Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Operasional Museum HAM Omah Munir Molor, Yayasan: Kami Butuh Kepastian

Redaksi by Redaksi
Juni 6, 2023 5:15 pm
in Peristiwa
Perwakilan Yayasan Museum Omah Munir dari LBH Pos Malang Daniel Siagian menunjukkan surat somasi atas ketidakpastian beroperasinya museum di Balai Kota Among Tani Kota Batu, Selasa (6/6/2023).

Perwakilan Yayasan Museum Omah Munir dari LBH Pos Malang Daniel Siagian menunjukkan surat somasi atas ketidakpastian beroperasinya museum di Balai Kota Among Tani Kota Batu, Selasa (6/6/2023). Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Realisasi operasional Museum Omah Munir di Kota Batu, Jawa Timur, kembali molor. Padahal, bangunan museum sudah rampung dibangun sejak 2021. Yayasan Museum HAM Omah Munir akhirnya resmi melayangkan somasi kepada Pemkot Batu dalam hal ini Dinas Pariwisata, Selasa (6/6/2023).

Perwakilan Yayasan Museum Omah Munir dari LBH Pos Malang, Daniel Siagian, mempertanyakan keseriusan Pemkot Batu dalam upaya memajukan dan mengembangkan HAM serta menghormati jasa-jasa Munir bin Said Thalib yang sampai saat ini kasusnya masih berjalan.

READ ALSO

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Hingga saat ini pihaknya tidak pernah mendapat jaminan kepastian dari Dinas Pariwisata Kota Batu soal kapan Museum Omah HAM Munir beroperasi, realisasi, perencanaan kegiatan hingga sistem pengelolaannya.

Baca Juga: Mengenang Munir, Pejuang HAM Asal Kota Batu yang Diracun 7 September 2004

Selama penantian hampir setahun itu, justru mereka mendapati pengadaan barang yang tidak sesuai peruntukannya yaitu bangunan Museum. Salah satunya adalah seperangkat alat musik gamelan.

Penampakan bangunan Museum HAM Omah Munir di Kota Batu, namun tak kunjung beroperasi.
Penampakan bangunan Museum HAM Omah Munir di Kota Batu, namun tak kunjung beroperasi. Foto: Azmy

“Ya memang ada komunikasi, tapi gak ada jaminan kepastian. PKS juga sudah ada pada 10 Desember 2018 dan 28 November 2022. Intinya memang Pemkot Batu punya masalah soal pendanaan, tapi soal itu kan harusnya juga perlu dikoordinasikan,” tegasnya pada tugumalang.id.

Daniel menegaskan bahwa Pemkot Batu dalam hal ini memang menjadi pihak pertama dan Yayasan Museum HAM Omah Munir selaku pihak kedua. Namun hingga saat ini, pihaknya menilai Dinas Pariwisata tidak serius.

“Bahkan hingga saat ini di gedung Museum HAM Munir Kota Batu justru digunakan untuk aktivitas dan kegiatan yang tidak sejalan dengan tujuan awal tanpa ada koordinasi dengan kami,” tuturnya.

Baca Juga: Molor 3 Tahun, Museum HAM Omah Munir Akhirnya Segera Dibuka

Sebab itu, agar tidak terkesan menimbulkan dugaan wanprestasi pihaknya mengingatkan agar segera ada kepastian dan langkah konkrit soal operasional Museum HAM Omah Munir.

“Kami mendesak Pemkot Batu untuk memberikan keterbukaan informasi publik terkait kepastian kegiatan Museum HAM Munir Kota Batu,” tegasnya.

Seperti diketahui, Museum tersebut dibangun di atas lahan milik Pemkot Batu seluas 2.200 meter persegi di Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu dengan nilai anggaran Rp 8,2 miliar dari APBD Provinsi Jatim itu belum beroperasi hingga kini. Saat ini, dinas pengelolanya adalah Dinas Pariwisata.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Shidiq, membeberkan jika komunikasi dengan pihak yayasan telah dilangsungkan beberapa kali. Hanya saja, bukan berarti itu sebagai bentuk tindak pembiaran.

“Soal tuduhan kalau kita pembiaran, lepas tangan itu tidak benar. Semua persiapan sudah kita lakukan dan lagi-lagi, memang ya kita menunggu anggaran turun. Kalau sudah ada ya pasti langsung kita kerjakan,” ungkapnya dihubungi.

Sementara, terkait anggapan pengadaan barang seperti alat musik gamelan di Museum HAM Omah Munir, menurut Arief itu adalah langkah sementara pihaknya untuk mengenalkan Museum HAM.

“Sebenarnya, kami menempatkan alat gamelan itu untuk tujuannya edukasi mengenalkan museum HAM melalui musik juga. Agar pendidikan HAM ini juga sejalan dengan kebudayaan,” tuturnya.

Sebagai informasi, Munir Said Thalib merupakan aktivis HAM kelahiran Malang, 8 Desember 1965 yang bersuara lantang memperjuangkan HAM di Indonesia. Dia menjadi korban pembunuhan saat penerbangan dari Jakarta menuju Amsterdam, Belanda pada 2004 silam.

Dalam jejaknya, Munir pernah memperjuangkan keluarga korban pelanggaran HAM pada Tragedi Tanjung Priok 1984 yang menewaskan 24 demonstran akibat tindakan aparat keamanan yang membubarkan demonstran.

Selain itu, Munir juga pernah melakukan investigasi terhadap pelanggaran HAM pada kasus pembunuhan aktivis buruh Marsinah serta menyuarakan kasus penculikan yang mengakibatkan 13 aktivis hilang pada 1997-1998.

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: Aktivis HAMmunirMuseum Hamomah munir

Related Posts

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang
Peristiwa

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Senin, 13 Jul 2026
Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji
Peristiwa

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Sabtu, 11 Jul 2026
Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka
Peristiwa

Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka

Selasa, 7 Jul 2026
Proses evakuasi truk tangki yang terguling. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Dahului Kendaraan di Tikungan, Pemotor Tewas Tertimpa Truk Tangki di Karangkates

Selasa, 23 Jun 2026
hangus dilalap api
Peristiwa

2 Rumah Warga Desa Pendem Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Rp700 Juta

Senin, 8 Jun 2026
Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Next Post
Ilustrasi hewan kurban.

Jelang Idul Adha, Dispangtan Kota Malang Siapkan SDM Pemantau Kesehatan Hewan Kurban

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.