Jumat, Agustus 28, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Pentingnya Pola Asuh Anak: Teori Baumrind hingga Attachment Theory

Redaksi by Redaksi
September 3, 2025 2:35 pm
in Tugu Sehat
Pola Asuh: Fondasi Awal Dunia Psikologis Anak.
sumber: pinterest

Pola Asuh: Fondasi Awal Dunia Psikologis Anak. sumber: pinterest

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Setiap anak lahir dengan potensi dan keunikan masing-masing. Namun, cara mereka tumbuh dan berkembang sangat dipengaruhi oleh pola asuh orang tua. Pola asuh bukan hanya soal disiplin atau kasih sayang, melainkan juga membentuk cara anak memandang diri, dunia, serta hubungan sosialnya.

Dalam psikologi perkembangan, pola asuh menjadi salah satu aspek penting yang menentukan kualitas perkembangan emosional, sosial, hingga kognitif anak. Karena itu, memahami pola asuh dan dampaknya bukan hanya penting bagi orang tua, tetapi juga guru, psikolog, maupun siapa saja yang peduli pada tumbuh kembang anak.

READ ALSO

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Teori Pola Asuh Diana Baumrind

Salah satu tokoh paling berpengaruh dalam studi pola asuh adalah Diana Baumrind, seorang psikolog klinis dan perkembangan. Ia mengidentifikasi empat tipe pola asuh dasar, yaitu:

  • Authoritative (Otoritatif): Seimbang antara aturan dan kehangatan. Orang tua tegas, tapi tetap terbuka pada pendapat anak.

  • Authoritarian (Otoriter): Menekankan ketaatan dengan disiplin ketat, namun kurang responsif pada kebutuhan emosional anak.

  • Permissive (Memanjakan): Sangat responsif tapi minim tuntutan. Anak diberi kebebasan tanpa batas jelas.

  • Neglectful (Mengabaikan): Orang tua cenderung tidak terlibat, minim tuntutan maupun respons emosional.

Menurut Baumrind, pola asuh otoritatif biasanya menghasilkan anak yang mandiri, percaya diri, dan mampu bersosialisasi. Sebaliknya, pola asuh otoriter atau permisif bisa menimbulkan masalah seperti rendahnya harga diri, kesulitan mengendalikan emosi, hingga perilaku kurang disiplin.

Baca juga: Mahasiswa Fakultas Psikologi UM Berikan Sosialisasi Pola Asuh Anak Era Digital untuk Orang Tua

Attachment Theory: Ikatan Emosional yang Menentukan

Selain Baumrind, teori keterikatan atau attachment theory dari John Bowlby dan Mary Ainsworth juga penting dalam memahami hubungan orang tua dan anak.

Bowlby menekankan bahwa ikatan emosional awal antara anak dan pengasuh utama membentuk “model kerja internal” yang memengaruhi kepercayaan diri, stabilitas emosi, dan kemampuan membangun hubungan sehat.

Mary Ainsworth kemudian memperkaya teori ini dengan mengidentifikasi empat pola keterikatan anak:

  • Secure attachment (Terikat aman): Anak merasa aman karena orang tua konsisten dan responsif.

  • Anxious-ambivalent attachment (Cemas-ambivalen): Anak cenderung ragu apakah kebutuhannya akan terpenuhi.

  • Avoidant attachment (Menghindar): Anak menutup diri karena kebutuhan emosionalnya kurang terpenuhi.

  • Disorganized attachment (Tidak teratur): Pola keterikatan kacau, biasanya dialami anak yang mengalami trauma atau pengabaian.

Mengapa Pola Asuh Penting untuk Mental Sehat Anak?

Pola asuh adalah pondasi utama pembentukan karakter dan mental sehat anak. Orang tua yang menerapkan pola asuh seimbang tidak hanya membantu anak sukses secara akademik, tetapi juga membekalinya dengan:

  • Kemampuan mengelola emosi

  • Kepercayaan diri yang kuat

  • Keterampilan membangun hubungan sehat

  • Daya tahan menghadapi tantangan hidup

Baca juga: Ini Pola Asuh Anak yang Patut Ditiru

Di tengah dinamika sosial dan tekanan zaman modern, pola asuh yang penuh pengertian, konsisten, dan responsif menjadi kunci untuk melahirkan generasi yang cerdas, tangguh, serta berkarakter baik.\

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Nama penulis: Maysa Ayu Raddina (Magang)
redaktur: jatmiko

Tags: ParentingPola AsuhPsikologi PerkembanganTumbuh Kembang Anak

Related Posts

Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Tugu Sehat

Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat, 31 Jul 2026
Duduk Terlalu Lama Bisa Berdampak Buruk, Ini Cara Sederhana Menguranginya
Tugu Sehat

Duduk Terlalu Lama Bisa Berdampak Buruk, Ini Cara Sederhana Menguranginya

Senin, 20 Jul 2026
Next Post
Destinasi wisata di Wagir, Kabupaten Malang yang menarik untuk dikunjungi./Foto: Google Review Pondok Wisata Latar Ombo.

Menyelami Pesona Destinasi Wisata di Wagir Malang: Tempat Wisata Asri dan Instagramable

BERITA POPULER

  • Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    Meriah Hingga Akhir Bulan, Jadwal Karnaval Malang Raya 26 -31 Agustus 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.