MALANG, Tugumalang.id – Sebanyak 656 Pelajar Pemimpin Peradaban Dunia Sekolah Sabilillah Malang mulai jenjang TK, SD, SMP, hingga SMA dikukuhkan pada Sabtu (25/10/2025).
Mereka adalah anak-anak bangsa yang menjadi calon-calon pemimpin di kancah internasional yang memegang teguh nilai-nilai agama dan berakhlak mulia.
Pengukuhan dilaksanakan di Lapangan Utama Pemimpin Peradaban Dunia Kampus 2 Sekolah Islam Sabilillah Malang dan dipimpin langsung oleh Direktur Lembaga Pendidikan Islam (LPI) Sabilillah Malang, Prof Dr Ibrahim Bafadal MPd.
Baca Juga: Sekolah Islam Sabilillah Malang Gelar Upacara HUT RI Ke-78 di Monumen Bersejarah Masjid Sabilillah

Pengukuhan ini adalah puncak Masa Pembentukan Karakter (MBK) yang telah dilaksanakan sejak awal tahun pelajaran 2025/2026.
MPK ini wajib diikuti siswa baru dari TK 1 dan 2, SD 1 dan 2, SMP Islam Sabilillah Malang, dan SMA Islam Sabilillah Malang Boarding School Sistem Pesantren.
Masa MBK tersebut ditutup dengan Kegiatan Jambore Generasi Muda Sabilillah Berkarakter selama tiga hari. Pengukuhan ini sebagai tanda selesainya MBK, dan menjadi momentum lahirnya Pelajar Pemimpin Peradaban Dunia.
Baca Juga: 12 SD Islam Terbaik di Kota Malang 2025: Pilihan Unggul untuk Pendidikan Anak

“Kami memiliki mimpi besar yang tertuang dalam blueprint LPI Sabilillah Malang 2030, yaitu mewujudkan siswa Sekolah Sabilillah menjadi calon-calon pemimpin peradaban dunia yang agamis, qurani, negarawan, menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi, menguasai bahasa internasional, dan berprestasi,” ujar Ibrahim dalam sambutannya.
Pembentukan karakter para calon pemimpin peradaban dunia ini juga dilandasi akhlaqul karimah, yaitu Karakter Siswa Sabilillah Penuh Cinta.
Selain unggul dari segi akademik, mereka juga penuh cinta kepada Allah dan Rasul, orang tua dan guru, diri sendiri, sesama, lingkungan, ilmu pengetahuan dan teknologi, keunggulan, serta cinta bangsa dan negara.

Ibrahim menyebut, salah satu dimensi profil lulusan pemimpin peradaban dunia adalah Dimensi Pendidikan Negarawan dengan tiga elemen, yaitu karakter unggul, patriotisme, dan kepemimpinan visioner.
“Jaga terus karakter baik yang sudah dilatih dan dibiasakan selama MBK,” pesan Ibrahim kepada para siswa.
Prosesi pengukuhan berlangsung dengan khidmat dan dihadiri oleh wali murid, termasuk Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin. Usai upacara pengukuhan, para siswa menunjukkan kebolehan mereka dalam Atraksi Pelajar Pemimpin Negarawan.
Khusus bagi siswa SMP dan SMA, mereka melanjutkan kegiatan dengan melakukan presentasi perencanaan belajar peserta didik atau kontrak belajar di depan orang tua dan guru wali.
Kontrak belajar ini merupakan bentuk Self Directed Learning bagi siswa untuk berpikir ke depan, mempunyai cita cita yang tinggi, serta memiliki visi yang terarah selama mengenyam pendidikan di SMP dan SMA Islam Sabilillah Malang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
Editor: Herlianto. A
























