Jumat, Juli 17, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Payung Reborn, Cara Pemkot Batu Angkat Pamor Kawasan Wisata Payung yang Legendaris

Redaksi by Redaksi
Juni 13, 2024 6:16 pm
in Pariwisata
Kawasan Wisata Payung di Kota Batu yang dulu ramai dikunjungi wisatawan kini mulai sepi. (Foto:Azmy)

Kawasan Wisata Payung di Kota Batu yang dulu ramai dikunjungi wisatawan kini mulai sepi. (Foto:Azmy)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Kawasan wisata Payung di Kota Batu, Jawa Timur pernah menjadi primadona wisatawan pada masanya. Namun kini, destinasi legendaris itu tak lagi diminati. Pemkot Batu berencana memberi sentuhan revitalisasi baru dengan nama program ‘Payung Reborn’ di kawasan tersebut.

Ini menjadi upaya Pemkot Batu dalam memberikan perhatian kepada pelaku wisata yang dulu sempat berjasa mempopulerkan Kota Batu. Meredupnya popularitas Payung ini sendiri memang kalah pamor dengan destinasi wisata baru yang semakin menjamur dan menawarkan suasana kekinian.

READ ALSO

7 Spot Menarik di Sepanjang Sungai Brantas Malang, dari Kampung Warna-Warni hingga Hidden Gem Pipir Lèpèn

6 Daerah Wisata di Kabupaten Malang Punya Banyak Destinasi, Cocok untuk Liburan

Baca Juga: Waspada! Longsor di Kawasan Payung, Arus Lalu Lintas Buka Tutup

Pj Wali Kota Batu, Aries Agung Paewai menuturkan jika pihaknya berkomitmen membangun kembali destinasi wisata legendaris itu dengan sentuhan baru. Selama ini, Payung masih terkesan jadul.

“Kami sudah siapkan konsep Payung Reborn. Itu jadi konsep dimana wisata ini tetap ramah lingkungan dengan sentuhan konsep modern. Destinasi ini masih akan menjadi tempat singgah wisatawan,” kata Aries, Kamis (13/6/2024).

Ariea tak menampik jika kondisi sepi pengunjung di wisata Payung terjadi karena konsep warung yang ada di sana sudah ketinggalan zaman. Selain itu, juga menjamurnya destinasi wisata baru membuat Payung tak lagi menjadi alternatif wisatawan.

Baca Juga: 5 Destinasi Wisata Candi Bersejarah di Malang, Menyimpan Mitos-Mitos Menarik

“Karena jadul itu jadi sudah kelihatan kumuh. Jadi nanti akan kami ubah konsepnya, lalu menggandeng investor. Akan ada berapa puluh tempat yang kami tawarkan. Silahkan kalau mau, tapi dengan konsep yang sudah kita siapkan,” jelasnya

Kawasan Payung dulunya dikenal sebagai tempat singgah wisatawan yang menawarkan udara sejuk dan lanskap pemandangan pegunungan dari ketinggian. Banyak juga remaja yang menjadikan kawasan ini untuk nongkrong.

Segarnya udara khas pegunungan dan indahnya pemandangan menjadi alasan kuat para wisatawan yang datang. Rata-rata, orang akan menjadikan kawasan ini sebagai rest area setelah melakoni perjalanan dari Kediri atau sebaliknya.

Di sana, banyak warung sederhana yang menjual aneka makanan dan minuman sederhana untuk menghangatkan badan. Mulai jagung bakar, sate kelinci, mie instan, olahan susu sapi dan masih banyak lagi.

Kawasan Payung menjadi salah satu destinasi wisata yang akhirnya kalah pamor. Jika dulunya kawasan Payung setiap malamnya dipenuhi motor dan mobil yang parkir, kini tak lagi terlihat. Seringkali hanya terlihat satu dua sepeda motor yang terparkir.

“Saya sudah jualan di sini belasan tahun, sejak 1998. Kalau dulu itu malah banyak pengunjung itu sampai gak bisa cari parkiran. Banyak yang kehabisan tempat. Kalau sekarang sudah sepi,” kata Joko.

Penurunan minat wisatawan ke sana ditengarai mulai anjlok sejak 2015-an. Saat ini, para penjual hanya bisa bertahan hidup dengan mengandalkan pemasukan di akhir pekan. “Alhamdulillah kalau sabtu minggu itu masih ada saja yang ke sini,” ujar warga Desa Punten, Bumiaji ini.

Sekarang, bisa mendapat 15 pelanggan saja kata dia, buka sampai dini hari itu sudah bagus. Kondisi ini hampir dirasakan oleh semua pedagang yang tersebar di 3 kawasan. Payung 1, Payung 2 hingga Payung 3 yang berada di ketinggian paling atas.

Diakuinya, memang kawasan Payung kalah jauh dengan jujugan wisata lain. Apalagi sejak kehadiran kafe-kafe bernuansa modern yang lebih digandrungi anak-anak muda sekarang. “Kami ini siapa, Mas ya gak bisa gitu. Jualannya kan ya sederhana aja kayak gini,” akunya.

“Ya sekarang cuma bisa pasrah. Kalau ada orang ya Alhamdulillah, kalau gak ada ya sudah. Di sini kan juga rata-rata banyak yang orang tua, kadang mereka hanya bisa ngersulo (mengeluh, red),” tuturnya.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: kota batuPJ Wali Kota BatuWisata GunungWisata Payung

Related Posts

7 Spot Menarik di Sepanjang Sungai Brantas Malang, dari Kampung Warna-Warni hingga Hidden Gem Pipir Lèpèn
Pariwisata

7 Spot Menarik di Sepanjang Sungai Brantas Malang, dari Kampung Warna-Warni hingga Hidden Gem Pipir Lèpèn

Jumat, 17 Jul 2026
Beberapa daerah wisata di Kabupaten Malang (Foto: Google Maps)
Pariwisata

6 Daerah Wisata di Kabupaten Malang Punya Banyak Destinasi, Cocok untuk Liburan

Jumat, 17 Jul 2026
6 Kecamatan di Kabupaten Malang dengan Destinasi Wisata Terbanyak, dari Bromo hingga Pantai Selatan
Pariwisata

6 Kecamatan di Kabupaten Malang dengan Destinasi Wisata Terbanyak, dari Bromo hingga Pantai Selatan

Kamis, 16 Jul 2026
7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen
Pariwisata

7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

Selasa, 14 Jul 2026
Mikutopia Batu
Pariwisata

Mikutopia Batu Hadirkan Paket Pre-Wedding dengan Latar Kastel Jamur

Senin, 13 Jul 2026
Jatim Park Group
Pariwisata

Jatim Park Group Beri Diskon Tiket 10 Persen untuk 9 Destinasi Wisata di Kota Batu

Minggu, 12 Jul 2026
Next Post
Didik Gatot Subroto menjadi sosok yang berpeluang kuat mendapatkan rekom untuk maju menjadi bakal Calon Wali Kota Batu di Pilkada 2024 . Foto: Azmy

Menakar Kekuatan Bakal Calon Wali Kota Batu dari PDIP, Siapa Berpeluang Dapat Rekom?

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.