Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Prof Hendrawan Soetanto, Guru Besar Bidang Gizi Ternak Ruminansia UB yang Ingin Terus Menginspirasi

Redaksi by Redaksi
November 4, 2021 12:50 pm
in Pendidikan
Prof Ir Hendrawan Soetanto MRur Sc PhD, Guru Besar (Gubes) bidang Ilmu Gizi Ternak Ruminansia di Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB). Foto: dok

Prof Ir Hendrawan Soetanto MRur Sc PhD, Guru Besar (Gubes) bidang Ilmu Gizi Ternak Ruminansia di Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB). Foto: dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Guru Besar (Gubes) bidang Ilmu Gizi Ternak Ruminansia di Fakultas Peternakan Universitas Brawijaya (Fapet UB), Prof Ir Hendrawan Soetanto MRur Sc PhD telah lebih dari 40 tahun mengabdi.

 

READ ALSO

Universitas Al Qolam Malang Lepas Hampir 200 Wisudawan, Rektor Ingatkan Ilmu Adalah Anugerah dan Amanah

BPJS Ketenagakerjaan dan Kampus UB Bangun Ekosistem Perlindungan Sosial untuk Mahasiswa dan Dosen

Dia punya pengalaman luas dari hasil riset di bidang nutrisi ruminansia yang diaplikasikan melalui pengabdian bagi masyarakat peternak sapi perah, sapi potong, serta ternak ruminansia kecil.

 

“Sebagai seorang yang telah memilih untuk mengabdi sebagai dosen di suatu perguruan tinggi, tentu harus memiliki motivasi untuk mencapai jabatan tertinggi di bidang akademis, yaitu sebagai Guru Besar,” katanya, pada Kamis (4/11/2021).

 

Menurutnya, raihan itu harus dilalui dengan penuh perjuangan mulai dari pangkat dan jabatan terendah waktu diangkat menjadi dosen. Semua itu tak lain karena ia ingin bisa bermanfaat.

 

“Motivasi terbesar yang mendorong saya untuk menjadi Gubes adalah selalu belajar untuk memperbaharui ilmu pengetahuan dan ketrampilan untuk saya ajarkan kepada murid-murid saya dan masyarakat yang berkecimpung dalam kegiatan dunia peternakan atau pendidikan, agar ilmu pengetahuaan dan teknologi yang saya pelajari dapat bermanfaat bagi masyarakat luas,” jelas pria kelahiran tahun 1953 itu.

 

Diceritakan oleh Prof Hendrawan, dia berhasil menduduki jabatan akademik tertinggi itu terhitung mulai 1 Maret 2000. “Proses menjadi Gubes sebenarnya telah diatur dalam peraturan oleh pemerintah, hanya saja seiring dengan dinamika perkembangan zaman persyaratannya juga mengalami perubahan,” jelasnya.

 

Persyaratan itu antara lain harus mengumpulkan angka kredit hingga minimal mencapai 850 yang merupakan nilai kumulatif dari kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu Pendidikan, Penelitian, dan Pengabdian Kepada Masyarakat.

 

Selain itu, jelas dia, juga harus menghasilkan karya publikasi di jurnal ilmiah yang bereputasi internasional dan terindex Scopus atau memiliki karya monumental.

 

Baginya, pencapaian ini merupakan kebanggaan selayaknya pengakuan terhadap prestasi kerja yang telah dilakukannya. Akan tetapi, di sisi lain juga menyimpan banyak kesan berbeda.

 

“Banyak orang lain mengganggap seorang Gubes harus tahu segalanya, padahal sebagai seorang manusia biasa kita memiliki banyak sekali kekurangannya. Selain itu, umumnya Gubes dipandang sebagai sosok yang kurang dapat diajak bergaul oleh generasi yang lebih muda sehingga terkesan ada jarak di dalam ligkungan kampus,” urai Prof Hendrawan.

 

Namun, terlepas dari suka dukanya menjadi Gubes saat ini, dia ingin bisa terus memotivasi, khususnya pada dosen muda untuk tak ragu mengikuti jejaknya. Mengingat, seorang Gubes sejatinya merupakan ‘role model’ yang berdiri di garda terdepan suatu perguruan tinggi dengan menyandang delapan tugas utama.

 

Kedelapan tugas itu yakni mengajar, menjadi mentor, memberikan servis kepada universitas, menemukan sesuatu yang baru, menulis dan menerbitkan publikasi ilmiah, menyebarkan kebenaran, mengabdi di luar dinding universitas, dan melakukan perubahan.

 

“Sayangnya hingga saat baru tiga saja yang terlihat dilaksanakan, sementara lima tugas lainnya masih gagal dilaksanakan. Semoga di masa mendatang ini lima tugas yang masih belum dilaksanakan akan menjadi perhatian untuk segera dapat dilaksankan,” harapnya.(ads)

 

Reporter: Feni Yusnia

Editor: Lizya Kristanti

Tags: malangProf Hendrawan Soetantouniversitas brawijaya

Related Posts

Prosesi wisuda Universitas Al Qolam Malang. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Pendidikan

Universitas Al Qolam Malang Lepas Hampir 200 Wisudawan, Rektor Ingatkan Ilmu Adalah Anugerah dan Amanah

Sabtu, 30 Mei 2026
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat dan Rektor UB, Prof Widodo menyrpakati kerjasama membangun jaminan sosial untuk mahasiswa dan tenaga kependidikan. (Foto/ist)
Pendidikan

BPJS Ketenagakerjaan dan Kampus UB Bangun Ekosistem Perlindungan Sosial untuk Mahasiswa dan Dosen

Sabtu, 30 Mei 2026
Dindik Jatim
Pendidikan

Pengambilan PIN SPMB 2026 Resmi Dibuka, Dindik Jatim Kerahkan 7.212 Operator

Jumat, 29 Mei 2026
Tim sipil-arsitektur ITN Malang meraih Juara 2 National Architectural Design Competition 2026 dalam ajang DISCO ke-9. Foto/dok
Pendidikan

Kolaborasi Manis Sipil-Arsitektur ITN Malang, Sabet Juara 2 di Undip Berkat Desain Hunian Darurat Multifungsi

Jumat, 29 Mei 2026
Jadwal SPMB Kota Malang jenjang SMP untuk Jalur Afirmasi tahun ajaran baru 2026/2027. /Foto: Pinterest/ Bravestudio.
Pendidikan

Jadwal SPMB Kota Malang Jenjang SMP Jalur Afirmasi 2026/2027: Dimulai Awal Juni

Jumat, 29 Mei 2026
Unikama Buka Beasiswa DPP 50 Persen
Pendidikan

Unikama Buka Beasiswa DPP 50 Persen bagi Peserta UTBK SNBT 2026

Kamis, 28 Mei 2026
Next Post
Batik Tempe, Inovasi Baru Warga Desa Beji

Batik Tempe, Inovasi Baru Warga Desa Beji

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.