Selasa, September 29, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Produsen Tempe Menjes dan Bungkil di Kepanjen Terus Bertahan Meski Terkendala Harga Bahan Baku

Redaksi by Redaksi
Januari 25, 2025 3:42 pm
in Bisnis
Salah satu produsen tempe menjes, Musrifah tetap bertahan meski harga bahan baku fluktuatif. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Salah satu produsen tempe menjes, Musrifah tetap bertahan meski harga bahan baku fluktuatif. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Produsen tempe menjes dan tempe bungkil yang ada di Desa Ngadilangkung, Kecamatan Kepanjen, Kabupaten Malang tetap bertahan meski harga bahan baku dan gas kerap naik.

Usaha produksi tempe menjes dan tempe bungkil yang dimiliki oleh Musrifah ini telah beroperasi sejak awal tahun 2005.

READ ALSO

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Setiap harinya, usaha yang dikelola bersama keluarga ini menghasilkan sekitar 700-800 potong tempe menjes dan 70-80 baki tempe bungkil.

Baca Juga: Tempe Bungkus Plastik vs Bungkus Daun Pisang, Mana yang Lebih Sehat?

Meskipun menghadapi berbagai tantangan, seperti fluktuasi harga kedelai dan kenaikan harga elpiji, Musrifah tetap ulet dalam mengelola bisnisnya. Salah satu cara yang ia lakukan agar tak merugi di saat bahan baku naik adalah mengurangi ukuran tempe.

Karyawan Musrifah mengolah ampas tahu, bahan baku untuk membuat menjes. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
Karyawan Musrifah mengolah ampas tahu, bahan baku untuk membuat menjes. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

“Kalau jualan tempe nggak bisa naik harganya. Jadi ukurannya dikecilkan,” kata Mursifah saat ditemui di tempat produksi tempe menjes dan bungkil miliknya, belum lama ini.

Ia menerangkan, proses pembuatan tempe menjes dimulai dengan pengolahan ampas tahu yang diselep, digiling, kemudian dibentuk dan diproses. Sementara untuk tempe bungkil, bahan baku utama berupa kacang dan kedelai yang dikukus, kemudian dicampur ragi dan dicetak.

Baca Juga: Resep Mendol Olahan Tempe Khas Malang, Enak Gurih Serta Tidak Gampang Hancur

Kedua produk ini sama-sama terbuat dari kedelai. Sementara, harga kedelai sangat fluktuatif. Musrifah mengungkapkan, harga kedelai sempat turun, namun kini kembali naik.

Saat ini, harga kedelai per kilogram mencapai sekitar Rp9 ribu rupiah. Ada kalanya, harga kedelai bisa mencapai Rp12 ribu rupiah per kilogram. Kenaikan harga kedelai ini berpengaruh pada ukuran tempe yang diproduksi.

“Kalau harganya (kedelai) naik ya (ukuran tempe) agak tipis. Kalau harganya turun ya (ukuran tempe) agak tebal,” kata ibu dari tiga orang anak ini.

Hal serupa ia lakukan untuk menyiasati naiknya harga elpiji. Untuk memproduksi tempe menjes dan tempe bungkil, dalam sehari Musrifah membutuhkan empat tabung gas elpiji 3 kilogram.

Sebelumnya, harga satu tabung elpiji ukuran 3 kilogram adalah Rp18 ribu. Kini harga satu tabung naik menjadi 20 ribu rupiah.

Musrifah menjual tempe produksinya di Pasar Gadang. Tempe diantar dalam dua shift, yaitu pukul 00.00 dan pukul 14.00. Tempe bungkil dijual dengan harga Rp15 ribu rupiah per baki, sementara tempe menjes dijual Rp5 ribu per tiga potong.

Musrifah juga mengungkapkan bahwa salah satu kendala utama yang dihadapi adalah pengelolaan limbah. Ia mengatakan limbah yang dihasilkan dari produksi tempe ini untuk dibuang. Selama ini, ia mengatasinya dengan membuat sistem peresapan.

Meski menghadapi berbagai tantangan, usaha produksi tempe ini tetap berjalan dengan baik. Musrifah tak pernah mencatat berapa omzet yang ia hasilkan. Ia hanya bisa memastikan pendapatannya cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, termasuk biaya pendidikan anak.

“Nggak tahu (berapa omzetnya). Pokoknya untung buat sekolahin anak sama kebutuhan sehari hari saja sudah cukup,” tutup Musrifah.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: Aisyah Nawangsari Putri

Editor: Herlianto. A

Tags: kepanjenprodusen tempe menjestempe bungkiltempe menjes

Related Posts

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total
Bisnis

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total

Kamis, 3 Sep 2026
Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya
Bisnis

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Minggu, 23 Agu 2026
Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport
Bisnis

Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport

Sabtu, 22 Agu 2026
Mazda Buka Dealer Pertama di Malang
Bisnis

Mazda Buka Dealer Pertama di Malang

Rabu, 12 Agu 2026
Kos
Advertorial

Rumah Kos Jadi Pilihan Investasi Properti di Malang

Selasa, 4 Agu 2026
Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang
Bisnis

Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang

Kamis, 23 Jul 2026
Next Post
Penanaman pohon oleh Repdem Malang Raya dan Sekawan Andreas. Foto: dok.

Cegah Erosi dan Longsor, Repdem Malang Raya dan Sekawan Andreas Tanam 78 Pohon di Pinggir Sungai Brantas

BERITA POPULER

  • 7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    7 PTN dengan Prodi Kedokteran Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 3 Kecamatan Kabupaten Malang Jadi Kota Sekunder pada 2027

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Rekomendasi Cafe Pinggir Sungai di Malang: Sajikan Tempat Ngopi yang Estetik dan Menyegarkan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.