Tugumalang.id – Asap kebakaran gunung sampah di TPA Supit Urang Kota Malang dilaporkan sempat merebak di berbagai wilayah pada Kamis (21/10/2026). Mulai dari kawasan Dinoyo, Tlogomas, bahkan hingga Dau sampai Karangploso Kabupaten Malang. Pemerintah Kota Malang meminta maaf atas kondisi tersebut.
Wakil Wali Kota Malang, Ali Muthohirin memastikan bahwa proses pemadaman kebakaran di hari kedua masih terus berlangsung. Tim personel gabungan masih berjibaku menjinakkan api yang masih menyebar di sejumlah titik tumpukan sampah.
Ali mengaku telah menerima laporan soal dampak kebakaran tersebut. Asap kebakaran dilaporkan sempat merebak di sejumlah wilayah.
Baca Juga: Kebakaran TPA Supit Urang Hanguskan 8 Hektare Area, Pemkot Malang Perkuat Strategi Pemadaman
“Kalau semalam kan sudah sampai Tlogomas laporan dari warga, asapnya,” kata dia.
Untuk itu, pihaknya menyampaikan permohonan maaf kepada masyarakat yang terdampak asap kebakaran itu. Ia juga mengajak masyarakat untuk mengenakan masker.
“Kami mohon maaf kepada masyarakat Kota Malang, mengimbau juga karena ada kejadian ini, untuk memakai masker bagi yang keluar rumah biar tidak terpapar hal hal yang tidak kita inginkan dari efek asap itu,” ucapnya.
Di sisi lain, Ali menyebut juga telah menginstruksikan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Malang untuk menggerakkan tim medis dari puskesmas puskesmas turun ke lingkungan masyarakat terdampak.
Baca Juga: Mulai 10 Ribu, Masyarakat Bisa Menabung Emas di UPC Pegadaian Gedongan
“Kami nanti dari Puskesmas sudah siap siaga semuanya untuk aktif keliling di masyarakat apakah ada dampak dari asap kebakaran di Supit Urang ini,” ujarnya.
Sementara itu, Ali mengatakan bahwa proses pemadaman TPA Supit Urang terus berlangsung. Tim gabungan tengah bergerak masih. Data terakhir area kebakaran telah menghanguskan sekitar 8 hektare area tumpukan sampah.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A




































