Senin, Juni 1, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Mahasiswa Menulis

Menghidupkan Kembali Mayor Hamid Rusdi melalui Fragmen di HUT ke-79 RI

Redaksi by Redaksi
Agustus 18, 2024 1:31 pm
in Mahasiswa Menulis
Hamid Rusdi

Adegan Mayor Hamid Rusdi memberi komando pada TKR. (Foto: Himkomunika-Uniga)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-79 Republik Indonesia di Perumahan Joyogrand, tepatnya Rukun Warga (RW 09) Kelurahan Merjosari, berlangsung meriah dan penuh semangat kebangsaan, pada Sabtu (17/8/2024).

Upacara peringatan yang diselenggarakan di Lapangan Balai RW 09 pada Sabtu pagi, 17 Agustus 2024, dipimpin Ketua RW 09, Wahyu Rendra P, sebagai inspektur upacara.

READ ALSO

5 Tanda Anak Berpotensi Jadi Penulis Hebat, dari Berimajinasi Tinggi hingga Kaya Kosa Kata Melebihi Anak Seusianya

Pos Ketan Legenda 1967, Kuliner Legendaris di Kota Batu yang Tidak Boleh Terlewatkan

Peringatan tahun ini tetap mengusung tema besar nasional “Nusantara Baru Indonesia Maju” terasa semakin istimewa ketika dihadirkan sub tema lokal “Maju Berguru pada Pejuang Pendahulu”. Sub tema dituang dalam sebuah kemasan fragmen perjuangan yang menampilkan kisah heroik Mayor Hamid Rusdi.

Peserta upacara
Peserta upacara bendera HUT ke 79 RI di wilayah RW 09 Kel. Merjosari. (Foto: Himkomunika-Uniga)

Mayor Hamid Rusdi, seorang pejuang asal Malang, memainkan peran penting dalam menumpas PKI pada tahun 1948 di Donomulyo dan merebut kemerdekaan di daerah Malang. Sajian fragmen perjuangannya menjadi puncak upacara yang paling dinantikan, disutradarai Dohir “Sindu” Herliato dengan penata artistik Mohamad Irwan Aka dan penata kostum Novie Kusumawati serta KD Hastuti. Melibatkan 75 orang, pementasan ini menggambarkan momen-momen heroik dan pengorbanan Mayor Hamid Rusdi.

Adegan Tentara RI
Adegan Tentara Republik Indonesia Pelajar yang dipimpin Mas Susanto. (Foto: Himkomunika-Uniga)

Persiapan untuk fragmen ini telah dimulai sejak tiga minggu sebelumnya. Dohir “Sindu” Herliato, sang sutradara, mengungkapkan bahwa proses persiapan yang tidak terlalu panjang menjadi kesulitan tersendiri untuk melakukan penelitian mendalam tentang sejarah Mayor Hamid Rusdi serta dibutuhkan strategi khusus untuk latihan intensif bagi para pemain.

“Kami ingin memastikan bahwa setiap adegan mencerminkan semangat dan keberanian Mayor Hamid Rusdi dengan sebaik-baiknya,” ujar Sindu.

Pria berambut gondrong ini mencoba menyusun cerita dalam treatmen yang dimulai pada tahun 1947, Mas Susanto, komandan TRIP, memprediksi akan terjadi agresi militer Belanda sehingga strategi perlawanan di Kota Malang dibagi menjadi tiga sektor: timur di Rampal, tengah di Kayu Tangan, dan barat di Jl. Ijen. Bulan Juli, pertempuran antara TRIP yang dipimpin oleh Mas Susanto melawan pasukan Belanda terjadi di Jl. Salak Kota Malang, mengakibatkan banyak anggota TRIP gugur.

Tahun 1948, Hamid Rusdi menyusun strategi gerilya dengan penyampaian informasi secara estafet dan menggunakan surat pantat untuk pesan penting. Tahun 1949, setelah mengetahui adanya mata-mata Belanda di kalangan mereka, Hamid Rusdi memimpin GRK (Gerakan Rakyat Kota) yang di dalamnya juga ada Sapta Srikandi telik sandi yang menyusup sebagai pedagang dan lain sebagainya untuk mengelabuhi para penjajah.

Saat tersebut Mayor Hamid Rusdi mencetuskan bahasa walikan untuk merahasiakan strategi dari mata-mata tersebut. Dalam sebuah pertempuran, Hamid Rusdi tertembak dan menemui ajalnya setelah menyampaikan pesan terakhir kepada istrinya.

