Kamis, Juli 9, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Universitas Brawijaya Temukan Mikroalga Baru: 2 Genus dan 7 Spesies Perairan Nusantara

Redaksi by Redaksi
Mei 5, 2025 5:39 pm
in News
Tim peneliti Universitas Brawijaya temukan 5 spesies mikroalga baru

Peneliti nenunjukkan spesies baru mikroalga dari laut indonesia. Foto: Dok

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan peneliti Universitas Brawijaya (UB) Malang. Tim peneliti berhasil mengidentifikasi dua genus dan tujuh spesies mikroalga baru dari famili Catenulaceae yang ditemukan di perairan Indonesia.

Penemuan ini dilakukan di wilayah laut Pulau Bawean, Jawa Timur, dan Teluk Tomini, Sulawesi Tengah. Riset tersebut merupakan hasil kolaborasi antara UB dan Universitas Szczecin, Polandia, serta melibatkan berbagai institusi mitra.

READ ALSO

Anak Muda dan Pengasuh Pesantren di Malang Berkumpul Jelang Muktamar NU, Hasilkan 9 Seruan Moral yang Penting

Kebakaran Rumah di Pakisaji Malang Diduga Berawal dari Anak Bermain Korek

PEnampakan genus baru mikroalga
Contoh penampakan spesies baru Catenula komodonensis yang berbentuk seperti badan komodo. Foto: Dok

Dari UB, penelitian ini dipimpin oleh Oktiyas Muzaky Luthfi, S.T., M.Sc., dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan (FPIK). Menggunakan teknik analisis morfologi dengan mikroskop cahaya dan mikroskop elektron pemindai (scanning electron microscope/SEM), tim menelusuri keragaman mikroalga di sedimen dan pecahan karang mati dari ekosistem laut tropis dangkal.

Genus Baru: Paracatenula dan Wallaceago

Dua genus baru yang ditemukan adalah Paracatenula dan Wallaceago. Salah satu spesies dalam genus Paracatenula, yakni Paracatenula porostriata, ditemukan di perairan Gili Iyang, Bawean. Mikroalga ini memiliki cangkang melingkar dengan lubang-lubang kecil dan bentuk katup pipih yang berbeda antara sisi atas dan bawahnya.

Sementara itu, Wallaceago porostriatus ditemukan di Teluk Tomini. Ciri khasnya adalah bentuk katup yang menyerupai belah ketupat dan garis-garis halus yang hanya terlihat di bagian bawah. Nama Wallaceago diambil sebagai penghormatan kepada Alfred Russel Wallace, tokoh penting dalam sejarah biogeografi Indonesia.

Baca juga: Tim Pengabdian Dosen UB Gelar Pelatihan Analisis Data Penelitian dengan Menggunakan SPSS

Mikroalga Baru dari Kelompok Catenula

Selain itu, tim juga menemukan lima spesies baru dari kelompok Catenula, yaitu:

  • Catenula boyanensis

  • Catenula komodensis

  • Catenula decusa

  • Catenula densestriata

  • Catenulopsis baweana

Setiap spesies memiliki ciri khas unik, seperti pola garis pada permukaan cangkang, bentuk katup yang beragam, hingga hiasan dari silika yang menyerupai butiran pasir, membuat masing-masing mikroalga memiliki tampilan khas.

Kontribusi untuk Ilmu Pengetahuan dan Lingkungan

Oktiyas Muzaky Luthfi menyampaikan bahwa penemuan ini bukan hanya penting secara taksonomi, tetapi juga sebagai dasar untuk studi lingkungan laut, ekologi perairan tropis, dan paleoekologi.

“Penemuan ini membuktikan bahwa laut Indonesia menyimpan kekayaan biodiversitas mikroskopik yang luar biasa dan masih belum sepenuhnya dipahami,” ujarnya.

Ia juga mendorong mahasiswa untuk terlibat dalam riset mikroalga, bidang yang menurutnya masih jarang dijelajahi.

“Mahasiswa sering kebingungan mencari judul skripsi, padahal ide bisa muncul dari kekayaan hayati di sekitar kita. Dengan potensi seperti ini, tidak ada alasan untuk kehabisan inspirasi,” tegasnya.

Baca juga: Pesona Perpustakaan Pusat Universitas Brawijaya, Tempat Belajar Mahasiswa dengan Fasilitas Lengkap dan Nyaman

Dipublikasikan di Jurnal Internasional

Temuan ini telah dipublikasikan di jurnal ilmiah internasional bereputasi. Oktiyas menambahkan, riset mikroalga berpotensi menghasilkan publikasi ilmiah berkualitas sekaligus membuka kontribusi lebih besar bagi UB di bidang kelautan dan ilmu hayati global.

“UB punya potensi besar menjadi pusat riset mikroorganisme laut. Kami berkomitmen terus mengeksplorasi dan mendeskripsikan spesies baru. Ini adalah langkah penting yang tak hanya membanggakan secara ilmiah, tapi juga mengangkat nama UB ke panggung internasional,” pungkasnya.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter : M Ulul Azmy
redaktur: jatmiko

Tags: catenulaceaegenusgenus dan spesies mikroalga baru perairan indonesialaut indonesiamalangmikroalgaPenelitispesiessulawesiUB Malanguniversitas brawijayawallace

Related Posts

Anak Muda dan Pengasuh Pesantren di Malang Berkumpul Jelang Muktamar NU, Hasilkan 9 Seruan Moral yang Penting
News

Anak Muda dan Pengasuh Pesantren di Malang Berkumpul Jelang Muktamar NU, Hasilkan 9 Seruan Moral yang Penting

Kamis, 9 Jul 2026
Kebakaran Rumah di Pakisaji Malang Diduga Berawal dari Anak Bermain Korek
News

Kebakaran Rumah di Pakisaji Malang Diduga Berawal dari Anak Bermain Korek

Kamis, 9 Jul 2026
Ka Dinkes Kabupaten Malang Bantah Korupsi Pengadaan Ambulans, Klaim Tak Ada Kerugian Negara
News

Kepala Dinkes Kabupaten Malang Bantah Korupsi Pengadaan Ambulans, Klaim Tak Ada Kerugian Negara

Rabu, 8 Jul 2026
Jatim Kirim Kontingen Terbanyak ke WSC Shanghai 2026, Tiga Peserta dari Malang Raya
News

Rekam Jejak Alfi Nurhidayat, Dari Staf Lapangan hingga Resmi Jadi Sekda Kota Batu

Rabu, 8 Jul 2026
Anggota DPRD Kota Malang, Dito Arief Nurakhmadi saat melakukan serap aspirasi di wilayah Lowokwaru. (Foto/M Sholeh)
News

Warga Lowokwaru Kota Malang Keluhkan Kabel Semrawut hingga Minim RTH 

Rabu, 8 Jul 2026
Menko Yusril: Keberadaan LGBT Bisa Rusak Sendi Etika Kebangsaan
News

Menko Yusril: Keberadaan LGBT Bisa Rusak Sendi Etika Kebangsaan

Selasa, 7 Jul 2026
Next Post
Atlet Binaraga Kabupaten Malang

Minim Anggaran, Atlet Binaraga Kabupaten Malang Terpaksa Konsumsi Ayam Tiren

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Saweran

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • DPRD Kota Malang Siapkan Perda Penyakit Menular untuk Tangani HIV/AIDS

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.