Minggu, Oktober 4, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Rupiah Melemah, Diskopindag Kota Malang Klaim Harga Kebutuhan Pokok Normal

Redaksi by Redaksi
Mei 18, 2026 1:32 pm
in News
Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi. (Foto/M Sholeh)

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi. (Foto/M Sholeh)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Nilai tukar rupiah Indonesia terhadap dollar Amerika melemah hingga menyentuh angka Rp 17.600 per dollar pada Senin (18/5/2026). Dalam kondisi ini, Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang mengklaim harga kebutuhan pokok di Kota Malang masih normal normal saja.

Kepala Diskopindag Kota Malang, Eko Sri Yuliadi mengatakan bahwa pergerakan ekonomi di Kota Malang tak banyak bersinggungan dengan komoditas komoditas impor maupun ekspor.

READ ALSO

Gubernur Khofifah Ajak Santri Tanam 1.000 Pohon di Pesantren An-Nur 2

25 Daerah di Jawa Timur Alami Kekeringan akibat Kemarau Panjang

Baca Juga: Bea Cukai dan Pemkab Malang Musnahkan Rokok Ilegal Bernilai Miliaran Rupiah

“Kalau melihat perputaran ekonomi dan kebutuhan masyarakat sampai hari ini yang tidak terkait dengan barang barang ekspor impor. Itu saya kira masih normal normal,” ucapnya.

Ia juga menegaskan bahwa kebutuhan kebutuhan pokok masyarakat di Kota Malang terutama soal pangan juga tak banyak bergantung pada aktivitas impor.

“Kebutuhan pangan, kebutuhan kebutuhan pokok yang ada di Malang yang tidak terkait dengan ekspor impor, saya kira masih masih normal,” imbuhnya.

Namun saat disinggung soal kedelai sebagai bahan baku utama tempe dan tahu, Eko tak memungkiri komoditas kedelai yang banyak dibutuhkan para perajin di sentra tempe Kota Malang itu mengalami kenaikan harga.

Baca Juga: Gadaikan Mobil Rental, Pria Asal Kepanjen Tipu Warga Gedangan hingga Puluhan Juta Rupiah

“Kalau kedelai ini impor, ini akan berpengaruh pasti. Biasanya kalau 1 kilogram itu nilainya sekian, pasti akan ada kenaikan harga,” ucapnya.

Kota Malang, menurutnya tak dapat memberikan intervensi atas pergerakan harga barang impor, termasuk kedelai. Antisipasinya dilakukan melalui kebijakan pemerintah pusat.

Untuk itu, Eko mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam penggunaan dan pemanfaatan komoditas komoditas impor ditengah situasi terkini.

“Yang dipakai usaha seperti untuk keripik tempe, tempe, nah ini yang agak sedikit kita lebih bijaklah menyikapi itu. Tapi saya kira kebutuhan tempe pun di Malang masih masih bagus juga,” tandasnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: Diskopindagdollarkota malangnilai tukar rupiahrupiah

Related Posts

Gubernur Khofifah Ajak Santri Tanam 1.000 Pohon di Pesantren An-Nur 2
News

Gubernur Khofifah Ajak Santri Tanam 1.000 Pohon di Pesantren An-Nur 2

Minggu, 4 Okt 2026
25 Daerah di Jawa Timur Alami Kekeringan akibat Kemarau Panjang
News

25 Daerah di Jawa Timur Alami Kekeringan akibat Kemarau Panjang

Minggu, 4 Okt 2026
Kekeringan Malang Selatan, Warga Pagak Beli Air Bersih Rp165 Ribu per Minggu
News

Kekeringan Malang Selatan, Warga Pagak Beli Air Bersih Rp165 Ribu per Minggu

Minggu, 4 Okt 2026
Pria Ditemukan Tergeletak di Bakalankrajan Kota Malang, 3 Terduga Kasus Pengeroyokan Diamankan
News

Pria Ditemukan Tergeletak di Bakalankrajan Kota Malang, 3 Terduga Kasus Pengeroyokan Diamankan

Sabtu, 3 Okt 2026
Profil Ipang Wahid, Wakil Ketua PBNU 2026-2031 yang Lekat dengan Dunia Kreatif
News

Profil Ipang Wahid, Wakil Ketua PBNU 2026-2031 yang Lekat dengan Dunia Kreatif

Sabtu, 3 Okt 2026
Batik Olive Kota Batu: Profil, Inovasi, dan Penghargaan Upakarti
News

Batik Olive Kota Batu: Profil, Inovasi, dan Penghargaan Upakarti

Jumat, 2 Okt 2026
Next Post
Khitanan difabel oleh Grand Mercure Malang Mirama bersama Yayasan Omah Gembira. Foto/dok

Grand Mercure Malang Mirama Gelar Khitan Massal bagi Disabilitas dan Dhuafa

BERITA POPULER

  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.