Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pariwisata

Pemandian Polaman Malang, Wisata Tersembunyi yang Sarat Akan Nilai Sejarah

Redaksi by Redaksi
Juli 31, 2024 2:59 pm
in Pariwisata
Pemandian Polaman

Pemandian Polaman sebagai wisata tersembunyi yang sarat akan nilai sejarah di Kabupaten Malang./Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Pemandian Polaman yang terletak di Desa Kalirejo, Kecamatan Lawang, Kabupaten Malang menjadi salah destinasi wisata tersembunyi yang patut untuk dikunjungi. Ketika Tugumalang.id berkunjung ke pemandian tersebut suasana di sekitar pemandian begitu sejuk dan asri dengan adanya pepohonan rindang di sekitar pemandian.

Selain menjadi tempat wisata bagi warga sekitar dan juga masyarakat dari berbagai wilayah di Malang Raya maupun luar daerah. Pemandian Polaman juga memiliki nilai historis atau sejarah tentang kejayaan Kerajaan Singhasari dan Kerajaan Majapahit.

READ ALSO

6 Kecamatan di Kabupaten Malang dengan Destinasi Wisata Terbanyak, dari Bromo hingga Pantai Selatan

7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

Baca Juga: Sumber Polaman Lawang, Kisah Sejarah dan Mitosnya

Ketika memasuki area gapura pintu masuk udara sejuk sudah terasa. Pengunjung disambut oleh kolam di sisi kanan dan kiri yang diisi aneka ikan hias seperti ikan nila, ikan wader, ikan mas, dan beberapa ikan lainnya. Konon sebelum berdirinya Kerajaan Singhasari, Pemandian Polaman sudah lebih dulu ada.

Pemandian Polaman sebagai wisata tersembunyi yang sarat akan nilai sejarah di Kabupaten Malang./Foto: Tugumalang.id/Bagus Rachmad Saputra

Berdasarkan papan informasi yang terpajang di sekitar area pemandian. Sumber Polaman atau Pemandian Polaman dijadikan sebagai tempat nyekar oleh Raja Kerajaan Majapahit paling masyhur yakni Raja Hayam Wuruk. Raja yang membawa Kerajaan Majapahit ke era keemasan itu membangun Pemandian Polaman pada tahun 1359 M sebagai tempat persinggahan dan peribadatan saat berkunjung ke Singhasari.

Dahulu Pemandian Polaman dimanfaatkan oleh masyarakat sekitar di masa pra sejarah untuk mandi, mencuci, air minum, dan juga irigasi sawah. Konon sebelum menjadi wilayah Kerajaan Kediri, Singhasari, dan kemudian Majapahit. Pemandian Polaman berada dalam kekuasaan raja lokal bernama Warawari. Hal itu dibuktikan dengan keberadaan batu prasasti yang ada di sana.

Baca Juga: Jelajahi 10 Wisata Sumber Air di Kabupaten Malang

Tak heran apabila banyak raja-raja dari beberapa kerajaan tersebut sering singgah di Pemandian Polaman sebelum berkunjung ke beberapa wilayah daerah perdikan karena suasana asri dan sejuk cocok sebagai persinggahan.

Pemandian Polaman terbuka untuk umum dan buka setiap hari. Setiap pengunjung yang datang juga tidak dikenakan pungutan tiket masuk. Hanya saja jika ingin memberi makan ikan yang ada di kolam, pengunjung dapat membeli pakan ikan yang dijual sebesar Rp 2 ribu oleh pengelola.

Selain dapat menikmati keindahan kolam dan juga kesejukan Pemandian Polaman. Pengunjung juga bisa membeli aneka kuliner yang disediakan oleh pengelola sehingga tidak perlu khawatir perut keroncongan saat berwisata ke Pemandian Polaman.Pemandian Polaman Malang

Tetapi selama berada di area pemandian, pengunjung diharapkan dapat menjaga sopan santun. Termasuk larangan mengambil ikan yang ada di kolam Pemandian Polaman.

Karena mitosnya, ikan-ikan yang ada di pemandian tersebut adalah peliharaan leluhur Dukuh Polaman yakni Mbah Jayadursa. Jika ada masyarakat sekitar atau pengunjung yang berani mengambil ikan di kolam tersebut dipercaya akan celaka.

Meski demikian, cerita mitos tentang Pemandian Polaman tak menyurutkan para wisatawan untuk berkunjung. Salah satu penjaga warung yang ada di area Pemandian Polaman, Ida menuturkan bahwa banyak pengunjung dari berbagai daerah datang ke Pemandian Polaman termasuk beberapa orang yang ingin melakukan ritual spiritual di area punden atau sumber air.

“Banyak biasanya yang datang ke sini untuk berwisata. Kalau hari-hari biasa memang tidak terlalu ramai tetapi libur Sabtu-Minggu banyak yang ke sini,” tutur Ida.

Demikian informasi seputar Pemandian Polaman sebagai wisata tersembunyi yang sarat akan nilai sejarah di Kabupaten Malang. Semoga informasi ini bermanfaat!.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra
editor: jatmiko

Tags: kabupaten malangKecamatan LawangKerajaan MajapahitPemandian PolamanPolamanRaja Hayam WurukWisata Tersembunyi

Related Posts

6 Kecamatan di Kabupaten Malang dengan Destinasi Wisata Terbanyak, dari Bromo hingga Pantai Selatan
Pariwisata

6 Kecamatan di Kabupaten Malang dengan Destinasi Wisata Terbanyak, dari Bromo hingga Pantai Selatan

Kamis, 16 Jul 2026
7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen
Pariwisata

7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

Selasa, 14 Jul 2026
Mikutopia Batu
Pariwisata

Mikutopia Batu Hadirkan Paket Pre-Wedding dengan Latar Kastel Jamur

Senin, 13 Jul 2026
Jatim Park Group
Pariwisata

Jatim Park Group Beri Diskon Tiket 10 Persen untuk 9 Destinasi Wisata di Kota Batu

Minggu, 12 Jul 2026
Coban Jidor Ramai di Media Sosial, Informasi Destinasi Banyak Dicari Warganet
Pariwisata

Coban Jidor Ramai di Media Sosial, Informasi Destinasi Banyak Dicari Warganet

Minggu, 12 Jul 2026
Menuju Gunung Bromo? Singgahi Dulu Deretan Wisata Menarik di Sepanjang Jalur
Pariwisata

Menuju Gunung Bromo? Singgahi Dulu Deretan Wisata Menarik di Sepanjang Jalur

Selasa, 7 Jul 2026
Next Post
Kris Dayanti dapat rekom maju pilkada Kota Batu 2024

Kris Dayanti Kantongi Surat Tugas DPP PDIP Maju di Pilkada Kota Batu 2024

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.