Malang, tugumalang.id – SMK Negeri 2 Kota Malang menggencarkan peningkatan kualitas pendidikan dengan melakukan penyelarasa kurikulum berbasis dunia kerja. Terbaru, SMK Negeri 2 Kota Malang menjalin kesepakatan kerja sama atau MoU dengan puluhan industri secara serentak pada Senin (23/10/2023).
Sejumlah industri dari berbagai bidang mulai pariwisata, kuliner, perhotelan, kesehatan, sosial hingga UMKM hadir secara langsung dalam kegiatan tersebut. Materi tentang penyelarasan kurikulum hingga link and match dipaparkan sebelum perwakilan industri melakukan MoU.

Plh Kepala SMK Negeri 2 Kota Malang, Eviatun Khaeriah, S.Psi.,M.Si menjelaskan bahwa setidaknya ada 21 industri yang secara serentak menjalin MoU dengan SMK Negeri 2 Kota Malang. Industri industri itu berasal dari lokal Malang, nasional hingga internasional.
“Mou ini meliputi menyelarasan kurikulum, praktik kerja lapangan, magang guru, pelatihan untuk siswa dan guru, rekruitmen, CSR, klas industri hingga uji kompetensi,” tuturnya.

Menurutnya, penyelarasan kurikulum yang dimaksud adalah menyesuaikan antara kurikulum sekolah dengan kebutuhan industri. Dikatakan, pihaknya akan mengadopsi kebutuhan industri untuk dijadikan kompetensi tambahan bagi siswa.
“Sehingga ketika siswa magang atau lulus dan kerja itu kompetensi siswa sudah sesuai dengan kebutuhan industri,” ucapnya.
Dikatakan, dunia pendidikan saat ini memang perlu melakukan terobosan untuk meningkatkan kualitas pendidikan. Seperti penyelarasan kurikulum berbasis dunia kerja hingga bekerjasama dengan pelaku industri.
Sejauh ini SMK Negeri 2 Kota Malang sudah menjalin kerjasama dengan 362 industri di berbagai bidang baik di Kota Malang, nasional dan internasional.
“Muaranya, lulusan kami nantinya bisa terserap di dunia industri secara maksimal dengan bekal yang sudah diberikan. Tentu mereka juga bisa melanjutkan kr jenjang pendidikan yang lebih tinggi atau membangun usaha,” paparnya.
Baca Juga: Mengukir Peluang Karir di Negeri Sakura: MoU Antara SMK Negeri 2 Malang dan LPK Fuji Academy
Tak hanya fokus membekali skill siswa, pihaknya juga terus melakukan upgrade atau peningkatan kualitas tenaga pendidiknya. Para guru di SMK Negeri 2 Kota Malang didorong untuk terus berkembang demi kualitas pendidikan generasi muda.
Sementara itu, HRM Savana Hotel Convention Malang, Abdul Haris yang turut melakukan Mou dengan SMK Negeri 2 Kota Malang menyampaikan bahwa bekerjasama dengan dunia pendidikan merupakan hal mutlak yang harus dilakukan untuk mengembangkan industri.
Menurutnya, lulusan SMK memang sudah mumpuni di sisi kompetensinya. Namun yang perlu di kuatkan pada siswa SMK adalah etika dan leadership agar bisa bersaing di dunia industri. Untuk itu, dia mengapresiasi SMK Negeri 2 Kota Malang yang melakukan penyelarasan kurikulum berbasis dunia industri.
“Jadi kurikulum sekokah memang harus diselaraskan dengan industri. Karena biasanya teori di sekolah banyak yang tidak sesuai dengan kebutuhan industri. Makanya sinkronisasi atau penyelarasan antara materi di sekolah dengan di industri itu sangat penting bagi siswa,” ucapnya.
HRD Jatim Park 3, Heni Sulistiowati yang juga melakukan Mou dengan SMK Negeri 2 Kota Malang menyampaikan bahwa para siswa sekolah ini memang cukup produktif dan memiliki kompetensi yang matang. Para siswa SMK N 2 Malang yang magang di Jatim Park menurutnya juga cukup mudah beradaptasi.
“Sepertinya semua yang dibekalkan sekolah sudah diterapkan siswanya. Artinya sudah banyak yang sesuai dengan kebutuhan kami. Kami juga lebih mudah mengarahkan mereka,” kata dia.
BACA JUGA: Berita tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko