Jumat, September 4, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pemerintahan

Ribuan Warga Kabupaten Malang Alami Pergeseran Desil, Rakyat Kecil Masuk Kategori Mampu

Redaksi by Redaksi
September 4, 2026 6:24 am
in Pemerintahan
Ribuan Warga Kabupaten Malang Alami Pergeseran Desil, Rakyat Kecil Masuk Kategori Mampu

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Komisi IV DPRD Kabupaten Malang menemukan ribuan warga Kabupaten Malang mengalami pergeseran desil. Banyak warga yang masih membutuhkan bantuan masuk ke desil di atas 5 atau kategori mampu.

Anggota Komisi IV DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarrok mengatakan, pihaknya menerima laporan mengenai perubahan desil sejak Juni 2026. Menurutnya, persoalan tersebut tidak hanya terjadi di Kabupaten Malang, melainkan menjadi masalah nasional yang perlu segera dievaluasi pemerintah pusat.

READ ALSO

Pemkot Malang Siapkan Sekolah Aman Bencana, 4 Ribu Siswa Dilatih Tanggap Bencana

Pemkot Batu Gandeng UB Kembangkan Smart Integrated Farming

“Sebenarnya ini kan permasalahan nasional. Kalau di Kabupaten Malang, sudah sejak bulan Juni itu banyak laporan ke kami,” ujar Zulham saat ditemui di Gedung DPRD Kabupaten Malang, Kamis (3/9/2026).

Ia menyebut, banyak temuan kondisi ekonomi masyarakat di lapangan tidak sesuai dengan klasifikasi desil yang tercatat dalam sistem. Salah satu temuannya adalah warga penyandang disabilitas yang masuk dalam kategori desil di atas lima.

Baca Juga: Data Desil Tak Sesuai, Mensos Gus Ipul Buka Saluran Pemutakhiran

“Temuan kami cukup banyak. Mereka penyandang disabilitas, tapi desilnya di atas 5. Akhirnya mereka tidak mendapatkan fasilitas bantuan sosial maupun medis. Ini cukup ironis dan banyak sekali di Kabupaten Malang,” katanya.

Persoalan tersebut tersebar hampir di seluruh kecamatan di Kabupaten Malang. Ia sendiri telah melakukan pengecekan di Desa Talok, Kecamatan Turen, Kabupaten Malang dan menemukan setidaknya 20 warga yang kondisi ekonominya masih belum pas-pasan namun masuk dalam kategori mampu.

Secara spesifik, Zulham menyebut ada seorang warga yang bekerja serabutan dan berpenghasilan sekitar Rp500 ribu per bulan. Akan tetapi, ia masuk ke dalam desil 8 yang artinya dia dinilai mampu dan tidak berhak mendapat bantuan sosial.

Baca Juga: Empat Bupati Temui Wamensos, Siapkan Lahan untuk Pembangunan Sekolah Rakyat Permanen

“Ketika kondisi ekonomi turun, masyarakat membutuhkan bantuan. Namun desilnya malah naik,” kata Zulham.

Zulham menjelaskan, ketidaksesuaian penentuan desil dengan kondisi di lapangan disebabkan oleh parameter penilaian ekonomi masyarakat yang kurang tepat. Salah satunya terkait kondisi tempat tinggal yang hanya dinilai berdasarkan tampilan fisik rumah.

Ia mencontohkan, terdapat warga yang tinggal di rumah milik anak atau saudaranya. Kondisi rumah tersebut justru menjadi salah satu indikator yang membuat warga bersangkutan dianggap memiliki tingkat ekonomi lebih baik.

“Beberapa orang ini tidak tinggal di rumah pribadi, tapi itu rumah anaknya. Ada yang tinggal rumah saudaranya atau dirawat orang lain. Kalau ukuran (parameternya) adalah foto depan rumah, dapur, dan tampilan rumah dari luar, nah itu bukan standar yang tepat untuk menentukan ekonomi seseorang,” jelasnya.

Bagi warga yang merasa klasifikasi desilnya tidak sesuai dengan kondisi ekonomi sebenarnya, Zulham menyarankan agar mengajukan sanggahan melalui aplikasi Cek Bansos maupun kanal daring yang tersedia. Namun, ia mengakui proses verifikasi membutuhkan waktu hingga tiga bulan.

Sementara untuk warga dengan kondisi mendesak, ia merekomendasikan agar masyarakat melapor ke Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Malang supaya mendapatkan penanganan khusus.

“Kalau mendesak, kami rekomendasikan lapor ke Dinsos. Nanti Dinsos akan kami ajak ke Jakarta untuk membuat komunikasi secara spesifik dengan Kementerian Sosial,” pungkasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Editor: Herlianto. A

Tags: Bansosdesilmasyarakat tidak mampuPenyandang Disabilitaspergeseran desil

Related Posts

Pemkot Malang Siapkan Sekolah Aman Bencana, 4 Ribu Siswa Dilatih Tanggap Bencana
Pemerintahan

Pemkot Malang Siapkan Sekolah Aman Bencana, 4 Ribu Siswa Dilatih Tanggap Bencana

Kamis, 3 Sep 2026
Pemkot Batu Gandeng UB Kembangkan Smart Integrated Farming
Pemerintahan

Pemkot Batu Gandeng UB Kembangkan Smart Integrated Farming

Rabu, 2 Sep 2026
PDIP Soroti Perubahan APBD Kabupaten Malang 2026, Dorong Anggaran Tepat Sasaran
Pemerintahan

PDIP Soroti Perubahan APBD Kabupaten Malang 2026, Dorong Anggaran Tepat Sasaran

Selasa, 1 Sep 2026
167 Jabatan Strategis Pemkot Malang Masih Kosong, Tunggu BKN
Pemerintahan

167 Jabatan Strategis Pemkot Malang Masih Kosong, Tunggu BKN

Selasa, 1 Sep 2026
Kota Batu Menuju UCCN 2027 dengan Konsep Living Mountain Gastronomy
Pemerintahan

Kota Batu Menuju UCCN 2027 dengan Konsep Living Mountain Gastronomy

Selasa, 1 Sep 2026
Jabatan OPD Kota Malang Masih Kosong, DPRD Desak Pemkot Segera Isi
Pemerintahan

Jabatan OPD Kota Malang Masih Kosong, DPRD Desak Pemkot Segera Isi

Senin, 31 Agu 2026
Next Post
Budisatrio: Karang Taruna Harus Hadir saat Masyarakat Membutuhkan

Budisatrio: Karang Taruna Harus Hadir saat Masyarakat Membutuhkan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.