Rabu, Oktober 14, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Bisnis

Produksi Susu Sapi di Ngantang Merosot Drastis Akibat Wabah PMK

Redaksi by Redaksi
Juni 23, 2022 2:45 pm
in Bisnis
susu sapi

Peternak sapi perah di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, tengah memberi makan ternak sapinya yang sedang menjalani pemulihan pasca terpapar PMK. Foto: Ulul Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Produksi susu sapi di Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang, merosot drastis akibat wabah Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) yang terus meluas.

Data dari KUD Sumbermakmur, yang semula warga bisa menyetor susu hingga 104 ton per hari, kini hanya bisa setor 40 ton per hari.

READ ALSO

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Jumlah penurunan itu nantinya masih berkurang karena ada proses seleksi dari pabrik yang tidak menerima susu terkontaminasi antibiotik. Semakin banyak susu yang terkontaminasi, semakin besar pula nilai kerugian KUD.

Situasi ini diungkapkan Ketua KUD Sumbermakmur, Sugiyono. Dari situasi itu, tak jarang KUD harus membuang susu terkontaminasi antibiotik itu. Sapi perah sendiri memang harus mendapat perawatan suntik antibiotik dengan masa inkubasi total hingga sepekan.

Dalam masa itu, biasanya peternak tidak melakukan pemerahan sapi. Namun berhubung di situasi darurat, petani mau tidak mau tetap harus menyetor susu, meskipun sapinya masih dalam pengaruh obat.

”Kami sebagai KUD juga badan sosial, jadi meski ada susu antibiotik, kami tetap beli. Total ada 5.000 liter susu per harinya terpaksa harus kami buang. Harga per liter kita beli Rp 6 ribu, tinggal dikalikan saja, kerugiannya,” bebernya.

Sebaran virus PMK di Kecamatan Ngantang terbilang sudah luar biasa. Berdasar data dihimpun dari KUD Sumbermakmur per 21 Juni 2022, total sudah ada 8.000 lebih dari total populasi 17.872 ekor sapi perah positif PMK.

Kasus paparan PMK pertama mulai muncul sejak 27 April 2022 di satu dusun. Kini, wabah itu sudah menggejala di13 desa lain. Situasi ini mau tak mau menimbulkan kepanikan. Terlebih, mayoritas warga di sana bergantung hidup dari beternak sapi perah. Ratusan sapi terpapar dan mulai bertumbangan. Total ada sekitar 250 ekor sapi perah di sana mati akibat PMK.

Sejauh ini, selain di Kecamatan Ngantang, ada lima kecamatan di Kabupaten Malang yang melaporkan sebaran PMK seperti Kecamatan Wajak, Gondanglegi, Bululawang, Singosari, dan terbanyak di Kecamatan Ngantang.

Reporter: Ulul Azmy

Editor: Lizya Kristanti

 

 

—
Terima kasih sudah membaca artikel kami. Ikuti media sosial kami yakni Instagram @tugumalangid , Facebook Tugu Malang ID , 
Youtube Tugu Malang ID , dan Twitter @tugumalang_id

 

 

Tags: Headlinekabupaten malangmalangSusu sapi

Related Posts

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total
Bisnis

Satu Juta Sarjana Menganggur, Coach Dr Fahmi: Anak Muda Harus Berani Berwirausaha dan Bekerja Total

Kamis, 3 Sep 2026
Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya
Bisnis

Saham Sawit Menguat di Tengah Karhutla, Ini Penjelasannya

Minggu, 23 Agu 2026
Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport
Bisnis

Mazda Pamerkan 4 Mobil Terbaru di Kota Malang, Ada Mazda 6e Fastback hingga CX-60 Sport

Sabtu, 22 Agu 2026
Mazda Buka Dealer Pertama di Malang
Bisnis

Mazda Buka Dealer Pertama di Malang

Rabu, 12 Agu 2026
Kos
Advertorial

Rumah Kos Jadi Pilihan Investasi Properti di Malang

Selasa, 4 Agu 2026
Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang
Bisnis

Gaya Hidup Mahasiswa Dorong Investasi Rumah Kos Premium di Malang

Kamis, 23 Jul 2026
Next Post
konresa

Konresa, Media Pendengar dan Teman Curhat Remaja Ala Smarihasta

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.