seseorang. Gangguan ini membuat penderitanya berhalusinasi seolah ada ledakan besar yang terdengar di telinganya.  Sindrom ini muncul biasanya ketika seseorang susah tidur.

Meskipun dentuman itu tidak nyata, namun penderita akan tetap merasa mendengar dentuman tersebut yang menyebabkan frustasi, sehingga kualitas tidurnya menurun bahkan insomnia. Lalu apa penyebab, dan gejala dan cara mengatasi sindrom ini? Simak ulasan berikut.

READ ALSO

Jalur Angkot ke Kawasan Kampus di Kota Malang, Ini Trayek yang Melayani UB, UM, Polinema, dan UIN

Sering Diabaikan, 7 Kebiasaan Kecil Berdampak pada Kondisi Finansial Anda

Penyebab

Dilansir melalui primayahospital.com, ada beberapa penyebab exploding head syndrome, antara lain kejang parsial pada bagian lobus temporal otak. Pergeseran bagian kecil dalam tuba eustachius di telinga tengah ataupun stres atau kecemasan yang berlebihan.

Meskipun begitu ada kemungkinan penyebab lain dari suara keras tersebut seperti penyakit gangguan tidur lainnya,  efek samping obat yang sedang diminum, kondisi psikologis lainnya ataupun akibat penyalahgunaan alkohol dan obat terlarang.

Gejala

Orang yang mengalami exploding head syndrome pada mulanya akan mengalami gangguan penglihatan sebelum akhirnya mereka mendengar dentuman yang muncul dari kepala mereka. Hal tersebut biasa terjadi pada saat mereka akan tidur maupun terbangun dari tidur.

Selain itu, penderita sindrom ini juga akan mengalami gejala lain seperti insomnia, sakit kepala atau migrain, gangguan kecemasan dan ketakutan, mudah lelah, bahkan gangguan pada ingatan.

Peneliti juga mengatakan bahwa gangguan ini lebih rentan terjadi pada orang-orang dengan tingkat stres yang tinggi, serta lebih banyak menyerang wanita dengan rentang usia 50 tahun keatas.

Solusi

Ada beberapa solusi dan tips yang dapat diterapkan bagi penderita exploding head syndrome, antara lain:
1. Tidur yang cukup.
2. Rutin berolahraga.
3. Mengurangi mengonsumsi alkohol karena dapat menyebabkan insomnia.
4. Mencari kegiatan yang membuat rileks, seperti mandi dengan air hangat, melihat tanaman hijau, atau membaca buku favorit.
5. Pastikan tempat tidur Anda senyaman mungkin untuk menjaga kualitas tidur.
6. Menjauhkan gadget sebelum dan selama tidur.

Penulis : Anggie Puspita Sari

Editor : Herlianto. A

Tags: Exploding Head SyndromeGangguan Susah TidurSindrom Kepala Meledak

Related Posts

Jalur Angkot ke Kawasan Kampus di Kota Malang, Ini Trayek yang Melayani UB, UM, Polinema, dan UIN
Tips

Jalur Angkot ke Kawasan Kampus di Kota Malang, Ini Trayek yang Melayani UB, UM, Polinema, dan UIN

Jumat, 17 Jul 2026
Ilustrasi edukasi finansial, menghitung pengeluaran harian. (Foto: Pinterest)
Tips

Sering Diabaikan, 7 Kebiasaan Kecil Berdampak pada Kondisi Finansial Anda

Jumat, 17 Jul 2026
Mengenal Impulse Buying, Saat Keinginan Mengalahkan Kebutuhan
Tips

Mengenal Impulse Buying, Saat Keinginan Mengalahkan Kebutuhan

Kamis, 16 Jul 2026
Jangan Cuma Cek Kedaluwarsa, Ini Cara Membaca Label Gizi pada Makanan Kemasan
Tips

Jangan Cuma Cek Kedaluwarsa, Ini Cara Membaca Label Gizi pada Makanan Kemasan

Rabu, 15 Jul 2026
Ilustrasi perilaku konsumen, yaitu membandingkan suatu produk dengan produk lain berdasarkan kondisi ekonomi dan pengalaman. (Foto: Pinterest)
Tips

Mengapa Pelaku Usaha Perlu Memahami Perilaku Konsumen, Bukan Sekadar Menjual Produk?

Rabu, 15 Jul 2026
Perbedaan CV dan Portofolio untuk Mahasiswa, Ketahui Fungsi dan Penggunaannya
Tips

Perbedaan CV dan Portofolio untuk Mahasiswa, Ketahui Fungsi dan Penggunaannya

Rabu, 15 Jul 2026
Next Post
Isa Ansori, anggota dewan pendidikan Jawa Timur sekaligus pemerhati pendidikan/tugu malang

Dianggap Ekslusif, Kelas Khusus Siswa Ber-IQ di Atas Rata-rata Surabaya Dikritik

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.