Tugumalang.id – PT PLN Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan Malang (PLN UP3 Malang) terus membuktikan komitmennya dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang aman, andal, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Melalui wawancara eksklusif bersama Irham Thoriq CEO Tugu Media Group, Manager PLN UP3 Malang, Agung Wibowo, mengungkap beragam inisiatif dan langkah konkret PLN dalam mewujudkan listrik sebagai penopang utama pembangunan ekonomi, pertanian, dan gaya hidup modern di Malang Raya.
Baca Juga: Kesigapan PLN UP3 Malang Pastikan Kelancaran Listrik di Penutupan Porprov IX Jawa Timur 2025
1. 100 Persen Rasio Elektrifikasi, Bukti Nyata Pemerataan Energi
PLN UP3 Malang telah berhasil mewujudkan rasio elektrifikasi 100 persen di seluruh wilayah kerjanya, yang mencakup Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Capaian ini merupakan hasil kerja keras dan solusi yang inovatif.

Salah satunya realisasinya UP3 Malang melistriki wilayah Kondang Merak, sebuah wilayah pesisir yang masuk dalam kawasan Perhutani dan tidak memperbolehkan pemasangan tiang listrik.
Baca Juga: PLN UP3 Malang Siaga Total Kawal Pembukaan PORPROV IX Jatim 2025 di Stadion Gajayana
PLN mengatasi tantangan tersebut dengan membangun Saluran Kabel Tegangan Menengah (SKTM), sehingga listrik tetap bisa mengalir tanpa mengganggu konservasi lingkungan.
2. Mendukung Swasembada Pangan: Listrik untuk Pertanian
Menindaklanjuti program nasional Presiden Republik Indonesia untuk swasembada pangan, PLN UP3 Malang telah melakukan kolaborasi langsung dengan para petani, khususnya di wilayah sawah tadah hujan dan kebun hortikultura.

Sebelumnya, para petani menggunakan pompa diesel untuk irigasi, yang biayanya tinggi dan tidak ramah lingkungan. Dengan mengalihkan ke pompa listrik, biaya operasional turun drastis — dari sekitar Rp200.000 menjadi hanya Rp20.000 per sesi irigasi 4–5 jam.
Investasi yang dikeluarkan pun relatif sama dengan pompa diesel, namun dengan efisiensi jauh lebih tinggi.
PLN mendukung percepatan Agriculture Electrifiying sebagai contoh Di Banyuwangi, listrik digunakan untuk menyinari kebun buah naga agar proses fotosintesis tetap berlangsung pada malam hari.
3. Electrifying Agriculture: Layanan Listrik Khusus untuk Petani
Program unggulan Electrifying Agriculture memungkinkan setiap petani, baik perorangan maupun kelompok tani, untuk mengajukan pasang baru layanan listrik khusus untuk kegiatan pertanian.
PLN melayani kebutuhan ini dengan proses yang cepat dan bersahabat, demi mendukung produktivitas dan keberlanjutan ekonomi sektor agrikultur.
4. Energi Terbarukan: PLTS Atap Semakin Diminati
PLN UP3 Malang juga terus mendukung penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT), khususnya melalui pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap.
Hingga pertengahan 2025, lebih dari 500 pelanggan di Malang telah memasang PLTS atap untuk menekan konsumsi energi PLN dan berkontribusi pada pengurangan emisi karbon.
Meski daya yang dihasilkan fluktuatif tergantung cuaca, pelanggan tetap mendapatkan manfaat dari penurunan tagihan listrik dan citra lingkungan yang positif. Proses pengajuan pembangunan PLTS pun kini semakin mudah melalui aplikasi PLN Mobile.
5. Transportasi Hijau: SPKLU dan Home Charging Tersedia
Menyambut era kendaraan listrik, PLN UP3 Malang secara aktif membangun ekosistem EV (Electric Vehicle) di wilayah Malang Raya.
Saat ini, terdapat 47 SPKLU (Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum) tersebar di berbagai titik strategis — termasuk di kantor PLN UP3 Malang yang buka 24 jam dan berlokasi dekat kawasan wisata Kayutangan.
Ke depannya mungkin PLN juga akan menjalin kerja sama dengan retail modern seperti Alfamart dan Indomaret, memungkinkan masyarakat melakukan pengisian daya EV sambil berbelanja.
Untuk mendukung kenyamanan pengguna EV di rumah, PLN menyediakan layanan home charging dan pasang baru khusus untuk kebutuhan kendaraan listrik, dengan permintaan rata-rata 30 pelanggan baru setiap bulan.
6. Transformasi Digital: PLN Mobile dan Layanan Siaga 24 Jam
Sejak tahun 2019, PLN telah menjalankan program transformasi digital untuk menjawab kebutuhan zaman dan meningkatkan customer experience.
Lewat aplikasi PLN Mobile, pelanggan bisa mengakses berbagai layanan seperti pelaporan gangguan, permohonan pasang baru, pembelian token, dan layanan teknis lainnya dengan cepat dan mudah.
“Ketika ada gangguan, pelanggan tidak perlu lagi menelepon atau datang ke kantor. Cukup klik di aplikasi PLN Mobile. Kami standby 24 jam untuk merespons,” tegas Agung.
PLN UP3 Malang didukung oleh 107 tim lapangan dan 404 personel, termasuk vendor mitra kerja dari PT PLN Electricity Services, yang bertugas untuk melakukan perbaikan gangguan, perabasan pohon, pemeliharaan jaringan, dan layanan teknis lainnya.
7. Program Inovatif VIBES: Rumah Tak Pernah Padam
PLN UP3 Malang saat ini tengah mengembangkan program bernama VIBES ( Virtual Power Plant Battery Energy Storage system dan Solar PV ), yaitu sistem cadangan listrik menggunakan baterai yang terhubung dengan PLTS atap dan disewakan kepada pelanggan. Jika terjadi gangguan, sistem ini akan otomatis menyuplai listrik ke rumah pelanggan tanpa padam.
Program ini dirancang agar 1.000 rumah tangga menjadi pilot project, dengan sistem pemantauan digital yang memberi notifikasi langsung ke PLN jika terjadi gangguan.
Selain menjamin kenyamanan pelanggan, program ini juga mendorong efisiensi dan penggunaan energi bersih. Saat ini, program VIBES telah dipresentasikan dan sedang menunggu persetujuan dari Kantor Pusat PLN.
CEO Tugu Media Group Irham Thoriq yang juga sebagai podcaster di acara tersebut membahas soal banyak hal mulai dari soal kelistrikan, inovasi PLN hingga peran PLN untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Terimakasih Pak Agung, telah memberikan informasi menarik bagi warga Malang. Semoga PLN semakin lebih baik ke depannya,” ucap Irham Thoriq dalam acara tersebut.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis PLN UP3 Malang
Editor: Herlianto. A





























