Senin, Juni 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Budaya

Ramai Soal Thrift Shop di Kalangan Remaja, Dari Mana Asal Budaya Thrifting?

Redaksi by Redaksi
Desember 15, 2022 2:25 pm
in Budaya
Ilustrasi pakai bekas.

Ilustrasi pakai bekas. Foto/pinterest

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Ramai diperbincangkan soal thrift shop di kalangan remaja namun tak banyak yang mengerti dari asal budaya tersebut. Apa sih thrift shop? Buat kalian yang enggak tahu, thrift shopping adalah kegiatan membeli barang bekas dalam kondisi layak pakai yang istilah populernya adalah barang preloved.

Tujuan thrifting adalah agar bisa mendapatkan barang braded dengan harga yang cukup murah. Sebenarnya thrifting sudah lama dilakukan banyak orang, khususnya di daerah Ibu Kota Jakarta dan Pasar Gedebade di Bandung.

READ ALSO

Coming Soon! Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Getarkan Kota Batu

Tradisi Bersih Desa Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi Masyarakat Jawa

Budaya thrifting ini sebenarnya sangat berkaitan dengan munculnya mass fashion sebagai imbas revolusi industri di Eropa abad 18. Karena pada saat itu, biaya produksi massal sangat murah sehingga banyak pakaian yang tidak terjual.

Namun thrifting baru benar-benar populer di tahun 90an seperti yang biasa ditemui di toko pakaian bekas dengan berbagai gaya pakaian mereka dari mulai kemeja flanel, kaus bergambar, dan sepatu boot.

Sekarang, khususnya di Indonesia thrifting lebih digemari untuk mendapatkan barang bermerek dengan harga murah, mulai dari pakaian hingga gadget.

Masyarakat Indonesia terutama para remaja mulai menggunakan barang thrift yakni kita bisa memperoleh pakaian-pakaian branded dengan harga yang terjangkau, dengan beragam brand seperti Nike, Adidas, Champion, Converse dan masih banyak lagi yang bisa kita dapatkan dengan harga murah dan dalam kondisi baik di toko-toko thrift.

Adanya thrift saat ini membantu para remaja yang suka sekali bergaya dengan barang branded tanpa perlu merogoh kocek yang dalam untuk mendapatkannya.

Sebelum thrifting ini menjadi suatu trend yang baru di Indonesia, banyak masyarakat terlebih para remaja, gengsi untuk menggunakan barang-barang bekas, khususnya pakaian.

Mereka menganggap, pakaian-pakaian bekas tersebut merupakan barang lawas, memiliki model kuno, yang mana sudah tidak relevan lagi untuk digunakan saat ini.

Namun, kini pakaian thrift telah menjadi sebuah trend baru di Indonesia. Di mana banyak juga kelebihan yang dimiliki pakaian thrift tersebut. Berdasarkan hal-hal itulah, kini thrifting menjadi sebuah budaya baru bagi masyarakat Indonesia, khususnya para remaja.

Dengan demikian kita juga bisa mendapatkan barang-barang langka melalui thrift shop, sekali lagi barang tersebut bisa didapatkan dengan harga yang terjangkau.

Maka dari itu bagi para pemburunya, hal tersebut menjadi kepuasan tersendiri. Semakin langka barang yang diburunya, maka semakin memuaskan bagi mereka.

Penulis: Sekar Ayu Damayanti & Lely Mufita Nisaul Wahidah

Editor: Herlianto. A

Tags: Budaya ThriftingPakaian BekasThrift Shop

Related Posts

Tradisi Ngarak Banteng empu supo
Budaya

Coming Soon! Tradisi Ngarak Banteng Empu Supo XVIII Siap Getarkan Kota Batu

Minggu, 31 Mei 2026
Tradisi bersih desa
Budaya

Tradisi Bersih Desa Tetap Bertahan di Tengah Modernisasi Masyarakat Jawa

Kamis, 28 Mei 2026
Ilustrasi tradisi ater-ater di Jawa. (Foto: Instagram/ @perpusipkabtegal)
Budaya

Tradisi Ater-Ater, Warisan Budaya Jawa Menjaga Hangatnya Silaturahmi

Rabu, 27 Mei 2026
Ilustrasi Wamen Kebudayaan RI Giring Ganesha saat mengunjungi objek cagar budaya Villa Bima Shakti di Selecta Kota Batu. Foto: Azmy
Budaya

Pemkot Batu Perluas Pendataan Objek Cagar Budaya di 2026, Ada Bunker Jepang hingga Situs Petirtaan

Selasa, 12 Mei 2026
Fakta menarik busana khas Malangan yang diluncurkan pada rangkaian HUT ke-112 Kota Malang sebagai identitas baru. /Foto: Instagram @pemkotmalang
Budaya

Identitas Budaya Baru, 8 Fakta Menarik Busana Khas Malangan yang Perlu Diketahui

Senin, 6 Apr 2026
Pertunjukan di rumah kelahiran Shakespeare. Foto: Shakespeare's Birthplace
Budaya

Sastrawan di Inggris, Menyusuri Jejak Sastra Klasik di Negeri Matahari Tak Pernah Tenggelam

Selasa, 31 Mar 2026
Next Post
Wali kota malang soal musorkot KONI Kota Malang

Wali Kota Malang Pertanyakan LPJ KONI Kota Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.