Malang, Tugumalang.id – Pemerintah Kota Malang berencana merelokasi pedagang kaki lima (PKL) liar yang selama ini berjualan di tepi jalan sekitar Pasar Kebalen, Jalan Zaenal Zakse, Kota Malang. Langkah ini dilakukan sebagai upaya mengurai kemacetan yang kerap dikeluhkan masyarakat. Para pedagang tersebut rencananya akan dipindahkan ke kawasan Pasar Induk Gadang yang saat ini tengah ditata.
Kebijakan tersebut disampaikan langsung oleh Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat, saat meninjau kondisi Pasar Kebalen pada Rabu (6/5/2026). Berdasarkan hasil pemetaan, terdapat sekitar 640 pedagang PKL yang selama ini berjualan di tepi jalan di sekitar kawasan tersebut.
Penataan Jam Operasional dan Sterilisasi Jalan
Wahyu menjelaskan bahwa penataan pedagang mulai diberlakukan dengan pengaturan jam operasional. Para pedagang hanya diperbolehkan berjualan di tepi jalan mulai pukul 24.00 WIB hingga 06.00 WIB.
Setelah itu, ruas Jalan Zaenal Zakse harus steril dari aktivitas jual beli agar fungsi jalan dapat kembali normal dan arus lalu lintas lebih lancar.
Baca juga: Wali Kota Malang Tertibkan PKL Pasar Kebalen, Lalu Lintas Jadi Prioritas

Pedagang Resmi Diminta Kembali ke Dalam Pasar
Ia juga menegaskan bahwa pedagang yang telah memiliki surat lapak di dalam Pasar Kebalen diminta kembali berjualan di dalam area pasar. Langkah ini diharapkan mampu mengembalikan fungsi jalan sekaligus meningkatkan kenyamanan pembeli.
“Jadi pedagang yang sudah mempunyai surat di Pasar Kebalen bisa masuk lagi, bisa berjualan dengan aman di dalam dan nanti pembelinya juga akan masuk ke sana,” ucapnya.
Baca juga: Penataan Pasar Kebalen Kota Malang Dimulai, Jalan Zaenal Zakse Kini Lebih Lega
PKL Tanpa Lapak Direlokasi ke Pasar Gadang
Sementara itu, bagi PKL yang tidak memiliki surat lapak, pemerintah telah menyiapkan relokasi ke kawasan Pasar Induk Gadang. Area khusus untuk para pedagang tersebut saat ini juga sedang dipersiapkan.
“PKL yang tidak mempunyai surat di Pasar Kebalen, mereka sudah kami pikirkan. Sudah ada lokasi di sekitar Pasar Induk Gadang. Mereka akan lebih aman di sana karena sudah ada kepastian untuk berjualan,” jelasnya.
Ia berharap, melalui penataan ini, kemacetan yang selama ini terjadi di kawasan Pasar Kebalen dapat terurai dan lalu lintas kembali lancar.
“Mudah mudahan dengan pengaturan ini, lalu lintas yang dikeluhkan masyarakat sekitar maupun pengguna jalan bisa lancar kembali,” ujarnya.
Sementara itu, Koordinator Pedagang Pasar Kebalen, M Salam, menyebut jumlah PKL di kawasan tersebut mencapai sekitar 640 orang. Ia menilai kapasitas Pasar Kebalen memang tidak mencukupi jika seluruh pedagang dimasukkan ke dalam pasar.
“Kalau semua dimasukkan ke pasar, tidak muat. Jadi yang punya surat masuk ke dalam, sisanya dialihkan ke Gadang,” ucapnya.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
redaktur: jatmiko


















