Malang, Tugumalang.id – Mencuci sepatu sendiri bisa menjadi pilihan praktis dan hemat. Tapi hati-hati, tanpa teknik yang tepat, sepatu kesayanganmu justru bisa rusak sebelum waktunya. Mulai dari pemilihan pembersih yang keliru hingga cara pengeringan yang salah, masih banyak kesalahan umum yang sering terjadi saat membersihkan sepatu sendiri.
Berikut adalah lima kesalahan yang wajib dihindari agar sepatu tetap awet, bersih, dan tampil prima.
1. Menggunakan Pasta Gigi atau Deterjen Bubuk
Banyak orang mengira odol dan deterjen bubuk bisa jadi solusi praktis untuk membersihkan noda. Padahal, bahan abrasif dalam pasta gigi dan deterjen bisa meninggalkan goresan, merusak lem, memudarkan warna, hingga menurunkan kualitas sepatu secara keseluruhan.
Menurut Okta, pemilik jasa cuci sepatu NICLEAN, sebaiknya gunakan sabun cair dengan pH netral atau produk khusus pembersih sepatu agar lebih aman untuk berbagai jenis bahan.
Baca juga: Tertarik Beli Sepatu New Balance? Simak 5 Rekomendasi Terbaiknya di Tahun 2025!
2. Memakai Sikat Kasar pada Sepatu Kanvas atau Kulit
Sikat keras memang ampuh membersihkan kotoran membandel, tapi bisa merusak bahan sepatu tertentu. Untuk sepatu kanvas, serat kain bisa robek dan warna cepat pudar. Sementara itu, sepatu kulit bisa menjadi kering, pecah, dan kusam karena gesekan berlebih.
Solusinya, gunakan sikat berbulu lembut, sikat gigi bekas, atau lap microfiber basah untuk bahan sensitif seperti suede atau kulit.
3. Menggunakan Bahan Kimia Sembarangan
Menghapus noda membandel dengan cairan pemutih atau alkohol? Jangan coba-coba. Zat kimia keras bisa merusak struktur sepatu, mengubah warna, bahkan mengelupas lapisan pelindung.
Okta mengingatkan, “Jangan asal pakai bahan kimia, karena tiap sepatu beda kualitas dan bahan. Bisa-bisa makin rusak kalau salah produk.”
Sebaiknya, selalu uji coba produk pembersih di bagian tersembunyi terlebih dahulu, seperti lidah sepatu, sebelum membersihkan seluruh bagian.
4. Merendam atau Membasahi Sepatu Secara Berlebihan
Merendam sepatu di air atau membilas secara berlebihan bisa mempercepat kerusakan. Air berlebih bisa merusak lem, membuat bagian sol terlepas, bahkan menyebabkan jamur jika pengeringan tidak maksimal.
Lebih aman, cukup lap sepatu dengan kain basah dan hindari perendaman total, terutama untuk sepatu berbahan suede atau kulit.
Baca juga: 5 Rekomendasi Tempat Cuci Sepatu di Kota Malang
5. Menjemur Sepatu di Bawah Sinar Matahari Langsung
Menjemur sepatu di bawah matahari memang bisa mempercepat proses pengeringan, tapi berisiko tinggi. Paparan sinar UV langsung bisa membuat warna sepatu pudar, bahan mengeras, dan sol putih menguning.
Tips dari Okta: “Kalau ingin dijemur, sebaiknya dilapisi dulu dengan tisu atau kain tipis, atau cukup diangin-anginkan di tempat teduh yang memiliki sirkulasi udara baik.”
Untuk mempercepat pengeringan, kamu bisa mengisi bagian dalam sepatu dengan kertas koran atau silica gel agar kelembapan cepat terserap.
Kesimpulan
Mencuci sepatu sendiri memang mudah dan hemat, tapi jika dilakukan sembarangan justru bisa menurunkan kualitas sepatu secara drastis. Hindari lima kesalahan di atas agar sepatu tetap bersih, awet, dan terlihat seperti baru.
Jika ragu, pertimbangkan menggunakan jasa profesional pencuci sepatu yang memiliki teknik, alat, dan produk khusus untuk merawat berbagai jenis material sepatu.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Muhammad Veri Adrianto Ivansa (magang)
redaktur: jatmiko





