Adegan Patroli
Adegan patroli pasukan Belanda. (Foto: Himkomunika-Uniga)

Sementara itu, Mohamad Irwan AKA selaku penata artistik, telah berusaha menciptakan setting yang autentik dan detail agar penonton dapat merasakan atmosfer perjuangan pada masa itu. Setiap properti dan kostum dipilih dengan cermat untuk mendukung keaslian cerita.

Penampilan para pemain, juga patut diacungi jempol. Dengan latihan yang terbatas, mereka mampu menampilkan adegan-adegan yang menegangkan dan penuh emosi. Novie Kusumawati dan KD Hastuti sebagai penata kostum berperan penting dalam memastikan setiap pemain tampil dengan kostum yang sesuai dengan era perjuangan.

Warga menunjukkan antusiasme luar biasa terhadap acara ini. Sejak pagi, lapangan Balai RW dipenuhi oleh warga dari berbagai kalangan. Anak-anak, remaja, dan orang dewasa tampak bersemangat mengikuti upacara dengan kostum dan atribut bernuansa perjuangan. Ibu Cicik, yang berperan sebagai salah satu tokoh “Sapta Srikandi,” mengungkapkan kebanggaannya.

“Saya sangat terharu dan bangga menjadi bagian dari fragmen ini, sampai-sampai saya tidak bisa berkata-kata dan meneteskan air mata. Melihat bagaimana kami bersama anak-anak bisa menampilkan kisah perjuangan pahlawan dengan baik. Semoga acara seperti ini bisa terus diadakan setiap tahun,” ujarnya dengan mata berkaca-kaca.

Selain itu, Cahyadi Fahmi, yang berperan sebagai pasukan Belanda, juga sangat terkesan dengan pementasan fragmen tersebut.

“Saya melihat semangat perjuangan yang tidak pernah padam di wajah-wajah generasi muda kita. Ini menjadi pengingat bagi kita semua untuk terus menjaga dan mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positif,” katanya.

Hamid Rusdi
Adegan Mayor Hamid Rusdi menyerahkan senjata kepada Sapta Srikandi. (Foto: Himkomunika-

Rangkaian acara peringatan diakhiri dengan doa, pawai keliling kampung, dan makan bersama seluruh warga yang hadir. Ketua RW 09, Wahyu, mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi, dan mengingatkan pentingnya meneruskan semangat perjuangan pahlawan untuk membangun Indonesia sesuai tema nasional “Nusantara Baru Indonesia Maju.”

Acara ini tidak hanya mengenang jasa pahlawan tetapi juga mempererat silaturahmi antar warga, mencerminkan semangat gotong-royong dan kebersamaan. Dengan berakhirnya acara, seluruh warga pulang dengan semangat baru untuk belajar dari sejarah dan berkontribusi dalam memajukan Indonesia.

Semoga semangat kebangsaan ini terus hidup dan menginspirasi generasi mendatang. Mari terus dijaga dan dirawat semangat ini demi kemajuan Indonesia yang lebih gemilang.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis:  Bryna Callista (Himkomunika-Uniga)

editor: jatmiko

Tags: Hamid RusdiHUt ke-79 RIKelurahan MerjosariMayor Hamid Rusdi

Related Posts

Penulis hebat
Mahasiswa Menulis

5 Tanda Anak Berpotensi Jadi Penulis Hebat, dari Berimajinasi Tinggi hingga Kaya Kosa Kata Melebihi Anak Seusianya

Selasa, 10 Sep 2024
Pos Ketan Legenda 1967, kuliner legendaris Kota Batu. Foto: Google Maps
Mahasiswa Menulis

Pos Ketan Legenda 1967, Kuliner Legendaris di Kota Batu yang Tidak Boleh Terlewatkan

Rabu, 1 Mei 2024
Rekomendasi wisata kuliner viral di Malang Foto: instagram.com/depotanjungapi
Kuliner

Nyaman! Ini 5 Rekomendasi Kuliner Viral Jujukan Muda-Mudi di Malang 

Rabu, 24 Apr 2024
Tren warna baju Lebaran 2024. Foto: Freepik
Fashion

Prediksi Tren Warna Baju Lebaran 2024, Tampil Trendy di Hari Raya

Rabu, 3 Apr 2024
Kerumunan penjual dan pembeli takjil di dekat kampus UM / Platform X / @midnitediarieZ
Mahasiswa Menulis

Menelusuri Peran Takjil dalam Perekonomian Masyarakat Kecil

Rabu, 27 Mar 2024
Ilustrasi mengelola keuangan (Sumber: Pinterest)
Mahasiswa Menulis

6 Tips Mengelola Keuangan Selama Ramadan 

Rabu, 27 Mar 2024
Next Post
Karnaval Malang Raya

Full Hiburan! Update Jadwal Karnaval Malang Raya Sampai Akhir Bulan Agustus 2024

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.