MALANG, Tugumalang.id – Pohon trembesi setinggi 10 meter dengan diameter 80 centimeter tumbang di Jalur Lingkar Barat (Jalibar) Kepanjen. Peristiwa ini terjadi pada Minggu (2/11/2025) sekitar pukul 14.45.
“Hujan deras disertai angin kencang di wilayah Kepanjen diduga memicu pohon tumbang,” ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang, Sadono Irawan.
Tumbangnya pohon ini sempat menutup akses jalan dari arah Malang. Namun saat ini evakuasi pohon tumbang telah selesai dilakukan dan akses jalan sudah Kembali dibuka.

“Pemotongan dan pembersihan pohon tumbang telah selesai. Arus lalu lintas Kembali normal,” kata Sadono.
Baca juga: Tabrak Pohon Trembesi di Kepanjen, Sopir Truk Terjepit
Malam sebelumnya, pada Sabtu (1/11/2025) sekitar pukul 19.37, pohon tumbang juga terjadi di Desa Sumberejo, Kecamatan Pagak, Kabupaten Malang. Tumbangnya pohon karet dengan diameter 50 centimeter dan tinggi 10 meter tersebut juga sempat menutup akses jalan.
“Akses jalan sempat tertutup total,” kata Sadono.
Sebelum terjadi pohon tumbang, hujan deras dan angin kencang melanda wilayah Pagak selama kurang lebih dua jam. Cuaca ekstrem ini diduga memicu terjadinya pohon tumbang.
Baca juga: Cuaca Ekstrem di Malang Selatan Sebabkan Pohon Tumbang dan 4 Rumah Rusak
Selain berdampak pada lalu lintas, pohon tumbang di Pagak ini menimpa kabel milik PT Telkom Indonesia (Persero). Petugas dari instansi terkait telah melakukan penanganan dan perbaikan terhadap kabel tersebut.
“Kami telah melakukan asesmen dan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait,” kata Sadono.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: Aisyah Nawangsari Putri
redaktur: jatmiko





























