MALANG, Tugumalang.id – Dalam rangka memperluas jejaring internasional, Universitas Negeri Malang (UM) menjalin kolaborasi dengan National Institute of Technology, Kagoshima College Jepang.
Kedua perguruan tinggi menjalin pertemuan dalam agenda Academic Partnership Discussion bertempat di Aula Graha Rektorat Lantai 1 UM pada Selasa (3/3/2026).
Kunjungan yang dilakukan National Institute of Technology Kagoshima College berfokus pada penjajakan kolaborasi riset teknologi, praktik akademik, dan pertukaran pelajar.
Baca Juga: Calon Mahasiswa Wajib Tahu! Ini Cara Mendapatkan Golden Ticket Masuk Universitas Negeri Malang
Direktur UPT Kantor Urusan Internasional UM, Sari Karmina, S.Pd, M.Pd, Ph.D menyampaikan apresiasi atas inisiasi kerja sama tersebut.
“Terima kasih atas inisiasi Kagoshima College untuk bekerja sama dengan UM. Dalam pertemuan ini, kita perlu mendiskusikan hal-hal penting, di antaranya penelitian gabungan dan praktik pengajaran,” kata Sari.
Penelitian Gabungan dan Praktik Pengajaran
Sementara pihak delegasi Kagoshima College, Prof. Naoko Yamada dalam pertemuan tersebut memaparkan filosofi pendidikan kampusnya. Filosofi yang ditekankan oleh Kagoshima College adalah berorientasi pada penguatan kompetensi teknisi masa depan.
“Filosofi pendidikan kami adalah untuk mengembangkan insinyur masa depan yang akan menciptakan teknologi. Pelatihan praktis dan pembelajaran langsung mereka dimulai dengan pembelajaran di laboratorium pada tahun-tahun pertama,” jelasnya.
“Selain itu, kami juga menjalankan proyek berbasis pelajaran dan mengembangkan mata pelajaran, studi bahasa, dan antar budaya,” tambah Prof. Naoko Yamada.
Baca Juga: Calon Mahasiswa Wajib Tahu! Ini Cara Mendapatkan Golden Ticket Masuk Universitas Negeri Malang
Menurutnya, pembelajaran berbasis laboratorium sejak tahun pertama, proyek berbasis mata kuliah, serta penguatan bahasa dan kompetensi interkultural menjadi kunci mencetak insinyur berdaya saing global.
Selain riset bersama, Kagoshima College menawarkan Online Exchange Classes, Global Camp in February, serta Short Program in NTI High School, Sweden.
Pengiriman Siswa ke Jepang dengan Skema Pendanaan Terukur
Wakil Dekan I Fakultas Vokasi UM, Dr. Yuni Rahmawati, S.T, M.T mengatakan minat pada program pertukaran daring. SMA Laboratorium UM juga mempertimbangkan pengiriman siswa ke Jepang dengan skema pendanaan terukur.
Kolaborasi ini dinilai strategis dalam mendukung internasionalisasi pendidikan tinggi, peningkatan kualitas vokasi, dan penguatan inovasi teknologi.
Langkah ini dirasa sejalan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) khususnya SDG 4 Pendidikan Berkualitas dan SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan.
Melalui kolaborasi ini, UM menegaskan komitmennya memperluas jejaring global demi mencetak talenta teknologi yang adaptif dan kompetitif di kancah internasional.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Bagus Rachmad Saputra
Editor: Herlianto. A





























