Malang, Tugumalang.id – Keluarga besar Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang) mengawali tahun 2026 dengan penuh rasa syukur melalui Ibadah dan Perayaan Natal 2025. Kegiatan yang digelar di Aula Kampus 1 ITN Malang, Senin (05/01/2026), terasa istimewa karena berlangsung sehari setelah peringatan Dies Natalis ITN Malang ke-57 yang jatuh pada 4 Januari 2026.
Suasana hangat dan khidmat mewarnai kebersamaan sivitas akademika yang terdiri dari dosen, tenaga kependidikan, mahasiswa, Perkumpulan Pengelola Pendidikan Umum dan Teknologi Nasional (P2PUTN), para purna tugas, hingga mitra institusi. Tahun ini, perayaan Natal mengusung tema “C-Light: Christmas – Love in God, Harmony Together”, yang disampaikan secara mendalam melalui khotbah oleh Romo Daniel Aji Kurniawan, PR, dan ditutup dengan doa berkat oleh Pdt. Agus Ertinus, S.Th.
Refleksi dan Harapan di Awal Tahun 2026
Rektor ITN Malang, Awan Uji Krismanto, ST., MT., Ph.D., dalam sambutannya mengajak seluruh keluarga besar ITN Malang untuk mensyukuri perjalanan sepanjang 2025 sekaligus menatap tahun 2026 dengan semangat optimisme. Ia menegaskan bahwa tema “C-Light” menjadi panggilan untuk menyatukan visi dan langkah dalam membangun institusi.
“Mengawali tahun 2026 patut kita ucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa. Momen ini menjadi sangat istimewa karena masih dalam suasana Dies Natalis ITN Malang ke-57. Semoga ITN Malang senantiasa diberkahi dan semakin baik, serta menjadi institut teknologi yang terkemuka di Indonesia,” tuturnya.
Rektor juga mengingatkan bahwa tantangan global dan nasional yang penuh ketidakpastian tidak boleh mengendurkan fokus ITN Malang pada agenda strategis institusi, mulai dari penerimaan mahasiswa baru, pelaksanaan ujian akhir semester, hingga agenda pemilihan rektor dan wakil rektor di akhir tahun 2026.
“Kita bersama berdoa agar ITN Malang senantiasa diberkati dan diberikan pemimpin yang semakin baik ke depannya, sehingga mampu membawa ITN menjadi lebih maju,” ungkapnya.
Harmoni dan Solidaritas sebagai Kekuatan Institusi
Senada dengan hal tersebut, Ketua P2PUTN, Ir. Kartiko Ardi Widodo, MT., menyampaikan apresiasi atas kerukunan dan kebersamaan yang terus terjaga di lingkungan ITN Malang. Menurutnya, wajah baru ITN Malang perlu diiringi dengan semangat dan energi baru seluruh sivitas akademika.
“Berbagai bencana alam yang terjadi belakangan ini menjadi pengingat bagi kita semua. Kekuatan sebuah lembaga tidak hanya terletak pada sumber daya fisik, tetapi pada energi untuk saling menguatkan satu sama lain,” ujarnya.
Baca juga: Semarak Natal 2025 Gereja St. Thomas Aquinas ITN Malang: Menghadirkan Keselamatan dalam Keluarga
Ia mengajak seluruh keluarga besar ITN Malang untuk memperkuat gotong royong, saling percaya, dan saling peduli dalam menghadapi tantangan tahun 2026 dengan optimisme dan solidaritas.
“Dengan kebersamaan yang kuat, saya yakin ITN Malang mampu melewati masa-masa sulit dan terus bergerak maju membangun masa depan yang lebih baik,” pungkasnya.
Natal sebagai Momentum Berbagi dan Kepedulian
Ketua Panitia Natal, Ir. Maranatha Wijayaningtyas, ST., MMT., Ph.D., IPU., ASEAN Eng., menjelaskan bahwa tema “C-Light” bukan sekadar akronim, melainkan refleksi nyata terang kasih Kristus dalam kehidupan sehari-hari di lingkungan kampus yang majemuk.
“ITN Malang adalah miniatur Indonesia dengan keberagaman yang kuat. Natal menjadi momentum untuk memperkuat toleransi dan kebersamaan. Selain ibadah, kami juga berbagi kasih melalui bingkisan untuk 16 purna tugas, serta merencanakan agenda bakti sosial yang akan dilaksanakan pada Januari ini,” jelasnya.
Baca juga: Rayakan Natal, Rektor ITN Malang Ajak Sivitas Akademika Sambut Tahun 2025 dengan Semangat Baru
Ia berharap ITN Malang terus bertumbuh menjadi institusi pendidikan tinggi yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing global, serta konsisten memberikan kontribusi nyata melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Tak sekadar perayaan seremonial, ibadah Natal ini juga menjadi ruang refleksi bersama. Jajaran pimpinan dan sivitas akademika memanjatkan doa khusus bagi keselamatan bangsa Indonesia di tengah tantangan alam dan situasi geopolitik 2026 yang penuh ketidakpastian. Acara kemudian ditutup dengan suasana hangat melalui sesi ice breaking dan tebak gambar yang menghadirkan keceriaan dan kebersamaan seluruh hadirin.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Sumber: RIlis ITN Malang
redaktur: jatmiko





























