Malang, Tugumalang.id – PT PLN (Persero) menggelar Apel Siaga Natal dan Tahun Baru (Nataru) sebagai bentuk kesiapan menjaga keandalan pasokan listrik selama perayaan Natal dan pergantian tahun. Apel siaga tersebut diikuti jajaran manajemen, pegawai, serta personel teknis PLN, dan dilaksanakan secara hybrid yang terhubung langsung dengan Direktur Distribusi PT PLN (Persero).
Apel Siaga Nataru menjadi langkah strategis PLN untuk memastikan pelayanan kelistrikan tetap optimal di tengah meningkatnya kebutuhan listrik masyarakat. Selama periode siaga, PLN menyiapkan personel yang berjaga 24 jam, peralatan pendukung, serta sistem pengamanan kelistrikan guna mengantisipasi potensi gangguan.
Fokus Pengamanan Listrik di Objek Vital
Direktur Distribusi PT PLN (Persero), Arsyadany Ghana Akmalaputri, dalam amanatnya menegaskan komitmen PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pada momen hari besar keagamaan dan pergantian tahun.
“PLN berkomitmen memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya pada momen hari besar keagamaan dan pergantian tahun. Fokus pengamanan kelistrikan dilakukan pada objek vital seperti tempat ibadah, pusat keramaian, fasilitas kesehatan, serta infrastruktur strategis lainnya,” ujar Arsyadany.
Baca juga: PT PLN UP3 Malang Gelar Apel Siaga Idul Adha 1446 H, Pastikan Kendala Listik Terjaga di Lokasi Strategis
Ia juga menekankan pentingnya pengawalan kegiatan Natal dan Tahun Baru 2026 agar masyarakat dapat beribadah dan merayakan pergantian tahun dengan kondisi kelistrikan yang andal dan tangguh. Koordinasi dengan BMKG terus dilakukan untuk mengantisipasi kondisi cuaca yang berpotensi menghambat pendistribusian listrik.
Kesiapan Sistem Kelistrikan UP3 Malang
Pada kesempatan yang sama, Assistant Manager Jaringan PLN UP3 Malang, Vandy Faizal Putra, menyampaikan bahwa proyeksi sistem kelistrikan di wilayah UP3 Malang berada dalam kondisi aman.
“Kesiapan proyeksi kelistrikan sistem UP3 Malang dalam kondisi aman dengan daya mampu 950 MVA, beban puncak 536 MW atau 56 persen, serta cadangan daya 414 MW atau 44 persen,” jelasnya.
Vandy juga mengingatkan seluruh petugas untuk tetap mengutamakan keselamatan kerja mengingat kondisi cuaca yang tidak menentu. Siaga kelistrikan Natal dan Tahun Baru 2026 dilaksanakan mulai 15 Desember 2025 hingga 8 Januari 2026, dengan fokus pengamanan di 65 lokasi objek vital yang meliputi rumah ibadah, zona transportasi, zona pertahanan, zona pemerintahan, rumah sakit, dan lokasi wisata.
Baca juga: PT PLN UP3 Malang Gelar Bersih-Bersih Massal Usai Apel Siaga Idul Adha 1446 H
Personel, Peralatan, dan Layanan Siaga 24 Jam
Dalam mendukung kesiapan tersebut, PLN UP3 Malang mengerahkan sumber daya secara optimal, dengan rincian 177 personel PLN dan 404 personel pelayanan teknik. Selain itu, disiagakan 43 unit mobil, 69 unit sepeda motor, 2 unit mobil PDKB, 1 unit mobil crane, dan 1 unit mobil skylift.
PLN juga menyiapkan peralatan pendukung suplai listrik berupa 30 unit UGB, 8 unit UPS, dan 5 unit genset mobile, serta material cadang gangguan dalam jumlah yang mencukupi. Seluruh langkah ini dibarengi dengan penekanan penerapan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) bagi seluruh petugas lapangan.
Selain kesiapan teknis, PLN mengoptimalkan operasional posko siaga dan layanan pengaduan pelanggan selama periode Nataru. Masyarakat dapat melaporkan gangguan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile yang siap melayani selama 24 jam.
Melalui Apel Siaga Natal dan Tahun Baru ini, PLN menegaskan komitmennya untuk menghadirkan pasokan listrik yang andal, aman, dan berkelanjutan, sehingga masyarakat dapat merayakan Natal dan Tahun Baru dengan nyaman dan penuh kebahagiaan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis PLN UP3 Malang
redaktur: jatmiko





























