Rabu, September 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Revolusi Hijau FBD KOMPAK, Langkah Kecil Kompos Organik untuk Ampelgading Berkelanjutan

Redaksi by Redaksi
Juli 30, 2025 8:00 am
in Pendidikan
Pengelolaan sampah di Ampelgading. Foto/dok

Pengelolaan sampah di Ampelgading. Foto/dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Isu pengelolaan sampah merupakan suatu tantangan besar di berbagai wilayah, baik perkotaan maupun pedesaan. Salah satu komponen sampah dominan adalah sampah organik, yang apabila tidak dikelola dengan baik, dapat menimbulkan dampak negatif signifikan terhadap lingkungan dan kesehatan masyarakat.

Desa Ampelgading, Kecamatan Tirtoyudo, Kabupaten Malang menghadapi permasalahan serupa, di mana keterbatasan fasilitas tempat pembuangan akhir (TPA) menyebabkan penumpukan sampah organik dan non-organik semakin merajalela. Kondisi ini mendesak agar diadakannya solusi inovatif dan berkelanjutan.

READ ALSO

Ratusan Mahasiswa Baru ITN Malang Ikuti Gigantik 2026

Dari Pelatihan ke LMS, UB Perkuat Pemanfaatan AI bagi Aparatur Desa

Baca Juga: Dosen ITN Malang Gaungkan Kesadaran Pengelolaan Sampah di Lingkungan Sekolah

Program FISIP Bakti Desa dengan tema KOMPAK (Kolaborasi Mahasiswa Untuk Kontribusi Berdampak) hadir dengan pokok masalah Desa Ampelgading terkait pengelolaan sampah.

Kelompok 24 memiliki program kerja untuk mengatasi permasalahan ini, khususnya melalui implementasi program pembuatan kompos organik.

Program ini memiliki potensi besar untuk pengelolaan sampah organik menjadi kompos sebagai strategi revolusioner dan berkelanjutan, serta menganalisis manfaatnya bagi masyarakat dan lingkungan Desa Ampelgading.

Desa Ampelgading dihadapkan pada beberapa tantangan terkait sampah organik. Penumpukan sampah organik dapat memicu berbagai masalah, antara lain: potensi penyebaran penyakit, pencemaran tanah dan air, serta emisi bau tidak sedap.

Baca Juga: Melihat Inovasi Pengelolaan Sampah Modern di Kelurahan Dadaprejo Kota Batu

Keterbatasan infrastruktur TPA memaksa masyarakat mencari alternatif pembuangan sampah, yang seringkali kurang memperhatikan aspek lingkungan.

Selain itu, pemerintah desa juga belum memiliki solusi berkelanjutan terkait masalah ini, serta masih kuatnya paradigma lama masyarakat yang kurang mengedepankan pemilahan sampah di tingkat rumah tangga. Hal ini menjadi hambatan dalam upaya pengelolaan sampah yang efektif.

Sebagai respons terhadap permasalahan tersebut, program kerja Kelompok 24 di Desa Ampelgading fokus pada pelatihan dan praktik pembuatan kompos organik.

Desa ini memiliki ketersediaan bahan baku melimpah untuk produksi kompos, meliputi sisa sayuran, kotoran hewan, ampas kopi, EM kecap, dan molase. Bahan-bahan ini kaya akan unsur hara esensial dan mikroorganisme yang berperan penting dalam proses dekomposisi organik.

Proses pembuatan kompos dirancang secara sederhana agar mudah dipahami dan direplikasi oleh masyarakat. Peran mahasiswa FBD KOMPAK tidak terbatas pada edukasi teoritis, tetapi juga meliputi pendampingan langsung dalam praktik pembuatan kompos, memastikan transfer pengetahuan dan keterampilan berjalan efektif.

Implementasi program kompos organik di Desa Ampelgading memberikan dampak positif multifaset, yaitu Reduksi Volume Sampah yang dimana program ini secara langsung berkontribusi pada pengurangan volume sampah organik di desa, mendukung konsep “zero waste” dari tingkat rumah tangga.

Kemudian kompos yang dihasilkan berfungsi sebagai pupuk alami yang kaya nutrisi bagi lahan pertanian masyarakat. Penggunaan pupuk kompos dapat mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia sintetis, yang seringkali mahal dan berpotensi merusak struktur serta kesuburan tanah dalam jangka panjang .

