Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pendidikan

Perlunya Investasi Pendidikan untuk Raih Generasi Emas

Redaksi by Redaksi
Juni 25, 2021 3:21 pm
in Pendidikan
Ditjen Dikti, Prof Ir Nizam MSc DIC PhD. Foto: tangkapan layar

Ditjen Dikti, Prof Ir Nizam MSc DIC PhD. Foto: tangkapan layar

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Ditjen Dikti) Republik Indonesia mengatakan bahwa untuk mencapai generasi emas, membutuhkan investasi di bidang pendidikan yang tidak sedikit.

“Kalau kita melihat keberhasilan Korea Selatan, Jepang, Tiongkok, di balik itu semua ada kesungguhan, kerja keras, hingga kesadaran. Tidak hanya kesadaran pemerintah atau negara, tapi juga kesadaran bangsa untuk investasi di bidang pendidikan,” terang Ditjen Dikti, Prof Ir Nizam MSc DIC PhD, saat mengisi materi dalam acara Fellowship Jurnalisme Pendidikan (FJP) Batch 2 yang digagas oleh Gerakan Wartawan Peduli Pendidikan (GWPP) dan PT Paragon Technology and Innovation, pada Jumat (25/06/2021).

READ ALSO

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Nizam mengatakan, di Korea Selatan untuk kesadaran investasi di bidang pendidikan itu sudah tinggi. Bahkan investasi para orang tua sudah di atas 35 persen atau sepertiga lebih penghasilan orang tua. “Ini anak-anaknya harus sekolah dengan baik, dibiayai hingga perguruan tinggi,” tuturnya.

Sayangnya, lanjut dia, kesadaran untuk berinvestasi inilah yang kurang dimiliki masyarakat Indonesia. “Kita semua sadar pendidikan itu penting, tapi ketika kita berbicara siapa yang membiayai itukan urusannya pemerintah. Itulah yang menjadi mindset kita untuk maunya semua gratis, tapi naik pajak juga walaupun cuma 1 persen jadi ribut semua,” ungkapnya.

“Di Eropa seperti Finlandia itu semua gratis, tapi pajaknya bisa sampai 40-60 persen. Inilah kesadaran demografi kita masih kesadaran menuntut hak, belum ada kesadaran memenuhi kewajiban. Kewajiban kita adalah mendidik anak-anak kita, kewajiban kita melakukan investasi di pendidikan, tapi ketika diminta untuk investasi di pendidikan malah turun ke jalan,” sambungnya.

Dia juga mencontohkan,  kasus kenaikan SPP di perguruan tinggi juga merupakan investasi di bidang pendidikan. “Kasus SPP perguruan tinggi itu naik Rp 100 ribu, itu demonya se-Indonesia. Padahal ketika ketika ke Starbucks Rp 100 ribu dikeluarkan begitu mudahnya,” sebutnya.

Dia mengatakan, jika pemungutan pajak di Indonesia belum berhasil terserap 100 persen, maka tidak mungkin untuk mendapatkan kualitas pendidikan yang baik. “Di luar negeri seolah-olah terlihat mudah, tapi kita lupa proses dan inginnya instan tanpa mau tahu kalau ini perlu kerja keras,” pungkasnya.

Reporter: Rizal Adhi

Editor: Lizya Kristanti

Related Posts

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus
Pendidikan

Kemenag Rumuskan Arah Talenta Connect, PERMATA PTKI Bentuk Pengurus

Senin, 12 Okt 2026
Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM
Pendidikan

Peluang Karier Industri Sepak Bola Dibahas di I League Goes to Campus UMM

Senin, 12 Okt 2026
ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan
Advertorial

ITN Malang Siapkan Kawasan Industri Baru di Pasuruan

Minggu, 11 Okt 2026
UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji
Advertorial

UIN Maliki Malang Buka Dua Prodi Baru, Ekonomi Syariah dan Manajemen Haji

Sabtu, 10 Okt 2026
Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang
Advertorial

Ta’aruf Qur’ani ke-24 Diikuti 646 Mahasiswa UIN Maliki Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang
Advertorial

Ratusan Pelajar Jatim Ikuti LKBB Cakra 2 SMKN 2 Malang

Sabtu, 10 Okt 2026
Next Post
Dituding Politis, Lomba Desa Pancasila Diprotes DPC PKB Kabupaten Malang

Dituding Politis, Lomba Desa Pancasila Diprotes DPC PKB Kabupaten Malang

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.