Senin, Oktober 12, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Pentingnya Pola Asuh Anak: Teori Baumrind hingga Attachment Theory

Redaksi by Redaksi
September 3, 2025 2:35 pm
in Tugu Sehat
Pola Asuh: Fondasi Awal Dunia Psikologis Anak.
sumber: pinterest

Pola Asuh: Fondasi Awal Dunia Psikologis Anak. sumber: pinterest

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Setiap anak lahir dengan potensi dan keunikan masing-masing. Namun, cara mereka tumbuh dan berkembang sangat dipengaruhi oleh pola asuh orang tua. Pola asuh bukan hanya soal disiplin atau kasih sayang, melainkan juga membentuk cara anak memandang diri, dunia, serta hubungan sosialnya.

Dalam psikologi perkembangan, pola asuh menjadi salah satu aspek penting yang menentukan kualitas perkembangan emosional, sosial, hingga kognitif anak. Karena itu, memahami pola asuh dan dampaknya bukan hanya penting bagi orang tua, tetapi juga guru, psikolog, maupun siapa saja yang peduli pada tumbuh kembang anak.

READ ALSO

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Teori Pola Asuh Diana Baumrind

Salah satu tokoh paling berpengaruh dalam studi pola asuh adalah Diana Baumrind, seorang psikolog klinis dan perkembangan. Ia mengidentifikasi empat tipe pola asuh dasar, yaitu:

  • Authoritative (Otoritatif): Seimbang antara aturan dan kehangatan. Orang tua tegas, tapi tetap terbuka pada pendapat anak.

  • Authoritarian (Otoriter): Menekankan ketaatan dengan disiplin ketat, namun kurang responsif pada kebutuhan emosional anak.

  • Permissive (Memanjakan): Sangat responsif tapi minim tuntutan. Anak diberi kebebasan tanpa batas jelas.

  • Neglectful (Mengabaikan): Orang tua cenderung tidak terlibat, minim tuntutan maupun respons emosional.

Menurut Baumrind, pola asuh otoritatif biasanya menghasilkan anak yang mandiri, percaya diri, dan mampu bersosialisasi. Sebaliknya, pola asuh otoriter atau permisif bisa menimbulkan masalah seperti rendahnya harga diri, kesulitan mengendalikan emosi, hingga perilaku kurang disiplin.

Baca juga: Mahasiswa Fakultas Psikologi UM Berikan Sosialisasi Pola Asuh Anak Era Digital untuk Orang Tua

Attachment Theory: Ikatan Emosional yang Menentukan

Selain Baumrind, teori keterikatan atau attachment theory dari John Bowlby dan Mary Ainsworth juga penting dalam memahami hubungan orang tua dan anak.

Bowlby menekankan bahwa ikatan emosional awal antara anak dan pengasuh utama membentuk “model kerja internal” yang memengaruhi kepercayaan diri, stabilitas emosi, dan kemampuan membangun hubungan sehat.

Mary Ainsworth kemudian memperkaya teori ini dengan mengidentifikasi empat pola keterikatan anak:

  • Secure attachment (Terikat aman): Anak merasa aman karena orang tua konsisten dan responsif.

  • Anxious-ambivalent attachment (Cemas-ambivalen): Anak cenderung ragu apakah kebutuhannya akan terpenuhi.

  • Avoidant attachment (Menghindar): Anak menutup diri karena kebutuhan emosionalnya kurang terpenuhi.

  • Disorganized attachment (Tidak teratur): Pola keterikatan kacau, biasanya dialami anak yang mengalami trauma atau pengabaian.

Mengapa Pola Asuh Penting untuk Mental Sehat Anak?

Pola asuh adalah pondasi utama pembentukan karakter dan mental sehat anak. Orang tua yang menerapkan pola asuh seimbang tidak hanya membantu anak sukses secara akademik, tetapi juga membekalinya dengan:

  • Kemampuan mengelola emosi

  • Kepercayaan diri yang kuat

  • Keterampilan membangun hubungan sehat

  • Daya tahan menghadapi tantangan hidup

Baca juga: Ini Pola Asuh Anak yang Patut Ditiru

Di tengah dinamika sosial dan tekanan zaman modern, pola asuh yang penuh pengertian, konsisten, dan responsif menjadi kunci untuk melahirkan generasi yang cerdas, tangguh, serta berkarakter baik.\

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Nama penulis: Maysa Ayu Raddina (Magang)
redaktur: jatmiko

Tags: ParentingPola AsuhPsikologi PerkembanganTumbuh Kembang Anak

Related Posts

Akademisi UMM Ungkap Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru
Tugu Sehat

Bahaya Asap Karhutla bagi Paru-Paru, Akademisi UMM Ungkap Risikonya

Senin, 31 Agu 2026
Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat Jadi Kunci Hidup Sehat
Advertorial

Ahli Gizi Ungkap Manfaat Jalan Kaki dan Pola Makan Sehat

Jumat, 14 Agu 2026
Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas
Tugu Sehat

Nikotin dalam Tembakau, Zat Adiktif yang Membuat Tubuh Sulit Lepas

Jumat, 14 Agu 2026
7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C
Tugu Sehat

7 Manfaat Singkong untuk Kesehatan, Ada Serat dan Vitamin C

Senin, 10 Agu 2026
Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi
Tugu Sehat

Terlalu Sering Rebahan Tingkatkan Risiko Diabetes hingga Hipertensi

Rabu, 5 Agu 2026
Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan
Tugu Sehat

Teh Hijau Banyak Dipilih, Ini Kandungan dan Manfaatnya bagi Kesehatan

Jumat, 31 Jul 2026
Next Post
Destinasi wisata di Wagir, Kabupaten Malang yang menarik untuk dikunjungi./Foto: Google Review Pondok Wisata Latar Ombo.

Menyelami Pesona Destinasi Wisata di Wagir Malang: Tempat Wisata Asri dan Instagramable

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.