Malang, Tugumalang.id – Rektor Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang (UIN Maliki Malang) Prof. Dr. H. Ilfi Nur Diana, M.Si. memaparkan sejumlah capaian reputasi internasional kampus dalam Reuni Akbar UIN Malang 2026, Minggu (1/11/2026). Dia juga menekankan pentingnya peran alumni dalam mendukung transformasi kampus menuju perguruan tinggi bereputasi global.
Dalam sambutan bertajuk UIN Malang Hari Ini dan Masa Depan: Capaian dan Transformasi Menuju Kampus Unggul Bereputasi Internasional, Prof. Ilfi menyampaikan berbagai capaian tersebut di hadapan sekitar 1.200 alumni yang datang dari berbagai daerah.
Prof. Ilfi memaparkan perjalanan panjang transformasi kampus dari masa ke masa. Pada fase awal pengabdian ketika masih berstatus Fakultas Tarbiyah hingga STAIN selama 36 tahun, almamater tersebut tercatat melahirkan 15.010 alumni. Kemudian, pada enam tahun pertama transformasi menjadi UIN, kampus meluluskan 4.644 orang.
Sementara itu, pada fase modern sejak 2005 hingga sekarang, jumlah lulusan meningkat pesat dengan akumulasi mencapai 52.261 alumni. Secara keseluruhan, UIN Malang telah melahirkan puluhan ribu lulusan yang tersebar di berbagai sektor profesional. Daya serap dunia kerja tercatat mencapai 68,4 persen.
‘‘Angka tersebut sebenarnya dinilai masih memiliki potensi jauh lebih besar mengingat sebagian alumni belum terhubung kembali dalam sistem pemetaan penelusuran lulusan,’’ kata dia.
Pada Reuni Akbar 2026 tersebut, Prof. Ilfi juga mengumumkan rencana pembangunan Museum Sejarah UIN Malang. Reuni akbar ini sekaligus menjadi penanda dimulainya proyek pembangunan museum tersebut.
Dia menekankan pentingnya kemitraan sepanjang hayat antara kampus dan alumni. Kontribusi alumni tidak hanya berupa dukungan finansial, tetapi juga dapat diwujudkan melalui penggalangan dana abadi, sponsorship kegiatan, hibah fasilitas atau aset, hingga program pencocokan dana hibah.
Para alumni juga dapat terlibat dalam peninjauan kurikulum berbasis kebutuhan industri, menjadi dosen tamu, pembimbing, maupun penguji karya ilmiah, serta menyediakan studi kasus nyata bagi mahasiswa.
Baca juga: Ribuan Alumni Terhubung Kembali Lewat Momen Reuni Akbar UIN Malang 2026
Saat ini, UIN Malang memiliki 24.567 mahasiswa aktif. Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan menjadi fakultas dengan basis mahasiswa terbesar, disusul Fakultas Sains dan Teknologi, Fakultas Psikologi, serta Fakultas Kedokteran dan Ilmu Kesehatan yang telah meraih akreditasi Unggul.
Kegiatan akademik tersebut didukung 1.491 personel pegawai, terdiri atas 769 dosen dan 722 tenaga kependidikan.
Dari sisi kualifikasi akademik, jumlah sumber daya manusia (SDM) berpendidikan doktor meningkat dari 210 orang pada 2024 menjadi 260 orang pada 2026. Sementara itu, jumlah guru besar hampir dua kali lipat, dari 44 orang menjadi 82 orang.
Struktur jabatan fungsional dosen saat ini mencakup 82 guru besar, 132 lektor kepala, 245 lektor, dan 279 asisten ahli. Rasio layanan tercatat satu dosen melayani 28 mahasiswa dan satu tenaga kependidikan melayani 30 mahasiswa. Tingkat sertifikasi kompetensi pegawai juga mencapai 15,98 persen, melampaui target awal.
Peningkatan kapasitas SDM tersebut sejalan dengan capaian akreditasi dan pemeringkatan global UIN Malang pada 2026. Sebanyak 94,8 persen program studi telah mengantongi akreditasi nasional Unggul. Sementara itu, 36 persen atau 21 dari total 58 program studi telah tersertifikasi serta terakreditasi internasional.
Kinerja institusi juga tercermin dalam sejumlah pemeringkatan dunia. UIN Malang menempati jajaran peringkat 101–150 dunia pada kategori QS World University Rankings.
Pada Times Higher Education World University Rankings 2026, UIN Malang berada di peringkat 1.501+ dunia dan menempati posisi kedua nasional PTKIN. Kampus tersebut juga berada di peringkat ke-27 Top Islamic University versi UniRank dan peringkat ke-49 di Indonesia versi EduRank.
Sementara itu, pada Webometrics per Januari 2026, UIN Malang menempati peringkat 1.471 dunia sekaligus peringkat pertama PTKIN. Kampus ini juga berada di peringkat 525 dunia pada UI GreenMetric 2025. Di bidang hukum, Fakultas Syariah berhasil menembus empat besar nasional pada Scimago Institution Rankings 2026.
Transformasi Infrastruktur dan Digitalisasi Kampus
Prof. Ilfi mengatakan, UIN Malang akan mematangkan peta jalan transformasi infrastruktur modern serta sejumlah target strategis ke depan. Pengembangan fisik kampus difokuskan pada Kawasan Iqra, EduPark di Kampus 3 dan Kampus 4, Islamic Center, hingga pembangunan Rumah Sakit Internasional.
Pengembangan tersebut diarahkan untuk mewujudkan cita-cita UIN Malang sebagai destinasi wisata pendidikan kelas dunia, dengan dukungan penuh para pimpinan daerah se-Malang Raya.
Pada sektor digitalisasi, integrasi Smart University UIN Malang telah terealisasi sebesar 50 persen pada 2026.
Sinergi dengan alumni menjadi salah satu kunci untuk mempercepat seluruh langkah transformasi tersebut. Dengan dukungan alumni, UIN Malang menargetkan diri dapat berdiri sejajar dengan perguruan tinggi lain di panggung internasional.
Sebagai penutup, Prof. Ilfi menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Reuni Akbar sekaligus terbentuknya kepengurusan baru Ikatan Alumni (IKA) UIN Malang.
Dia menegaskan, keberadaan wadah alumni bukan sekadar pelengkap administratif perguruan tinggi, melainkan pilar penting dalam mendukung percepatan visi UIN Malang menjadi World Class University.
“Sinergi antara kampus dan jaringan alumni sangat penting untuk menyatukan langkah memajukan almamater. Kemajuan sebuah perguruan tinggi tidak hanya diukur dari fasilitas fisik atau prestasi akademis civitas akademika yang aktif dalam kampus saja, tapi juga ditentukan oleh kiprah dan kontribusi para alumninya di tengah masyarakat,” ujar Prof. Ilfi Nur Diana.
Lebih lanjut, Prof. Ilfi menambahkan bahwa UIN Malang saat ini sedang gencar menggalakkan pembangunan fasilitas dan peningkatan mutu kurikulum berbasis keislaman dan sains bereputasi internasional.
Karena itu, dukungan alumni yang tersebar di birokrasi, institusi pendidikan, industri swasta, hingga tingkat internasional sangat dibutuhkan untuk membimbing mahasiswa dan lulusan baru.
“Kami berharap IKA UIN Malang dapat menjadi wadah kolaborasi strategis yang menyambungkan potensi para lulusan untuk kemajuan bersama. Mari kita jadikan wadah ini sebagai jembatan emas bagi para mahasiswa agar memiliki arah yang jelas setelah menyelesaikan studi mereka,” pungkasnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
redaktur: jatmiko






































