Selasa, Juni 2, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home News

Malang Autism Summit 2024, Resolusikan Perjuangan Kesetaraan Anak Berkebutuhan Khusus

Redaksi by Redaksi
Oktober 5, 2024 7:41 pm
in News
Aktivis MAS24, Dr Amelia Aziz Daeng, M.Psi membacakan naskah Resolusi MAS24 (Yona A)

Aktivis MAS24, Dr Amelia Aziz Daeng, M.Psi membacakan naskah Resolusi MAS24. (Foto/Yona A)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Konferensi internasional, edukasi, layanan terapi hingga pameran karya anak berkebutuhan kgusus yang dikemas dalam acara Malang Autism Summit 2024 (MAS24) telah resmi di tutup pada Sabtu (5/10/2024). Acara ini menghasilkan 10 poin resolusi dalam memperjuangkan kesetaraan anak berkebutuhan khusus.

Acara yang diikuti oleh 3 ribu peserta yang terdiri dari pengajar, aktivis hingga orang tua anak berkebutuhan khusus itu telah berlangsung selama 3 hari sejak 3-5 Oktober 2024. Berbagai kegiatan mulai konferensi internasional, FGD, kegiatan edukasi, terapi hingga pameran karya anak anak berkebutuhan khusus telah mewarnai MAS24.

READ ALSO

Kasus Dugaan Penganiayaan dan Perusakan di Pantai Wediawu Malang Berakhir Damai

Musim Kemarau Tiba, BPBD Kota Batu Petakan Wilayah Rawan Kebakaran Hutan

Baca Juga: Director Penawar Hospital Malaysia Kenalkan Manfaat Habbatus Sauda di Malang Autism Summit 2024

Dalam pidato penutupan MAS24, Clinical Director Penawar Special Learning Centre Malaysia, Dr Ruwinah Abdul Karim menyampaikan bahwa perjuangan mewujudkan kesetaraan bagi anak anak autis maupun anak berkebutuhan khusus belum berakhir.

Aktivis MAS24 serahkan naskah Resolusi MAS24 kepada Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni mewakili Pemerintah Kota Malang. (Foto/Yona A)
Aktivis MAS24 serahkan naskah Resolusi MAS24 kepada Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni mewakili Pemerintah Kota Malang. (Foto/Yona A)

“Saya bermimpi ada hari dimana anak anak autism diberi kesempatan yang sama, dihargai dan dicintai tanpa syarat,” ucapnya.

Dia juga berpesan kepada para guru, aktivis, praktisi medis hingga orang tua agar tetap berjuang memberikan kasih sayang kepada anak anak berkebutuhan khusus layaknya anak anak lainnya. Bimbingan mereka adalah cahaya bagi anak anak berkebutuhan khusus.

Baca Juga: Antusias! Rombongan MKKS SLB Se Jawa Tengah Hadir di Event Malang Autism Summit 2024

“Mereka tak butuh belas kasihan, mereka hanya butuh kesempatan untuk bersinar dan menjalani hidup yang bermartabat,” tuturnya.

Sementara itu, puncak penutupan acara ini juga diwarnai dengan pembacaan naskah Resolusi MAS24. Aktivis MAS24 yakni Dr Amelia Aziz Daeng, M.Psi menggaungkan 10 poin Resolusi MAS24 tersebut.

1. Meningkatkan Program Deteksi dan Diagnosis Dini

Menerapkan program pelatihan berskala nasional bagi tenaga kesehatan guna meningkatkan diagnosis dini terhadap gangguan spektrum autisme (ASD) pada anak-anak, serta memastikan intervensi dan dukungan yang tepat waktu.

2. Mengintegrasikan Pelatihan Mengenai Autisme dalam Kurikulum Medis

Mendorong pengintegrasian pelatihan khusus autisme dalam kurikulum kedokteran, keperawatan, terapi okupasi, dan psikologi untuk mempersiapkan tenaga kesehatan di masa depan dalam menangani kebutuhan unik individu autistik.

Clinical Director Penawar Special Learning Centre Malaysia, Dr Ruwinah Abdul Karim menutup MAS24. (Foto/Yona A)
Clinical Director Penawar Special Learning Centre Malaysia, Dr Ruwinah Abdul Karim menutup MAS24. (Foto/Yona A)

3. Memperluas Akses Pendidikan Khusus

Mendorong pendirian lembaga pendidikan khusus autisme lebih banyak dan mendukung terciptanya kelas inklusif dengan membekali guru melalui pelatihan khusus dan sumber daya yang memadai.

4. Memperluas Pelatihan Guru Tentang Autisme

Memperkenalkan pendidikan yang ramah bagi individu autistik secara wajib serta memperkenalkan teknik manajemen kelas di program pelatihan untuk guru agar para pendidik siap mendukung siswa dengan spektrum autisme.

