Kamis, Juli 16, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Musim Penghujan Jadi Salah Satu Faktor Tingginya Kasus DBD di Kota Malang

Redaksi by Redaksi
November 8, 2022 9:18 am
in Peristiwa
DBD DI KOTA MAlang

Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Mu'arif. Foto / Feni Yusnia

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang – Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul menyebut banyak faktor yang mempengaruhi naiknya kasus DBD di Kota Malang, salah satunya cuaca.

Ia menjelaskan, perubahan cuaca ekstrem kemudian disusul dengan hujan yang cukup intens mampu memunculkan genangan air. Lantas, genangan tersebut menjadi tempat hidup bagi jentik nyamuk aedes aegypti.

READ ALSO

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

“Penyakit berbasis lingkungan tentunya bisa terjadi saat ini. DBD, Tifoid, Diare juga bisa. Banyak faktor, salah satunya cuaca,” kata dia.

Maka, pihaknya juga tengah gencar menggaungkan kembali program pencegahan dan penanganan DBD. Diantaranya, melalui juru pemantau jentik (jumantik), program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) hingga fogging untuk menekan laju kasus DBD ini.

“Begitu ada kasus, teman-teman turun melakukan penyelidikan epidemiologi (PE), itu dilihat di lokusnya dulu atau di rumahnya itu. Kemudian bergeser kepada 10 rumah depan, belakang, kanan, kiri untuk dilihat langkah bebas jentiknya,” jelasnya.

“Mana kala angka bebas jentiknya kurang dari 95 persen, maka itu menjadi salah satu indikasi untuk dilakukan fogging,” sambung dr Husnul.

Sebelumnya, dikatakan dr Husnul, bahwa kasus DBD di Kota Malang tercatat mencapai 600 kasus per Oktober 2022.

Kemudian, dilansir dari infografis yang diunggah akun instagram Dinas Kesehatan Kota Malang, data DBD per 2021 tercatat ada 261 kasus dengaan 3 diantaranya meninggal dunia. Sementara angka kasus per September 2022, ada 489 kasus dengan 11 meninggal dunia.

Artinya, meski belum genap satu tahun, jumlah kasus penyakit DBD di Kota Malang diketahui meningkat drastis, diperkirakan dua kali lipat.

Terlebih, rentang usia terkena penyakit DBD rata-rata menyasar anak usia sekolah. Tepatnya, antara 7 hingga 20 tahun.

Maka, ia menghimbau agar masyarakat lebih disiplin dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Terutamanya, menutup tempat-tempat yang kerap menjadi genangan air dan sarang jentik-jentik nyamuk.

“DBD itu kan (penyakit) tiap tahun, dan penyebab sudah pasti adanya genangan yang dijadikan perindukan nyamuk aides aegepti. Kalau genangan ini ngga ada, berarti bibit-bibit nyamuknya ngga ada. Maka perlu dibersihkan dengan pemberantasan sarang nyamuk,” tukasnya

Tags: DBD Kota Malangdinkes kota malangMusim penghujan

Related Posts

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang
Peristiwa

Kompor Gas Bocor Picu Kebakaran Bengkel dan Warung Kopi di Lawang

Senin, 13 Jul 2026
Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji
Peristiwa

Mahasiswi Tewas Usai Motor Bersenggolan dengan Truk Gandeng di Pakisaji

Sabtu, 11 Jul 2026
Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka
Peristiwa

Granmax Tabrak Truk Tangki dan Dua Motor di Pakisaji, Empat Orang Terluka

Selasa, 7 Jul 2026
Proses evakuasi truk tangki yang terguling. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Dahului Kendaraan di Tikungan, Pemotor Tewas Tertimpa Truk Tangki di Karangkates

Selasa, 23 Jun 2026
hangus dilalap api
Peristiwa

2 Rumah Warga Desa Pendem Hangus Dilalap Api, Kerugian Capai Rp700 Juta

Senin, 8 Jun 2026
Lokasi tenggelamnya remaja di Embung Babadan Ngajum. Foto: Polsek Ngajum
Peristiwa

Remaja Tewas Tenggelam di Wisata Sumber Embung Babadan Ngajum

Senin, 1 Jun 2026
Next Post
Banyak pohon tumbang, perlu diskusi dengan pemerhati lingkungan

Banyak Pohon Tumbang, Wabup Malang: Perlu Diskusi dengan Pemerhati Lingkungan

BERITA POPULER

  • 6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    6 Tempat Makan Murah di Malang, Menu Mulai Rp4 Ribu hingga Rp10 Ribuan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Karnaval Desa Urek-Urek Raup Rp214 Juta, Seluruhnya untuk Santunan 19 Anak Yatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Begini Pembagian Fungsi Terminal Arjosari, Hamid Rusdi, dan Landungsari

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 7 Destinasi Wisata Rohani di Malang, Dari Masjid Tiban hingga Desa Wisata Peniwen

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Advtm 06302026 1
Adv02262026
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.