MALANG, Tugumalang.id – Program studi (Prodi) Pendidikan Guru Anak Usia Dini (PG PAUD) Universitas PGRI Kanjuruhan Malang (Unikama) menunjukkan komitennya dalam melastarikan budaya di Jawa Timur, melalui permainan tradisional yang difokuskan pada anak usia dini.
Hal itu dibuktikan melalui keterlibatan Kepala Prodi PG PAUD Unikama, Dr. Siti Muntomimah, M.Pd sebagai juri Lomba Guru Permainan Tradisional yang merupakan bagian dari ajang Gelar Kreativitas PAUD Muslimat NU Jawa Timur.
Baca Juga: 5 Pesan Penting Rektor Unikama untuk Wisudawan 2025
Lomba tersebut dilaksanakan Yayasan Pendidikan Muslimat NU Bina Bakti Wanita pada Senin (19/5/2025) lalu, bertempat di Kantor Muslimat NU Kabupaten Malang.

“Permainan tradisional adalah warisan budaya yang harus terus dihidupkan dalam pembelajaran PAUD karena sarat dengan nilai edukasi dan karakter,” tutur Siti Muntomimah.
Penyelenggaraan lomba tersebut adalah mendorong pelestarian permainan tradisional sebagai sarana edukasi yang menyenangkan dan mendidik bagi anak usia dini.
Baca Juga: Unikama Gencarkan Literasi Teknologi di Kalangan Akademisi
Kegiatan Lomba PAUD Muslimat NU diikuti para guru PAUD dari berbagai wilayah yang ada di Jawa Timur. Para peserta menampilkan aneka kreasi dalam memadukan permainan tradisional, seperti congklak, gobak sodor, dan engklek dalam aktivitas pembelajaran sehari-hari.

Inovasi tersebut dilakukan para guru dalam mengadaptasi permainan tersebut menjadi penilaian utama dalam lomba ini.
Lebih lanjut, Siti menekankan pentingnya peran guru dalam menciptakan pembelajaran yang tidak hanya menghibur. Tetapi juga menanamkan nilai budaya kepada anak-anak di tengah pesatnya pengaruh teknologi masa kini.
“Guru PAUD harus terus berinovasi agar anak-anak tidak kehilangan jejak budaya bangsa di era digital,” tegasnya.
Kehadiran Prodi PG PAUD Unikama dalam Lomba PAUD Muslimat NU menjadi refleksi sekaligus wujud komitmen lembaga terhadap perkembangan pendidikan anak usia dini, yang lebih menyeluruh dan berkarakter.
Berkolaborasi bersama organisasi kemasyarakatan seperti Muslimat NU, Unikama memperluas kontribusinya dalam pengembangan pendidikan berbasis budaya. Sekaligus memperkuat peran akademisi dalam mendukung praktik pendidikan yang relevan di tengah masyarakat.
Informasi lebih lanjut seputar Unikama, dapat diakses melalui laman unikama.ac.id.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























