Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Peristiwa

Musim Penghujan Jadi Salah Satu Faktor Tingginya Kasus DBD di Kota Malang

Redaksi by Redaksi
November 8, 2022 9:18 am
in Peristiwa
DBD DI KOTA MAlang

Kepala Dinkes Kota Malang, dr Husnul Mu'arif. Foto / Feni Yusnia

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang – Dinas Kesehatan Kota Malang dr Husnul menyebut banyak faktor yang mempengaruhi naiknya kasus DBD di Kota Malang, salah satunya cuaca.

Ia menjelaskan, perubahan cuaca ekstrem kemudian disusul dengan hujan yang cukup intens mampu memunculkan genangan air. Lantas, genangan tersebut menjadi tempat hidup bagi jentik nyamuk aedes aegypti.

READ ALSO

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

“Penyakit berbasis lingkungan tentunya bisa terjadi saat ini. DBD, Tifoid, Diare juga bisa. Banyak faktor, salah satunya cuaca,” kata dia.

Maka, pihaknya juga tengah gencar menggaungkan kembali program pencegahan dan penanganan DBD. Diantaranya, melalui juru pemantau jentik (jumantik), program pemberantasan sarang nyamuk (PSN) hingga fogging untuk menekan laju kasus DBD ini.

“Begitu ada kasus, teman-teman turun melakukan penyelidikan epidemiologi (PE), itu dilihat di lokusnya dulu atau di rumahnya itu. Kemudian bergeser kepada 10 rumah depan, belakang, kanan, kiri untuk dilihat langkah bebas jentiknya,” jelasnya.

“Mana kala angka bebas jentiknya kurang dari 95 persen, maka itu menjadi salah satu indikasi untuk dilakukan fogging,” sambung dr Husnul.

Sebelumnya, dikatakan dr Husnul, bahwa kasus DBD di Kota Malang tercatat mencapai 600 kasus per Oktober 2022.

Kemudian, dilansir dari infografis yang diunggah akun instagram Dinas Kesehatan Kota Malang, data DBD per 2021 tercatat ada 261 kasus dengaan 3 diantaranya meninggal dunia. Sementara angka kasus per September 2022, ada 489 kasus dengan 11 meninggal dunia.

Artinya, meski belum genap satu tahun, jumlah kasus penyakit DBD di Kota Malang diketahui meningkat drastis, diperkirakan dua kali lipat.

Terlebih, rentang usia terkena penyakit DBD rata-rata menyasar anak usia sekolah. Tepatnya, antara 7 hingga 20 tahun.

Maka, ia menghimbau agar masyarakat lebih disiplin dalam menerapkan pola hidup bersih dan sehat (PHBS). Terutamanya, menutup tempat-tempat yang kerap menjadi genangan air dan sarang jentik-jentik nyamuk.

“DBD itu kan (penyakit) tiap tahun, dan penyebab sudah pasti adanya genangan yang dijadikan perindukan nyamuk aides aegepti. Kalau genangan ini ngga ada, berarti bibit-bibit nyamuknya ngga ada. Maka perlu dibersihkan dengan pemberantasan sarang nyamuk,” tukasnya

Tags: DBD Kota Malangdinkes kota malangMusim penghujan

Related Posts

Proses evakuasi kakek yang ditemukan tewas di sumur. Foto: BPBD Kabupaten Malang
Peristiwa

Hilang Saat Cari Rumput, Kakek di Wagir Ditemukan Meninggal di Sumur

Rabu, 27 Mei 2026
Lokasi terjadinya kecelakaan di Sumbermanjing Wetan. Foto: Satlantas Polres Malang
Peristiwa

Pelajar SMP di Sumbermanjing Wetan Tewas Usai Serempetan dengan Truk

Selasa, 26 Mei 2026
Kondisi rumah di Singosari yang hancur akibat ledakan diduga petasan. Foto: Polsek Singosari
Peristiwa

Ledakan Diduga Petasan di Singosari Malang Sebabkan 1 Rumah Rusak Parah dan 6 Orang Luka-luka

Selasa, 26 Mei 2026
Petugas melakukan olah TKP di lokasi ditemukannya bayi. Foto: Polres Malang
Peristiwa

Bayi Laki-laki Ditemukan Tak Bernyawa di Tepi Jalan Karangploso Malang

Kamis, 21 Mei 2026
Pohon Tumbang
Peristiwa

BPBD Evakuasi Pohon Tumbang di Jalur Nasional Malang-Kepanjen

Rabu, 20 Mei 2026
Lansia Tertabrak Motor
Peristiwa

Lansia di Kota Batu Meninggal Dunia Setelah Tertabrak Motor Saat Menyeberang Jalan

Rabu, 20 Mei 2026
Next Post
Banyak pohon tumbang, perlu diskusi dengan pemerhati lingkungan

Banyak Pohon Tumbang, Wabup Malang: Perlu Diskusi dengan Pemerhati Lingkungan

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.