Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tugu Sehat

Orang Tua Perlu Tahu!, Perbedaan Autisme dan ADHD Serta Cara Pengobatannya

Redaksi by Redaksi
September 9, 2024 7:23 pm
in Tugu Sehat
Perbedaan anak yang mengalami autisme dan ADHD serta cara pengobatannya. /Foto: pexels.com/ RDNE Stock Project.

Perbedaan anak yang mengalami autisme dan ADHD serta cara pengobatannya. /Foto: pexels.com/ RDNE Stock Project.

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Ternyata terdapat perbedaan antara anak yang mengalami autisme dengan Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) yang sebaiknya diketahui oleh orang tua. Sebab anak yang mengidap autisme maupun ADHD memerlukan kasih sayang serta perhatian dan dukungan ekstra dari kedua orang tuanya dalam perkembangan kehidupan mereka sehari-hari.

Kondisi perbedaan anak yang mengidap autisme dan ADHD sedini mungkin sebaiknya segera diketahui oleh orang tua. Dalam gejala autisme atau anak berkebutuhan khusus diperlukan pemahaman serta treatment yang tepat kepada anak.

READ ALSO

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Mengapa Tubuh Bisa Lemas setelah Makan Daging Kurban? Ini Penjelasan dr. Indra Gunawan

Mengamati anak yang mengalami autisme dapat diidentifikasi melalui observasi perilaku dan interaksi anak sehari-hari. Karena gangguan anak dalam berinteraksi dan berkomunikasi dengan orang-orang di sekitarnya merupakan gejala dari autisme.

Baca Juga: Ternyata Ini Alasan Pentingnya Dukungan Keluarga dalam Merawat Anak Pengidap Autisme

Autism Summit

Sedangkan untuk ADHD, perilaku anak akan cenderung seperti anak-anak pada umumnya tidak ada gangguan interaksi maupun komunikasi. Hanya saja perilaku anak cenderung terlalu aktif dan tidak bisa diam. Bisa dikatakan anak akan berperilaku hiperaktif dan suka lari-lari sebagai gejala bahwa anak tengah mengidap ADHD.

Sehingga dari gejala awal sudah terdapat perbedaan antara anak yang mengalami autisme dengan ADHD. Meski seringkali masyarakat kedua gejala tersebut sama yakni anak mengalami autisme.

Baca Juga: Orang Tua Wajib Tahu! Berikut Ini Ciri Autisme pada Balita di Usia 0-3 Tahun

Autisme merupakan adanya gangguan pada syaraf-syaraf tertentu yang menyebabkan fungsi otak tidak bekerja secara normal. Hal itu kemudian berpengaruh terhadap tumbuh kembang anak dalam kemampuan berkomunikasi serta kemampuannya berinteraksi dengan orang lain dan lingkungan sekitar.

Sedangkan ADHD jika mengacu pada laman resmi Kemenkes Republik Indonesia (RI) adalah istilah yang diberikan kepada anak hiperaktif. Hal itu disebabkan karena perilaku anak yang bergerak dari satu tempat yang lain. Mereka tidak dapat duduk diam di satu tempat selama kurang lebih 5 sampai 10 menit untuk melakukan suatu kegiatan yang diberikan kepadanya.

Mengutip dari laman ayosehat.kemenkes.go.id, berikut ini Tugumalang.id telah merangkum cara pengobatan terhadap anak yang mengidap autisme dan ADHD.

Cara Pengobatan Autisme

1. Terapi perilaku dan komunikasi: terapi perilaku seperti Applied Behavior Analysis (ABA), digunakan untuk membantu individu dengan ASD mengembangkan keterampilan sosial, berkomunikasi, dan mengurangi perilaku yang tidak diinginkan;

2. Terapi bicara dan bahasa: melalui terapi ini diyakini dapat membantu meningkatkan kemampuan komunikasi verbal dan nonverbal pada individu dengan ASD;

3. Terapi pendukung dan terapi sensorik: terapi ini bertujuan untuk membantu individu dengan ASD dalam mengelola rangsangan sensorik dan meningkatkan keterampilan adaptasi mereka.

Cara Pengobatan ADHD

1. Terapi perilaku: pelatihan untuk anak dan orang tua dalam mengelola perilaku;

2. Medikasi: obat-obatan tertentu yang dapat membantu mengelola gejala ADHD;

3. Konseling: untuk membantu anak mengatasi kesulitan emosi atau sosial.

Jika Anda ingin mendapatkan wawasan seputar autisme serta gejala anak yang mengalami autisme dapat mengikuti acara internasional, Malang Autism Summit 2024 (MAS 24) yang diselenggarakan di Gedung Malang Creative Center (MCC) pada tanggal 3-5 Oktober 2024 mendatang secara gratis dan terbuka untuk umum.

Dalam acara tersebut, masyarakat akan memperoleh informasi seputar menangani anak berkebutuhan dari para pakar dan juga akademisi, serta layanan konsultasi seputar anak berkebutuhan khusus, dan beberapa event lainnya.

Acara MAS 24 di support oleh Tugu Media Group yang menaungi Tugumalang.id dan Tugujatim.id. serta didukung oleh Spekix Special Kids Expo, Drisana, Motherland, Amazing Malang, dan MCC. Pendafataran MAS 24 dapat diakses melalui laman berikut ini, https://malangautismsummit.com/PAYMENTGATEWAY/generalregistration.php

Demikian informasi seputar perbedaan anak yang mengalami autisme dan ADHD serta cara pengobatannya. Semoga informasi ini dapat bermanfaat!.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra
editor: jatmiko

Tags: ADHDAttention Deficit Hyperactivity DisorderAutismeMalang Autism SummitMAS 24Perbedaan Autisme dan ADHD

Related Posts

Event INAS26
Tugu Sehat

Dukung Orang Tua Pahami Kebutuhan Anak, Event INAS26 Hadirkan Screening Gratis

Jumat, 29 Mei 2026
Cara Aman Mengonsumsi Olahan Daging saat Idul Adha (Foto: Pexels)
Tugu Sehat

Mengapa Tubuh Bisa Lemas setelah Makan Daging Kurban? Ini Penjelasan dr. Indra Gunawan

Rabu, 27 Mei 2026
Black Mold
Tugu Sehat

Bahaya Black Mold di Rumah, Kenali Penyebab dan Cara Mengatasinya

Selasa, 26 Mei 2026
Aqua Yoga
Tugu Sehat

Mengenal Aqua Yoga, Olahraga Air yang Bantu Relaksasi dan Kebugaran

Selasa, 26 Mei 2026
Para dokter spesialis dari Morula. (Foto/ist)
Tugu Sehat

10 Persen Pasangan Usia Subur di Malang Hadapi Persoalan Infertilitas, Morula Beber Faktornya

Senin, 25 Mei 2026
Ilustrasi ketika seseorang dengan kondisi pencernaan yang sehat (Foto: Pinterest @prozenycz)
Tugu Sehat

Bukan Sekedar Lancar BAB, Ini 10 Ciri Pencernaan yang Sehat

Jumat, 22 Mei 2026
Next Post
Pandu Satrio Perkasa, atlet asal Kota Batu sumbang medali perak untuk kontingen Jatim di PON 2024. Foto: KONI Kota Batu

Atlet Downhill Kota Batu Sumbang Medali Perak untuk Kontingen Jatim di PON 2024

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.