Selain itu program kerja ini dapat meningkatkan produktivitas pertanian yang nantinya dapat meningkatkan kesuburan tanah melalui aplikasi kompos dapat berimplikasi pada peningkatan hasil panen, yang pada gilirannya berpotensi meningkatkan pendapatan petani, serta dapat meningkatkan kualitas lingkungan dengan pengelolaan sampah organik menjadi kompos dapat berkontribusi pada lingkungan yang lebih sehat, termasuk peningkatan kualitas tanah, air, dan udara karena berkurangnya sampah membusuk.

Selain ingin memperbaiki kualitas lingkungan, kami juga ingin agar masyarakat dapat selalu ikut serta dalam menjaga lingkungan desa. Program ini membekali masyarakat dengan pengetahuan dan keterampilan baru dalam pengelolaan sumber daya, mendorong kemandirian dan kesadaran lingkungan.

Program kompos ini dirancang tidak hanya sebagai intervensi sementara, melainkan sebagai model yang berkelanjutan dan dapat direplikasi secara mandiri oleh masyarakat pasca-KKN.

Kunci keberhasilan jangka panjang terletak pada perubahan paradigma masyarakat, dari melihat sampah sebagai limbah menjadi sumber daya bernilai dan bermanfaat. Ke depannya, pengelolaan sampah organik ini memiliki potensi untuk dikembangkan lebih lanjut, misalnya menjadi sumber pendapatan tambahan bagi desa melalui penjualan kompos atau produk turunannya.

Inisiatif semacam ini di Desa Ampelgading dapat menjadi model percontohan yang layak didukung dan direplikasi oleh pemerintah daerah, lembaga lain, serta masyarakat luas.

Program pembuatan kompos organik oleh Kelompok 24 merupakan solusi holistik dan efektif dalam mengatasi permasalahan sampah di Desa Ampelgading.

Implementasi program ini tidak hanya berkontribusi pada terciptanya lingkungan yang lebih bersih dan hijau, tetapi juga mendorong kemandirian pertanian dan keberlanjutan desa Ampelgading secara keseluruhan.

Kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat terbukti menjadi kekuatan pendorong dalam menciptakan perubahan positif yang signifikan dan berkelanjutan.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis

Editor: Herlianto. A

Tags: ampelgadingkabupaten malangKampus UBPengelolaan sampah

Related Posts

Ratusan Mahasiswa Baru ITN Malang Ikuti Gigantik 2026
Advertorial

Ratusan Mahasiswa Baru ITN Malang Ikuti Gigantik 2026

Selasa, 1 Sep 2026
Dari Pelatihan ke LMS, UB Perkuat Pemanfaatan AI bagi Aparatur Desa
Advertorial

Dari Pelatihan ke LMS, UB Perkuat Pemanfaatan AI bagi Aparatur Desa

Selasa, 1 Sep 2026
Unikama Gelar Monev RPL Afirmasi, 119 Peserta PG PAUD Dinyatakan Lulus
Advertorial

Unikama Gelar Monev RPL Afirmasi, 119 Peserta PG PAUD Dinyatakan Lulus

Selasa, 1 Sep 2026
Mahasiswa Unikama Bantu Tingkatkan Produktivitas Budidaya Ikan Talangagung
Advertorial

Mahasiswa Unikama Bantu Tingkatkan Produktivitas Budidaya Ikan Talangagung

Senin, 31 Agu 2026
Dosen UIN Malang Nur Mahmudah Ikuti Halaqah Ulama Perempuan
Advertorial

Dosen UIN Malang Nur Mahmudah Ikuti Halaqah Ulama Perempuan

Senin, 31 Agu 2026
PBAK Magister Psikologi UIN Malang Bekali Mahasiswa dengan Arah Riset
Advertorial

PBAK Magister Psikologi UIN Malang Bekali Mahasiswa dengan Arah Riset

Senin, 31 Agu 2026
Next Post
Aktivitas mancing berhadiah di Batu Ekonomis Park. Foto: Dok. Jatim Park Group

Liburan Murah di Batu Ekonomis Park, Bisa Mancing Berhadiah Pula

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.