Minggu, Mei 31, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Pilihan Redaksi

Menengok Pasar Wisata Songgoriti yang Pamornya Kian Meredup

Redaksi by Redaksi
Januari 18, 2023 6:32 pm
in Pilihan Redaksi
Pasar Wisata Songgoriti

Pasar Wisata Songgoriti, salah satu pusat belanja oleh-oleh legendaris yang kini semakin tenggelam popularitasnya seiring menjamurnya destinasi wisata baru. Foto/Azmy

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Songgoriti menjadi satu kawasan yang memiliki catatan historis yang panjang dalam sejarah Kota Batu, Jawa Timur. Namun kini, ketenarannya kian memudar. Seperti pepatah, hidup segan, mati tak mau. Situasi dilema itulah yang kini dialami Pasar Wisata Songgoriti

Suasana di sekitar Pasar Wisata Songgoriti siang itu, Rabu (18/1/2023) tampak sepi pengunjung. Tidak seperti sekitar 5-10 tahun lalu, setiap harinya kawasan wisata ini selalu dipenuhi wisatawan.

READ ALSO

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Di kawasan Songgoriti, terdapat banyak destinasi wisata legendaris seperti Candi Songgoriti, Taman Tirta Nirwana, sederet villa dan hotel yang tersohor sejak zaman penjajahan. Namun ketenaran kondisi kawasan ini dari waktu ke waktu makin memudar.

Sejumlah wisatawan tengah berburu berbagai macam cindera mata dan oleh-oleh perlengkapan rumah tangga di Pasar Wisata Songgoriti. Foto/Azmy

Pusat keramaian yang ikut terdampak seiring zaman itu salah satunya adalah Pasar Wisata Songgoriti. Sebuah pusat belanja dan oleh-oleh yang menjadi sumber pencaharian masyarakat sekitar sejak lama.

Namun kini situasinya sudah berubah. Selain kalah pamor, di sisi lain kondisi bangunan pasar di area dalam juga terkesan tak terawat. Alias tidak pernah mendapat sentuhan peremajaan terhadap bangunan sejak lama.

Di sana terdapat sekitar 200 pedagang yang berjualan. Namun banyak kini yang memilih tutup dan hanya buka saat akhir pekan. Di hari biasa, hanya tersisa sekitar puluhan bedak yang buka. Seperti Ibu Rubiatin.

Perempuan berusia 61 tahun itu tampak dengan seksama memisahkan buah-buahan dari tangkainya. Rubiatin mengaku sudah 20 tahun berdagang buah di Pasar Wisata Songgoriti.

Sejumlah wisatawan tengah berburu berbagai macam cindera mata dan oleh-oleh perlengkapan rumah tangga di Pasar Wisata Songgoriti. Foto/Azmy

Tidak ada harapan lain yang bisa dia lakukan selain mencari rezeki di sana. Perempuan empat cucu asal Desa Sidomulyo tak bisa berbuat banyak dengan kondisi itu. ”Ya misal dibangun lebih bagus kan enak juga. Tapi ya wis kami kan gak bisa apa-apa. Cuman bisa modal telaten,” ujar Rubiatin.

Menurut Rubiatin, pengelola pasar yang dinaungi Pemkab Malang jarang sekali berkunjung ke sana. Padahal, jika berkaca dengan destinasi wisata lainnya, Pasar Wisata Songgoriti sudah saatnya berbenah.

Seorang pedagang tampak tertidur di depan bedak miliknya di Pasar Wisata Songgoriti. Seiring waktu, kawasan wisata legendaris ini semakin kalah pamor seiring menjamurnya destinasi wisata lain. Foto/Azmy

Dia yakin peremajaan bangunan pasar yang lebih baik bisa mempengaruhi tingkat kunjungan wisata. Kata dia, menurunnya kunjungan wisata di kawasan Songgoriti sudah terlihat sejak 2010-2012.

Situasi berbeda jika ditarik sekitar belasan tahun lalu kawasan Songgoriti selalu menjadi destinasi utama di samping Taman Rekreasi Selecta, Jatim Park dan Agrowisata. ”Gak hanya akhir pekan saja, tapi setiap hari ramai,” ungkapnya.

Bahkan saking sepinya, wajah pedagang tampak sumringah begitu mendengar suara klakson bus yang datang. Mereka tampak senang sekali dan menaruh banyak harap pada wisatawan untuk membeli dagangannya. ”Ya gini mas suasananya kalau ada bus yang datang,” ujarnya berkelakar.

Di awal tahun 2023 ini pedagang Pasar Wisata Songgoriti justru mengalami kelesuan. Kini, puluhan bedak di pasar tersebut tutup. Seperti yang terlihat kemarin (3/1), hanya beberapa pedagang yang masih bertahan demi memenuhi kebutuhan sehari-hari.

Aktivitas pedagang buah di Pasar Wisata Songgoriti yang tetap mencoba bertahan di tengah kelesuan kunjungan wisata. Foto/Azmy

Total ada sekitar 150 bedak yang ada di Pasar Wisata Songgoriti. Kejayaan pasar wisata Songgoriti ini terakhir terlihat pada 2015. Pasar Songgoriti banyak menyediakan macam jenis cinderamata oleh-oleh khas kota wisata Batu. Mulai baju, cobek, jajanan, tanaman hias hingga buah dan sayur mayur

Pasar Wisata Songgoriti buka mulai pukul 05.00 WIB pagi hingga sore hari sekitar pukul 17.00 WIB. Lokasinya ada di dekat kawasan Kolam Renang Tirta Nirwana dan Candi Songgoriti. Untuk ke sini, anda hanya perlu mengeluarkan biaya parkir Rp 3 ribu untuk motor dan Rp5.000 untuk mobil.

Reporter: Ulul Azmy
editor: jatmiko

Tags: Candi SonggoritiHeadlinekota wisata batupasar songgoritipasar wisata songgoritiSonggoritiTaman Rekreasi SelectaTaman Tirta Nirwana

Related Posts

Kampung Gandean
Pilihan Redaksi

Sejarah di Balik Nama Kampung Gandean, Jejak Permukiman Abdi Pemerintahan di Jantung Kota Malang

Senin, 23 Mar 2026
Omah Wiromargo
Pilihan Redaksi

Omah Wiromargo Hadir sebagai Rumah Baca Gratis di Sekitar Pasar Besar Malang

Minggu, 18 Jan 2026
Kebun Botol Malang
Pilihan Redaksi

TBM Kebun Botol Malang, Literasi dan Pembelajaran Bahasa Asing di Tengah Kebun Hijau

Selasa, 7 Okt 2025
Kebun Botol
Pilihan Redaksi

Kebun Botol Malang, Inovasi Ibu-Ibu Tlogomas Ubah Limbah Plastik Jadi Ladang Hijau Bernilai Ekonomi

Selasa, 7 Okt 2025
KA Jayabaya
Pilihan Redaksi

Catatan Perjalanan KA Jayabaya: Rezeki Bertemu Penumpang Baik, Panik Tragedi Ojol di Jakarta

Selasa, 16 Sep 2025
JFC 2025 Batch 2
Pilihan Redaksi

JFC 2025 Batch 2 Dibuka, Nurcholis Tekankan 6M sebagai Landasan Jurnalisme Berkualitas

Senin, 15 Sep 2025
Next Post
Unisma Mbalah Aswaja

Mbalah Aswaja Unisma, Pesan Gus Kautsar Tentang Moralitas

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Waspada Hujan Ringan! Prakiraan Cuaca Kota Malang Minggu 15 Maret 2026

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.