Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Payung Reborn, Cara Pemkot Batu Angkat Pamor Kawasan Wisata Payung yang Legendaris

Redaksi by Redaksi
Juni 13, 2024 6:16 pm
in Pariwisata
Kawasan Wisata Payung di Kota Batu yang dulu ramai dikunjungi wisatawan kini mulai sepi. (Foto:Azmy)

Kawasan Wisata Payung di Kota Batu yang dulu ramai dikunjungi wisatawan kini mulai sepi. (Foto:Azmy)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kawasan wisata Payung di Kota Batu, Jawa Timur pernah menjadi primadona wisatawan pada masanya. Namun kini, destinasi legendaris itu tak lagi diminati. Pemkot Batu berencana memberi sentuhan revitalisasi baru dengan nama program ‘Payung Reborn’ di kawasan tersebut.

Ini menjadi upaya Pemkot Batu dalam memberikan perhatian kepada pelaku wisata yang dulu sempat berjasa mempopulerkan Kota Batu. Meredupnya popularitas Payung ini sendiri memang kalah pamor dengan destinasi wisata baru yang semakin menjamur dan menawarkan suasana kekinian.

READ ALSO

5 Wisata Sumber Air Alami di Malang, Destinasi Short Getaway Akhir Pekan

Alternatif Kegiatan Toddler dan Muda-mudi di Batu Love Garden, Ada Wisata Edukasi Hidroponik

Baca Juga: Waspada! Longsor di Kawasan Payung, Arus Lalu Lintas Buka Tutup

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai menuturkan jika pihaknya berkomitmen membangun kembali destinasi wisata legendaris itu dengan sentuhan baru. Selama ini, Payung masih terkesan jadul.

“Kami sudah siapkan konsep Payung Reborn. Itu jadi konsep dimana wisata ini tetap ramah lingkungan dengan sentuhan konsep modern. Destinasi ini masih akan menjadi tempat singgah wisatawan,” kata Aries, Kamis (13/6/2024).

Ariea tak menampik jika kondisi sepi pengunjung di wisata Payung terjadi karena konsep warung yang ada di sana sudah ketinggalan zaman. Selain itu, juga menjamurnya destinasi wisata baru membuat Payung tak lagi menjadi alternatif wisatawan.

Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Candi Bersejarah di Malang, Menyimpan Mitos-Mitos Menarik

“Karena jadul itu jadi sudah kelihatan kumuh. Jadi nanti akan kami ubah konsepnya, lalu menggandeng investor. Akan ada berapa puluh tempat yang kami tawarkan. Silahkan kalau mau, tapi dengan konsep yang sudah kita siapkan,” jelasnya

Kawasan Payung dulunya dikenal sebagai tempat singgah wisatawan yang menawarkan udara sejuk dan lanskap pemandangan pegunungan dari ketinggian. Banyak juga remaja yang menjadikan kawasan ini untuk nongkrong.

Segarnya udara khas pegunungan dan indahnya pemandangan menjadi alasan kuat para wisatawan yang datang. Rata-rata, orang akan menjadikan kawasan ini sebagai rest area setelah melakoni perjalanan dari Kediri atau sebaliknya.

Di sana, banyak warung sederhana yang menjual aneka makanan dan minuman sederhana untuk menghangatkan badan. Mulai jagung bakar, sate kelinci, mie instan, olahan susu sapi dan masih banyak lagi.

Kawasan Payung menjadi salah satu destinasi wisata yang akhirnya kalah pamor. Jika dulunya kawasan Payung setiap malamnya dipenuhi motor dan mobil yang parkir, kini tak lagi terlihat. Seringkali hanya terlihat satu dua sepeda motor yang terparkir.

“Saya sudah jualan di sini belasan tahun, sejak 1998. Kalau dulu itu malah banyak pengunjung itu sampai gak bisa cari parkiran. Banyak yang kehabisan tempat. Kalau sekarang sudah sepi,” kata Joko.

Penurunan minat wisatawan ke sana ditengarai mulai anjlok sejak 2015-an. Saat ini, para penjual hanya bisa bertahan hidup dengan mengandalkan pemasukan di akhir pekan. “Alhamdulillah kalau sabtu minggu itu masih ada saja yang ke sini,” ujar warga Desa Punten, Bumiaji ini.

Sekarang, bisa mendapat 15 pelanggan saja kata dia, buka sampai dini hari itu sudah bagus. Kondisi ini hampir dirasakan oleh semua pedagang yang tersebar di 3 kawasan. Payung 1, Payung 2 hingga Payung 3 yang berada di ketinggian paling atas.

Diakuinya, memang kawasan Payung kalah jauh dengan jujugan wisata lain. Apalagi sejak kehadiran kafe-kafe bernuansa modern yang lebih digandrungi anak-anak muda sekarang. “Kami ini siapa, Mas ya gak bisa gitu. Jualannya kan ya sederhana aja kayak gini,” akunya.

“Ya sekarang cuma bisa pasrah. Kalau ada orang ya Alhamdulillah, kalau gak ada ya sudah. Di sini kan juga rata-rata banyak yang orang tua, kadang mereka hanya bisa ngersulo (mengeluh, red),” tuturnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: kota batuPJ Wali Kota BatuWisata GunungWisata Payung

Related Posts

Fotografi bawah air di Sumber Sirah. (Foto: Instagram/ @yoiki_malang)
Pariwisata

5 Wisata Sumber Air Alami di Malang, Destinasi Short Getaway Akhir Pekan

Rabu, 27 Mei 2026
Kegiatan edukasi wisata hidroponik di Batu Love Garden. Foto: Dok
Pariwisata

Alternatif Kegiatan Toddler dan Muda-mudi di Batu Love Garden, Ada Wisata Edukasi Hidroponik

Selasa, 26 Mei 2026
Rekomendasi wisata keluarga Malang yang bisa dijadikan destinasi wisata seru di momen long weekend bersama keluarga. /Foto: Pinterest/Dimas Setyawan.
Pariwisata

Liburan Long Weekend Seru, 10 Wisata Keluarga Malang Terpopuler yang Wajib Dikunjungi

Sabtu, 16 Mei 2026
Keindahan Ranu Kumbolo di Gunung Semeru. (Foto: Instagram/ @khaerudinm)
Pariwisata

7 Gunung untuk Mendaki di Malang, Suguhkan Panorama Alam yang Memesona

Kamis, 14 Mei 2026
Jatim Park 1
Pariwisata

Show Asmara Putri Kirana Resmi Hadir, Jadi Wisata Edukasi Baru di Jatim Park 1

Kamis, 14 Mei 2026
Rekomendasi waterpark Kota Batu yang cocok dijadikan destinasi wisata bersama keluarga di akhir pekan. /Foto: Pinterest/Partisi Pameran
Pariwisata

Segar dan Seru! Rekomendasi Waterpark di Kota Batu yang Cocok untuk Libur Akhir Pekan

Jumat, 8 Mei 2026
Next Post
Didik Gatot Subroto menjadi sosok yang berpeluang kuat mendapatkan rekom untuk maju menjadi bakal Calon Wali Kota Batu di Pilkada 2024 . Foto: Azmy

Menakar Kekuatan Bakal Calon Wali Kota Batu dari PDIP, Siapa Berpeluang Dapat Rekom?

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.