Senin, Oktober 19, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Ribuan Warga Kabupaten Malang Alami Pergeseran Desil, Rakyat Kecil Masuk Kategori Mampu

Redaksi by Redaksi
September 4, 2026 6:24 am
in Pemerintahan
Ribuan Warga Kabupaten Malang Alami Pergeseran Desil, Rakyat Kecil Masuk Kategori Mampu

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Komisi IV DPRD Kabupaten Malang menemukan ribuan warga Kabupaten Malang mengalami pergeseran desil. Banyak warga yang masih membutuhkan bantuan masuk ke desil di atas 5 atau kategori mampu.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok mengatakan, pihaknya menerima laporan mengenai perubahan desil sejak Juni 2026. Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya terjadi di Kabupaten Malang, melainkan menjadi masalah nasional yang perlu segera dievaluasi pemerintah pusat.

READ ALSO

Pemkot Batu Raih Penghargaan Pemprov Jatim di HUT ke-25

Bupati Malang Targetkan Tak Ada Anak Tidak Sekolah pada 2027

“Sebenarnya ini kan permasalahan nasional. Kalau di Kabupaten Malang, sudah sejak bulan Juni itu banyak laporan ke kami,” ujar Zulham saat ditemui di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Kamis (3/9/2026).

Ia menyebut, banyak temuan kondisi ekonomi masyarakat di lapangan tidak sesuai dengan klasifikasi desil yang tercatat dalam sistem. Salah satu temuannya adalah warga penyandang disabilitas yang masuk dalam kategori desil di atas lima.

Baca Juga: Data Desil Tak Sesuai, Mensos Gus Ipul Buka Saluran Pemutakhiran

“Temuan kami cukup banyak. Mereka penyandang disabilitas, tapi desilnya di atas 5. Akhirnya mereka tidak mendapatkan fasilitas bantuan sosial maupun medis. Ini cukup ironis dan banyak sekali di Kabupaten Malang,” katanya.

Persoalan tersebut tersebar hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Malang. Ia sendiri telah melakukan pengecekan di Desa Talok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang dan menemukan setidaknya 20 warga yang kondisi ekonominya masih belum pas-pasan namun masuk dalam kategori mampu.

Secara spesifik, Zulham menyebut ada seorang warga yang bekerja serabutan dan berpenghasilan sekitar Rp500 ribu per bulan. Akan tetapi, ia masuk ke dalam desil 8 yang artinya dia dinilai mampu dan tidak berhak mendapat bantuan sosial.

Baca Juga: Empat Bupati Temui Wamensos, Siapkan Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

“Ketika kondisi ekonomi turun, masyarakat membutuhkan bantuan. Namun desilnya malah naik,” kata Zulham.

Zulham menjelaskan, ketidaksesuaian penentuan desil dengan kondisi di lapangan disebabkan oleh parameter penilaian ekonomi masyarakat yang kurang tepat. Salah satunya terkait kondisi tempat tinggal yang hanya dinilai berdasarkan tampilan fisik rumah.

Ia mencontohkan, terdapat warga yang tinggal di rumah milik anak atau saudaranya. Kondisi rumah tersebut justru menjadi salah satu indikator yang membuat warga bersangkutan dianggap memiliki tingkat ekonomi lebih baik.

“Beberapa orang ini tidak tinggal di rumah pribadi, tapi itu rumah anaknya. Ada yang tinggal rumah saudaranya atau dirawat orang lain. Kalau ukuran (parameternya) adalah foto depan rumah, dapur, dan tampilan rumah dari luar, nah itu bukan standar yang tepat untuk menentukan ekonomi seseorang,” jelasnya.

Bagi warga yang merasa klasifikasi desilnya tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya, Zulham menyarankan agar mengajukan sanggahan melalui aplikasi Cek Bansos maupun kanal daring yang tersedia. Namun, ia mengakui proses verifikasi membutuhkan waktu hingga tiga bulan.

Sementara untuk warga dengan kondisi mendesak, ia merekomendasikan agar masyarakat melapor ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Malang supaya mendapatkan penanganan khusus.

“Kalau mendesak, kami rekomendasikan lapor ke Dinsos. Nanti Dinsos akan kami ajak ke Jakarta untuk membuat komunikasi secara spesifik dengan Kementerian Sosial,” pungkasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Editor: Herlianto. A

Tags: Bansosdesilmasyarakat tidak mampuPenyandang Disabilitaspergeseran desil

Related Posts

Pemkot Batu Raih Penghargaan Pemprov Jatim di HUT ke-25
Pemerintahan

Pemkot Batu Raih Penghargaan Pemprov Jatim di HUT ke-25

Senin, 19 Okt 2026
Bupati Malang Targetkan Tak Ada Anak Tidak Sekolah pada 2027
Advertorial

Bupati Malang Targetkan Tak Ada Anak Tidak Sekolah pada 2027

Senin, 19 Okt 2026
Pemkot Batu Wajibkan Industri Horeka Serap Produk Pertanian dan UMKM Lokal
Pemerintahan

Pemkot Batu Wajibkan Industri Horeka Serap Produk Pertanian dan UMKM Lokal

Minggu, 18 Okt 2026
HUT Kota Batu ke-25, Aries Paewai Tekankan Pentingnya Pendidikan dan SDM
Pemerintahan

HUT Kota Batu ke-25, Aries Paewai Tekankan Pentingnya Pendidikan dan SDM

Jumat, 16 Okt 2026
HUT ke-25 Kota Batu, DPRD Tekankan Sinergi Pembangunan dan Kelestarian Lingkungan
Pemerintahan

HUT ke-25 Kota Batu, DPRD Tekankan Sinergi Pembangunan dan Kelestarian Lingkungan

Jumat, 16 Okt 2026
Wali Kota Batu Ziarah ke Makam Imam Kabul dan Eddy Rumpoko
Pemerintahan

Wali Kota Batu Ziarah ke Makam Imam Kabul dan Eddy Rumpoko

Kamis, 15 Okt 2026
Next Post
Budisatrio: Karang Taruna Harus Hadir saat Masyarakat Membutuhkan

Budisatrio: Karang Taruna Harus Hadir saat Masyarakat Membutuhkan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10162026 2
Iklantm 10162026 3
Iklantm 10192026 1
Iklantm 10162026 4
Iklantm 10162026 1
Iklantm 10162026 11
Iklantm 10162026 5
Iklantm 10162026 6
Iklantm 10162026 7
Iklantm 10162026 8
Iklantm 10162026 9
Iklantm 10162026 10
Iklantm 10162026 12
Iklantm 10162026 13
Iklantm 10172026 1
Iklantm 10172026 2
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.