Tugumalang.id – Perum Jasa Tirta I (PJT I) membagikan praktik penguatan organisasi dan pengelolaan kinerja kepada Perumda Tirta Kanjuruhan dalam kunjungan studi banding di Kantor Pusat PJT I, Malang, Selasa (29/9/2026). Berbagai praktik yang dibahas mencakup penataan struktur organisasi dan tata kerja, pengelolaan kinerja berbasis Key Performance Indicator (KPI), hingga pemanfaatan sistem digital melalui E-KPI.
Kunjungan tersebut diikuti jajaran Perumda Tirta Kanjuruhan yang dipimpin Direktur Utama Syamsul Hadi dan diterima Direktur Operasional PJT I Milfan Rantawi bersama jajaran manajemen. Pertemuan tersebut menjadi ruang berbagi pengalaman dan perspektif mengenai pengembangan organisasi serta penguatan tata kelola perusahaan.
PJT I Bagikan Praktik Penataan Organisasi dan Tata Kerja
Salah satu materi yang dibahas PJT I berkaitan dengan struktur organisasi dan tata kerja. Materi tersebut disampaikan Divisi Human Capital dengan membahas pengaturan fungsi, kewenangan, serta koordinasi antarunit kerja.
Baca Juga: Upaya Baru PJT I Bangun Ketahanan Air Nasional di Wilayah Sungai Bali-Penida
Penataan tersebut menjadi bagian penting dalam memastikan setiap unit memiliki peran yang jelas dan dapat bekerja secara terkoordinasi untuk mendukung sasaran perusahaan. Struktur organisasi dan tata kerja juga perlu terus dikembangkan agar organisasi mampu menyesuaikan diri dengan kebutuhan perusahaan.
Dalam pengelolaan sumber daya air, organisasi yang adaptif dan terukur menjadi bagian penting untuk mendukung pelaksanaan tugas perusahaan. Pembagian fungsi dan kewenangan yang jelas dapat membantu memperkuat koordinasi sekaligus menjaga agar pekerjaan berjalan sesuai sasaran yang telah ditetapkan.
Praktik yang dipaparkan Perum Jasa Tirta I tersebut menjadi bahan pembelajaran bagi Perumda Tirta Kanjuruhan dalam melihat pendekatan pengembangan organisasi dan tata kerja di lingkungan perusahaan.
Pengelolaan Kinerja PJT I Didukung KPI dan E-KPI

Selain penataan organisasi, PJT I juga membagikan praktik pengelolaan kinerja melalui Key Performance Indicator (KPI). Materi tersebut dipaparkan Sub Divisi Manajemen Risiko dan Kinerja PJT I.
KPI digunakan untuk menerjemahkan sasaran perusahaan ke dalam indikator kinerja yang terukur pada setiap unit kerja. Dengan indikator tersebut, pencapaian kinerja dapat dipantau dan dievaluasi secara sistematis.
Baca Juga: PJT I Tegaskan Warga Sekitar Gratis Lewat Bendungan Lahor
Pengelolaan KPI di PJT I turut didukung digitalisasi melalui E-KPI. Sistem tersebut memungkinkan data kinerja dikelola secara terpusat dan dipantau secara real time. Pemanfaatan sistem digital mendukung akurasi dan konsistensi evaluasi sekaligus menyediakan informasi kinerja bagi kebutuhan manajemen.
Digitalisasi E-KPI juga mendukung pengelolaan informasi kinerja secara lebih efektif dan efisien. Data yang dikelola melalui sistem tersebut menjadi bagian dari proses evaluasi kinerja dan penyediaan informasi bagi manajemen. Praktik pemanfaatan teknologi tersebut menjadi salah satu bagian dari pengembangan perusahaan, termasuk dalam konteks transformasi digital PJT I.
Praktik pengelolaan KPI dan E-KPI tersebut menjadi salah satu pengalaman PJT I yang dibagikan dalam forum studi banding bersama Perumda Tirta Kanjuruhan. Pembahasan ini melengkapi materi mengenai struktur organisasi dan tata kerja yang disampaikan sebelumnya.
PJT I Buka Ruang Berbagi untuk Penguatan Tata Kelola
Penguatan organisasi dan pengelolaan kinerja merupakan dua aspek yang saling berkaitan dalam membangun perusahaan yang mampu bekerja secara terarah. Struktur dan tata kerja memberikan kerangka bagi pembagian fungsi, sementara KPI membantu menerjemahkan sasaran perusahaan ke dalam ukuran kinerja yang dapat dipantau.
Bagi PJT I, penguatan internal tersebut juga mendukung pelaksanaan mandat pengelolaan sumber daya air agar berjalan semakin terarah dan responsif terhadap kebutuhan perusahaan maupun masyarakat.
Kunjungan studi banding Perumda Tirta Kanjuruhan sekaligus membuka ruang dialog mengenai praktik pengembangan organisasi dan pengelolaan kinerja. Pertukaran pengalaman antarlembaga menjadi ruang pembelajaran untuk melihat pendekatan yang diterapkan dalam pengelolaan organisasi dan kinerja perusahaan.
Melalui forum berbagi tersebut, PJT I terus membuka ruang kolaborasi dan pembelajaran untuk memperkuat tata kelola, membangun organisasi yang adaptif, serta mendorong pengelolaan kinerja yang semakin terukur.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: Rilis PJT I
Editor: Herlianto. A


















