Malang, Tugumalang.id – PT Permodalan Nasional Madani (Persero) membuka akses pasar, legalitas usaha, hingga peluang ekonomi keluarga bagi pengusaha ultra mikro di Malang melalui kegiatan pemberdayaan.
Nasabah PNM Mekaar mendapat kesempatan memasarkan produk melalui bazaar. Kegiatan itu juga menyediakan konsultasi pembuatan Nomor Induk Berusaha (NIB) serta informasi peluang rekrutmen PNM bagi keluarga nasabah.
Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo turut hadir dalam dialog dan literasi ekonomi bersama masyarakat. Forum tersebut menjadi ruang bagi pelaku usaha akar rumput untuk menyampaikan pengalaman, kebutuhan, dan tantangan dalam menjalankan usaha.
Bagi salah satu nasabah PNM Mekaar, kegiatan tersebut menjadi bagian dari perjalanan mengembangkan usaha. Ia berharap dapat mengikuti jejak nasabah lain yang berhasil meningkatkan usahanya hingga mendapat apresiasi berupa reward umrah dari PNM.
“Dulu saya tidak membayangkan usaha yang saya jalankan bisa membawa banyak perubahan dalam kehidupan keluarga. Saya belajar pelan-pelan, dari mengelola usaha sampai berani menawarkan produk ke lebih banyak orang. Terima kasih PNM karena sudah menjadi bagian dari perubahan hidup saya. Saya juga punya mimpi, semoga suatu hari bisa berkembang seperti ibu-ibu lainnya dan mendapat kesempatan berangkat umrah. Itu akan menjadi hadiah yang sangat berarti dari perjalanan usaha ini,” ungkapnya.
Baca juga: Dari Pakaian, Buku, hingga 29.000 Pohon: PNM Perluas Makna Pemberdayaan di Masyarakat Akar Rumput
Andreas Eddy Susetyo menilai penguatan ekonomi masyarakat prasejahtera membutuhkan kehadiran berbagai pihak yang mampu membuka akses sekaligus mendengarkan kebutuhan masyarakat secara langsung.
“Masyarakat akar rumput memiliki semangat dan potensi yang besar. Yang dibutuhkan adalah akses, informasi, pendampingan, dan ruang agar usaha mereka dapat terus berkembang. Kehadiran PNM di tengah masyarakat prasejahtera menjadi penting karena manfaat pemberdayaan dapat menyentuh bukan hanya usaha, tetapi juga keluarga dan kesempatan mereka untuk memiliki kehidupan yang lebih baik,” ujar Andreas.
Sekretaris Perusahaan PNM Husein menyampaikan pemberdayaan PNM diarahkan untuk menciptakan lebih banyak pintu pertumbuhan bagi nasabah.
“Kami ingin nasabah tidak hanya mendapatkan modal, tetapi juga memiliki akses untuk memperkenalkan produknya, menguatkan legalitas usaha, memperoleh pengetahuan, bahkan membuka peluang bagi anggota keluarganya. Ketika satu akses terbuka, kami berharap akan lahir kesempatan-kesempatan berikutnya yang membuat keluarga semakin berdaya,” ujar Husein.
Baca juga: PNM Mengajar Siapkan Mental Wirausaha 2.700 Siswa SMK Se-Indonesia
Kegiatan tersebut mempertemukan nasabah dengan akses pengembangan usaha, pengetahuan, kesempatan kerja, serta ruang untuk menyampaikan aspirasi. Produk nasabah PNM Mekaar juga diperkenalkan melalui bazaar dalam kegiatan tersebut.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis PT Permodalan Nasional Madani (Persero)
editor: jatmiko


























