Tugumalang.id – Pemkot Malang merubah skema sasaran dan jumlah penyaluran program seragam sekolah gratis bagi pelajar di Kota Malang. Di tahun ajaran 2026/2027, program pendidikan ini difokuskan untuk pelajar dari keluarga kurang mampu.
Di tahun ajaran 2025/2026, seluruh siswa baru jenjang SD dan SMP mendapat seragam sekolah gratis secara merata tanpa memandang latar belakang atau kondisi ekonomi keluarga penerima manfaat.
Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat memastikan bahwa dalam tahun ajaran 2026/2027, sasaran penerima bantuan program ini telah dilakukan penyesuaian.
Baca Juga: Balita Suspek Campak Bermunculan, Pemkot Malang Masifkan Imunisasi
“Jadi bantuan seragam sekolah gratis hanya diberikan kepada pelajar baru yang berasal dari keluarga tidak mampu,” kata Wahyu.
Ia menjelaskan bahwa kebijakan ini diambil dengan mempertimbangkan kondisi fiskal Kota Malang seiring dengan kebijakan efisiensi anggaran dari pemerintah pusat.
Lebih jauh, Wahyu mengatakan bahwa bentuk penyaluran program ini tetap sama dengan skema tahun lalu yakni berupa kain bahan.
“Kalau diberikan seragam jadi, banyak yang tidak sesuai ukuran dan akhirnya tidak bisa digunakan langsung,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang, Suwarjana menambahkan bahwa jumlah sasaran penerima seragam sekolah gratis ini tahun ini turun signitikan menjadi sekitar 1.000 pelajar dari tahun lalu sebanyak 16.500 pelajar.
Adapun sasaran program ini yakni pelajar jenjang SD dan SMP negeri. Sedangkan untuk sekolah swasta, Suwarjana menyebut belum ada alokasi.
“Untuk tahun ini belum menyasar siswa sekolah swasta, karena memang ada efisiensi anggaran,” ucapnya.
Pendataan sasaran akan dilakukan oleh pihak sekolah sebelum disalurkan ke Pemkot Malang. “Yang mengetahui kondisi muridnya itu masing masing sekolah,” ujarnya.
Nantinya, setiap siswa penerima manfaat akan mendapat dua seragam sekolah, terdiri dari putih merah untuk SD, putih biru untuk SMP, pramuka hingga atribut sekolah seperti dasi.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh
Editor: Herlianto. A


















