MALANG, Tugumalang.id – Penawar Special Learning Centre (PSLC) mengungkapkan salah satu ciri anak menunjukkan gejala autisme yang tidak disadari orang tua. Salah satunya adalah keterlambatan menanggapi instruksi atau interaksi dari guru di sekolah.
Banyak orang tua menganggap anak hanya kurang fokus atau malu, padahal respons yang lambat terhadap panggilan atau instruksi guru bisa menjadi indikasi awal dari spektrum autisme.
Seperti diketahui autisme sendiri adalah gangguan perkembangan neurologis yang mempengaruhi cara seseorang berinteraksi, berkomunikasi, dan merespons lingkungan sekitar. PSLC menjelaskan bahwa tanda-tanda anak mengalami autisme bisa sangat halus, terutama pada tahap awal masa sekolah.
Baca Juga: Gelar Event Public Talk Pekanbaru, PSLC Ajak Masyarakat Mendukung Kehidupan yang Lebih Inklusif
Anak mungkin diam, tidak menanggapi ketika dipanggil, atau tampak seperti tidak memahami perintah sederhana. Di sinilah, PSLC menyebut ada peran penting orang tua dan guru dengan pendekatan yang disesuaikan secara individual untuk menggali potensi anak secara optimal.
Clinical Director PSLC, Dr. Ruwinah Abdul Karim menjelaskan ketika anak diam saat menerima instruksi dari orang tua atau guru, mereka sebenarnya memahami maksud perintah yang diberikan. Tetapi yang menjadi masalah adalah anak membutuhkan waktu yang lama untuk memproses informasi tersebut.
Baca Juga: Orang Tua Kesulitan Memahami Tanda-Tanda Autisme pada Anak? PSLC Beri Solusi Ini
“Anak spektrum membutuhkan waktu yang lebih lama untuk memproses perintah verbal. Respons yang terlambat atau tidak muncul bukan berarti anak tidak mau, tetapi mungkin belum bisa,” jelas Ruwinah.
Pentingnya Keterlibatan Guru
Selain orang tua, keterlibatan guru juga menjadi bagian integral dari program ini. PSLC tidak hanya fokus pada aspek perkembangan dari sisi akademik saja, tetapi juga pada keterampilan sosial dan emosional anak.
Dengan begitu, anak tidak hanya belajar mengikuti pelajaran. Tetapi juga belajar memahami dan merespons dunia di sekitarnya dengan lebih baik.
“Guru dan pendidik perlu pendekatan visual dan repetitif agar pesan dapat diterima dengan jelas,” terangnya.
“Stigma seperti malas atau tidak patuh bisa merusak kepercayaan diri anak dan hubungan orang tua dengan sekolah,” jelas Ruwinah.
PSLC Hadirkan PSLCNet sebagai Solusi Konkret
Melalui PSLCNet yang kini tersebar di beberapa daerah di Indonesia, PSLC menawarkan kolaborasi nyata bersama orang tua dan guru untuk membantu anak lebih mudah memahami instruksi yang diberikan.
Sebab, ketika anak mengalami keterlambatan dalam merespons saat berinteraksi dengan guru, penting untuk tidak mengabaikan tanda tersebut.
Dengan penanganan yang tepat sejak dini melalui terapi yang dilakukan oleh terapis profesional, potensi anak dapat dikembangkan secara maksimal dan kemungkinan intervensi yang berhasil pun semakin besar.
Informasi seputar PSLC dan PSLCNet dapat diakses masyarakat melalui media sosial Instagram dan TikTok @pslc.indonesia, Facebook Pslc Indo, serta narahubung di nomor 0812-3069-7798 (Admin 1) dan 0812-3583-5126 (Admin 2).
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























