Jumat, Oktober 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Operasional Museum HAM Omah Munir Molor, Yayasan: Kami Butuh Kepastian

Redaksi by Redaksi
Juni 6, 2023 5:15 pm
in Peristiwa
Perwakilan Yayasan Museum Omah Munir dari LBH Pos Malang Daniel Siagian menunjukkan surat somasi atas ketidakpastian beroperasinya museum di Balai Kota Among Tani Kota Batu, Selasa (6/6/2023).

Perwakilan Yayasan Museum Omah Munir dari LBH Pos Malang Daniel Siagian menunjukkan surat somasi atas ketidakpastian beroperasinya museum di Balai Kota Among Tani Kota Batu, Selasa (6/6/2023). Foto: Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Realisasi operasional Museum Omah Munir di Kota Batu, Jawa Timur, kembali molor. Padahal, bangunan museum sudah rampung dibangun sejak 2021. Yayasan Museum HAM Omah Munir akhirnya resmi melayangkan somasi kepada Pemkot Batu dalam hal ini Dinas Pariwisata, Selasa (6/6/2023).

Perwakilan Yayasan Museum Omah Munir dari LBH Pos Malang, Daniel Siagian, mempertanyakan keseriusan Pemkot Batu dalam upaya memajukan dan mengembangkan HAM serta menghormati jasa-jasa Munir bin Said Thalib yang sampai saat ini kasusnya masih berjalan.

READ ALSO

Wali Kota Batu Napak Tilas Leluhur ke Makam Mbah Batu

Konflik Tetangga di Kota Batu Gara-Gara Bakar Sampah Berakhir Damai

Hingga saat ini pihaknya tidak pernah mendapat jaminan kepastian dari Dinas Pariwisata Kota Batu soal kapan Museum Omah HAM Munir beroperasi, realisasi, perencanaan kegiatan hingga sistem pengelolaannya.

Baca Juga: Mengenang Munir, Pejuang HAM Asal Kota Batu yang Diracun 7 September 2004

Selama penantian hampir setahun itu, justru mereka mendapati pengadaan barang yang tidak sesuai peruntukannya yaitu bangunan Museum. Salah satunya adalah seperangkat alat musik gamelan.

Penampakan bangunan Museum HAM Omah Munir di Kota Batu, namun tak kunjung beroperasi.
Penampakan bangunan Museum HAM Omah Munir di Kota Batu, namun tak kunjung beroperasi. Foto: Azmy

“Ya memang ada komunikasi, tapi gak ada jaminan kepastian. PKS juga sudah ada pada 10 Desember 2018 dan 28 November 2022. Intinya memang Pemkot Batu punya masalah soal pendanaan, tapi soal itu kan harusnya juga perlu dikoordinasikan,” tegasnya pada tugumalang.id.

Daniel menegaskan bahwa Pemkot Batu dalam hal ini memang menjadi pihak pertama dan Yayasan Museum HAM Omah Munir selaku pihak kedua. Namun hingga saat ini, pihaknya menilai Dinas Pariwisata tidak serius.

“Bahkan hingga saat ini di gedung Museum HAM Munir Kota Batu justru digunakan untuk aktivitas dan kegiatan yang tidak sejalan dengan tujuan awal tanpa ada koordinasi dengan kami,” tuturnya.

Baca Juga: Molor 3 Tahun, Museum HAM Omah Munir Akhirnya Segera Dibuka

Sebab itu, agar tidak terkesan menimbulkan dugaan wanprestasi pihaknya mengingatkan agar segera ada kepastian dan langkah konkrit soal operasional Museum HAM Omah Munir.

“Kami mendesak Pemkot Batu untuk memberikan keterbukaan informasi publik terkait kepastian kegiatan Museum HAM Munir Kota Batu,” tegasnya.

Seperti diketahui, Museum tersebut dibangun di atas lahan milik Pemkot Batu seluas 2.200 meter persegi di Kelurahan Sisir, Kecamatan Batu, Kota Batu dengan nilai anggaran Rp 8,2 miliar dari APBD Provinsi Jatim itu belum beroperasi hingga kini. Saat ini, dinas pengelolanya adalah Dinas Pariwisata.

