Malang, Tugumalang.id – Sejumlah pemuda di Kota Malang membuktikan potensi pertanian. Tak main main, bisnis pertanian yang dijalankan pemuda di Kota Malang yang dinamai Tandurian mampu meraup omzet hingga Rp 75 juta per bulan.
Pendiri Tandurian, Habib Thabrani menyampaikan bahwa bisnis pertanian yang dibangun sejak 2021 itu memadukan pemanfaatan teknologi dan kepedulian terhadap lingkungan.
Untuk mengembangkan bisnis ini, Habib melakukan kursus, workshop urban farming, kolaborasi dengan pemda dan organisasi nirlaba untuk edukasi pertanian berkelanjutan dan pembuatan produk pertanian. Seperti pupuk organik, benih, peralatan berkebun, pestisida nabati hingga media tanam.
“Pada dasarnya, kami membuat produk untuk memudahkan masyarakat yang hendak memulai berkebun yang ramah lingkungan dan cukup dari rumah,” kata Habib.
Dikatakan, Tandurian sejauh ini telah membantu lebih dari 4 ribu petani urban mulai dari Malang, Surabaya, Medan hingga Jabodetabek dalam mewujudkan ketahanan pangan.

Habib mengaku saat ini mampu meraup omzet bulanan mencapai Rp 75 juta. Salah satu mendompleng omzet bisnis ini menurutnya adalah pemanfaatan teknologi digital atau e-commerce Tokopedia dalam menjangkau pasar yang lebih luas.
Baca Juga: Cobain Ide Bisnis Pertanian Modal Kecil, Cocok Bagi Pebisnis Pemula
“Hasilnya, Tanduria dapat memperoleh omzet hingga Rp75 juta setiap bulan lewat Tokopedia,” ujarnya.
Pemasaran melalui ecommerce ini menurutnya mampu meningkatkan trafik penjualan hingga 3 kali lipat.
Selain itu, Habib juga gencar mengunggah video singkat untuk membagikan tips tips berkebun bagi masyarakat di media sosial.
“Kami sering membagikan tips dan edukasi berkebun bagi masyarakat melalui video pendek di TikTok. Seperti tips merawat tanaman di musim kemarau, teknik mencangkul, informasi media tanam dan banyak info edukasi lainnya,” bebernya.
Bisnis yang dijalankan Habib ternyata menarik perhatian Tokopedia. Kini, Tandurian yang berbasis di Kelurahan Merjosari, Lowokwaru, Kota Malang itu dijadikan salah satu UMKM inspiratif versi Tokopedia.
Baca Juga: Bahrul Alam, Pemuda Kasembon yang Kembangkan Pertanian Terpadu
Communications Senior Lead Tokopedia, Rizky Juanita Azuz menyampaikan bahwa pihaknya memang tengah gencar melakukan kampaye agar pelaku usaha lokal berkembang melalui teknologi digital.
“Sehingga penjual di Malang, misalnya, bisa memasarkan produknya ke masyarakat di luar Jawa Timur bahkan antarpulau lewat Tokopedia,” kata Rizky.
Bahkan pihaknya juga memberikan pendampingan pada para pelaku usaha lokal. Hal ini bertujuan untuk membantu pelaku usaha di Indonesia khususnya UMKM lokal mempersiapkan bisnis dengan lebih baik dan dapat memaksimalkan penjualan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
editor: jatmiko




























