Sunday, July 5, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Asli Malang

Menelusuri Masjid Bungkuk, Masjid Tertua di Malang Raya Dibangun  Pengikut Pangeran Diponegoro

Redaksi by Redaksi
March 16, 2024 10:21 am
in Asli Malang
Masjid Bungkuk yang diyakini sebagai masjid tertua di wilayah Malang Raya dibangun oleh pengikut setia Pangeran Diponegoro /Foto: Google Review Masjid Bungkuk/ Jack Jack

Masjid Bungkuk yang diyakini sebagai masjid tertua di wilayah Malang Raya dibangun oleh pengikut setia Pangeran Diponegoro /Foto: Google Review Masjid Bungkuk/ Jack Jack

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

MALANG, Tugumalang.id – Masjid At-Thoiriyah atau yang lebih dikenal masyarakat dengan sebutan Masjid Bungkuk diyakini sebagai masjid tertua di wilayah Malang Raya. Masjid Bungkuk berlokasi di Kelurahan Pagentan, Kecamatan Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur.

Penamaan Masjid Bungkuk diambil dari tokoh pendiri masjid tersebut yakni Kiai Hamimuddin atau dikenal dengan Mbah Bungkuk. Diketahui Mbah Bungkuk merupakan salah satu pengikut setia Pangeran Diponegoro.

READ ALSO

Embong Arab Malang, Destinasi Kuliner dan Perdagangan Khas Timur Tengah di Tengah Kota

Produk Asal Malang Tembus Pasar Global, dari Taiwan hingga Prancis

Ketika meletus Perang Jawa antara Pangeran Diponegoro dengan tentara kolonial Belanda. Beberapa pengikut Pangeran Diponegoro terpencar ke beberapa wilayah di Pulau Jawa. Salah satunya adalah Mbah Bungkuk yang singgah di kawasan Singosari, Kabupaten Malang dan melakukan syiar Agama Islam.

Baca Juga: 16 Masjid di Kota Malang Ini Sediakan Takjil Gratis

Awal penyebaran Islam yang dilakukan Mbah Bungkuk dimulai membangun musala berupa gubuk di tengah hutan. Musala tersebutlah yang kemudian menjadi Masjid Bungkuk seperti saat ini.

Sejak tahun 1835 Masehi, Masjid Bungkuk didirikan dan menjadi pusat syiar Agama Islam di wilayah Malang Raya pada saat itu.

Di awal berdirinya mushola yang kemudian menjadi Masjid Bungkuk. Kiai Hamimuddin membangun dengan bahan material seadanya dengan dinding berbahan bambu mirip seperti sebuah gubuk atau surau.

Baca Juga: Konsisten Gelar Subuh Keliling, Bupati Malang Terima Penghargaan dari Dewan Masjid Indonesia

Di awal syiar Agama Islam yang dilakukannya hanya beberapa orang santri di tempat Mbah Bungkuk tersebut. Hal itu dapat dimaklumi karena saat itu mayoritas masyarakat di lokasi tersebut masih banyak menganut Agama Hindu.

Kegiatan ibadah yang dilaksanakan oleh Mbah Bungkuk dan para santrinya dirasa sebagai hal baru. Apalagi adanya gerakan rukuk dan sujud dalam ibadah salat dinilai sebagai ritual agama baru bagi masyarakat saat itu.

Seiring berjalannya waktu, lantas masyarakat mulai tertarik dengan syiar agama yang dilakukan oleh Mbah Bungkuk. Kemudian musala gubuk itu direnovasi dan dibangun menjadi bangunan semi permanen dengan empat pilar kayu sebagai penyangga atap Masjid Bungkuk.

Meski kini Masjid Bungkuk telah mengalami beberapa kali renovasi tetapi keempat pilar tersebut masih utuh dan dapat dijumpai hingga sekarang.

Konon, di empat pilar kayu Masjid Bungkuk tertanam batu gilang yang berfungsi memperkuat tiang bangunan masjid dari getaran gempa bumi.

Peletakkan batu gilang tersebut sebagai wujud akulturasi dengan agama sebelumnya, Hindu dimana batu gilang dimanfaatkan sebagai penyangga bangunan candi agar tidak roboh saat terjadi gempa.

Lambat laun banyak masyarakat berdatangan untuk menjadi santri Mbah Bungkuk yang kemudian membangun Pondok Pesantren dengan nama Miftahul Falah dan masih eksis hingga sekarang.

Pada tahun 1850 Masehi, Mbah Bungkuk wafat dan dimakamkan di sekitar area Masjid Bungkuk tepatnya di belakang masjid.

Makam Mbah Bungkuk tak pernah sepi oleh peziarah dan ada makan lain di sekitar area pemakaman Mbah Bungkung yang dipagari besi tahan karat. Konon makam-makam tersebut adalah makam sanak keluarga Mbah Bungkuk.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Penulis: Bagus Rachmad Saputra

Editor: Herlianto. A

Tags: kabupaten malangKiai HamimuddinMalang RayaMasjid At-ThoiriyahMasjid BungkukMasjid Tertua di Malang RayaMbah Bungkuk

Related Posts

Embong Arab Malang, Destinasi Kuliner dan Perdagangan Khas Timur Tengah di Tengah Kota
Asli Malang

Embong Arab Malang, Destinasi Kuliner dan Perdagangan Khas Timur Tengah di Tengah Kota

Thursday, 2 Jul 2026
Produk asal Malang
Asli Malang

Produk Asal Malang Tembus Pasar Global, dari Taiwan hingga Prancis

Tuesday, 9 Jun 2026
Candi kidal
Asli Malang

Relief Garudeya Candi Kidal Jadi Jejak Awal Lahirnya Garuda Pancasila

Monday, 1 Jun 2026
Museum Singhasari
Asli Malang

Makna Keris dan Tombak di Museum Singhasari, Bukan Sekadar Senjata

Tuesday, 5 May 2026
Wisata sejarah di Kota Malang
Asli Malang

5 Destinasi Wisata Sejarah di Kota Malang yang Cocok untuk Liburan Edukatif

Monday, 23 Mar 2026
Kampung Budaya Polowijen, salah satu tempat wisata edukasi di Kota Malang yang menarik untuk dikunjungi. /Foto: Google Review Kampung Budaya Polowijen/Henny Chn.
Asli Malang

Rekomendasi Wisata Edukasi di Kota Malang: Tempat Asyik Belajar dan Liburan Bersama Keluarga

Friday, 7 Nov 2025
Next Post
Sensasi Ngabuburit Keliling Ala Sultan Lewat NgabSul Juragan 99 Trans/Foto: Instagram @juragan99trans

Bermodal Rp80 Ribu Bisa Merasakan Sensasi Ngabuburit Keliling Ala Sultan Lewat NgabSul Juragan 99 Trans

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sosialisasi Opsen Pajak Kendaraan Mulai Berdampak, Bapenda Kota Malang Sebut Opsen PKB Meningkat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Sepeda Motor Tabrak Pejalan Kaki di Lawang, 3 Orang Luka-luka

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Edi Purwanto, Santri dan Penggerak NU Asal Malang Terpilih Jadi Komisioner KI Pusat

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.