MALANG, Tugumalang.id – Polres Malang mengamankan belasan sepeda motor yang digunakan untuk balap liar. Penindakan dilakukan di kawasan Exit Tol Pakis pada Senin (29/6/2026) dini hari sebagai tindak lanjut atas keluhan warga yang merasa resah dengan aktivitas tersebut.
Kasihumas Polres Malang AKP M Budiono mengatakan, pihaknya menerima laporan dari warga melalui call center 110 pada pukul 01.30. Menindaklanjuti informasi itu, petugas langsung menuju lokasi dan membubarkan aksi balap liar.
“Belasan sepeda motor berhasil diamankan untuk mencegah potensi kecelakaan maupun gangguan kamtibmas akibat aksi balap liar,” kata Budiono.
Baca juga: Motor Balap Liar yang Dibuang Warga Kota Malang ke Sungai Disebut Motor Kontes Melintas, Polisi Selidiki
Seluruh kendaraan yang diamankan kemudian dibawa ke Mapolsek Pakis untuk didata dan diproses sesuai ketentuan yang berlaku. Polisi juga menetapkan sejumlah syarat bagi pemilik kendaraan yang hendak mengambil motornya.
“Pemilik kendaraan kami minta datang bersama orang tua masing-masing dengan membawa surat-surat kendaraan yang lengkap,” kata Budiono.

Ia menambahkan, sebagian dari kendaraan tersebut sudah dimodifikasi, sehingga tidak sesuai dengan spesifisikasi yang ditetapkan. Pemilik harus menyanggupi untuk mengembalikan kendaraannya ke kondisi standar.
Di masa mendatang, patroli di lokasi-lokasi yang rawan dijadikan arena balap liar akan terus ditingkatkan. Budiono mengajak masyarakat untuk tidak ragu melapor apabila menemukan aktivitas yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban.
“Sinergi antara masyarakat dan kepolisian menjadi kunci menciptakan situasi yang aman, nyaman, dan kondusif,” ujar Budiono.
Sementara itu, Kapolsek Pakis AKP Bambang Subinajar mengatakan penindakan tersebut merupakan bagian dari upaya menciptakan keamanan dan keselamatan berlalu lintas, khususnya pada jam-jam rawan yang kerap dimanfaatkan untuk aksi balap liar.
Baca juga: Razia Balap Liar di Depan Stadion Kanjuruhan, Polisi Amankan 236 Sepeda Motor
Selain melakukan penindakan, kepolisian juga memberikan pembinaan kepada para remaja yang terlibat agar memahami risiko balap liar terhadap keselamatan diri sendiri maupun pengguna jalan lainnya.
“Kami tidak hanya melakukan penindakan, tetapi juga pembinaan agar para remaja memahami risiko balap liar terhadap keselamatan diri sendiri maupun orang lain,” pungkas Bambang.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
editor: jatmiko


