Terpisah, Kepala Dinas Pariwisata Kota Batu, Arief As Shidiq, membeberkan jika komunikasi dengan pihak yayasan telah dilangsungkan beberapa kali. Hanya saja, bukan berarti itu sebagai bentuk tindak pembiaran.

“Soal tuduhan kalau kita pembiaran, lepas tangan itu tidak benar. Semua persiapan sudah kita lakukan dan lagi-lagi, memang ya kita menunggu anggaran turun. Kalau sudah ada ya pasti langsung kita kerjakan,” ungkapnya dihubungi.

Sementara, terkait anggapan pengadaan barang seperti alat musik gamelan di Museum HAM Omah Munir, menurut Arief itu adalah langkah sementara pihaknya untuk mengenalkan Museum HAM.

“Sebenarnya, kami menempatkan alat gamelan itu untuk tujuannya edukasi mengenalkan museum HAM melalui musik juga. Agar pendidikan HAM ini juga sejalan dengan kebudayaan,” tuturnya.

Sebagai informasi, Munir Said Thalib merupakan aktivis HAM kelahiran Malang, 8 Desember 1965 yang bersuara lantang memperjuangkan HAM di Indonesia. Dia menjadi korban pembunuhan saat penerbangan dari Jakarta menuju Amsterdam, Belanda pada 2004 silam.

Dalam jejaknya, Munir pernah memperjuangkan keluarga korban pelanggaran HAM pada Tragedi Tanjung Priok 1984 yang menewaskan 24 demonstran akibat tindakan aparat keamanan yang membubarkan demonstran.

Selain itu, Munir juga pernah melakukan investigasi terhadap pelanggaran HAM pada kasus pembunuhan aktivis buruh Marsinah serta menyuarakan kasus penculikan yang mengakibatkan 13 aktivis hilang pada 1997-1998.

Reporter: M Ulul Azmy

Editor: Herlianto. A

Tags: Aktivis HAMmunirMuseum Hamomah munir

Related Posts

Wali Kota Batu Nurochman beserta jajaran saat ziarah makam Mbah Batu jelang HUT Kota Batu ke-25. Foto: Dok.
Peristiwa

Wali Kota Batu Napak Tilas Leluhur ke Makam Mbah Batu

Rabu, 14 Okt 2026
Konflik Tetangga di Kota Batu Gara-Gara Bakar Sampah Berakhir Damai
Peristiwa

Konflik Tetangga di Kota Batu Gara-Gara Bakar Sampah Berakhir Damai

Rabu, 14 Okt 2026
Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina
Peristiwa

Krisis BBM Kota Malang, Ini Jadwal Distribusi Pertamina

Selasa, 13 Okt 2026
Evakuasi jasad nenek sebatang kara meninggal di Pujon, Malang. Foto: Dok.
Peristiwa

Nenek Sebatang Kara di Pujon Malang Ditemukan Meninggal

Kamis, 8 Okt 2026
Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan
Peristiwa

Kebakaran Hebat di Toko Ogan Kota Malang, 1 Korban Terjebak Berhasil Diselamatkan

Kamis, 1 Okt 2026
Sekda Kota Batu Alfi Nurhidayat bersama jajaran saat sidak ke TPS Pesanggrahan. Foto: Azmy
Peristiwa

Sekda Kota Batu Sidak Dugaan Pembakaran Sampah secara Liar di TPS Pesanggrahan

Rabu, 30 Sep 2026
Next Post
Ilustrasi hewan kurban.

Jelang Idul Adha, Dispangtan Kota Malang Siapkan SDM Pemantau Kesehatan Hewan Kurban

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Bukber di Balik Jeruji Besi, Napi Lapas Malang Lepas Rindu Bersama Keluarga

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 10042026 1
Iklan10032026
21440510 796c 4a78 A1cd 0e5e0bd76582
8de19c4a 6fa9 471a 91a6 756e384f3221
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.