5. Seruan Secara Menyeluruh Untuk Penelitian dan Pengembangan (R&D) Mengenai Autisme

Seruan tersebut ditujukan kepada lembaga akademik, badan penelitian medis, lembaga pemerintah, dan sektor swasta untuk memperdalam pemahaman serta meningkatkan dukungan bagi individu dengan spektrum autisme.

6. Intevensi Dini Dalam Perawatan

Memastikan akses yang terjangkau untuk perawatan, seperti terapi okupasi, terapi perilaku, dan terapi wicara bagi semua keluarga yang terdampak.

7. Kolaborasi Lintas Disiplin untuk Perawatan Holistik

Membangun kerangka kerja untuk kolaborasi berkelanjutan antara tenaga kesehatan, pendidik, dan terapis guna memberikan perawatan terpadu yang berpusat pada individu autistik.

8. Merumuskan kebijakan Pemerintah untuk Dukungan Jangka Panjang

Mendorong pembentukan kebijakan nasional yang menjamin dukungan berkelanjutan bagi individu autistik sepanjang hidup mereka, dengan penekanan pada layanan kesehatan, pendidikan, dan intergrasi komunitas setelah melewati masa kanak-kanak.

9. Meningkatkan Kesempatan Bekerja

Bekerja sama dengan sektor industri untuk menciptakan lingkungan kerja yang inklusif bagi individu autistik, menyediakan program pelatihan keterampilan, dan menjamin akses mereka terhadap pekerjaan yang layak dan bermakna.

10. Meningkatkan Kesadaran Masyarakat

Serangkaian kampanye edukasi yang berkelanjutan untuk mengurangi stigma dan meningkatkan pemahaman masyarakat tentang autisme, dengan fokus pada keragaman individu di dalam spektrum autisme.

“Saya rasa perjuangan ini boleh berhenti sampai disini. Sehingga resolusi ini diharapkan bisa menggerakan kita semua mulai pemerintah orang tua, masyarakat, dunia pendidikan dan kesehatan untuk gerak bersama membantu membangkitkan kekuatan anak anak spesial ini,” kata Dr Amelia.

Naskah Resolusi MAS24 ini juga langsung diserahkan kepada Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Malang, Ida Ayu Made Wahyuni yang mewakili Pemerintah Kota Malang.

Dalam kesempatannya, Ida menyampaikan akan segera menyerahkan naskah Resolusi MAS24 itu kepada Pj Wali Kota Malang, Iwan Kurniawan agar bisa ditindaklanjuti. Pihaknya juga menyampaikan apresiasi atas kegiatan MAS24 tersebut.

“Saya juga punya keponakan yang saat ini berusia 17 tahun. Dengan didik yang baik, sekarang dia bisa melayani dirinya sendiri, bisa membaca sampai mencuci piring. Padahal sebelumnya tak bisa apa apa,” ujarnya.

Menurutnya, perhatian orang tua dan penanganan yang tepat akan menghilangkan stigma miring bagi anak anak berkebutuhan khusus.

 

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Reporter: M Sholeh

Editor: Herlianto. A

Tags: Anak AutisAutism Summit 2024Konferensi Autiskota malang

Related Posts

Kapolres Malang, AKBP Muhammad Taat Resdi saat memberi keterangan pada media. Foto: Aisyah Nawangsari Putri
News

Kasus Dugaan Penganiayaan dan Perusakan di Pantai Wediawu Malang Berakhir Damai

Selasa, 2 Jun 2026
Ilustrasi karhutla di Kota Batu. Foto: BPBD Kota Batu
News

Musim Kemarau Tiba, BPBD Kota Batu Petakan Wilayah Rawan Kebakaran Hutan

Selasa, 2 Jun 2026
Candi Kidal
News

Wisata Edukasi Sejarah di Malang, Candi Kidal Jadi Favorit saat Libur Hari Lahir Pancasila

Senin, 1 Jun 2026
KEmarau panjang
News

Kemarau Panjang, 13 Desa di Kabupaten Malang Rawan Kekeringan

Senin, 1 Jun 2026
Gus IQdam
News

Gus Iqdam Bakal Isi Pengajian di Stadion Gajayana Kota Malang Peringati Hari Bhayangkara

Senin, 1 Jun 2026
Prakiraan cuaca Malang, terutama di wilayah Kota Malang pada hari Senin, 1 Juni 2026 diperkirakan dominan berawan dan udara kabur. /Foto: Ilustrasi dibuat dengan AI.
News

Prakiraan Cuaca Malang Senin 1 Juni 2026: Berawan dan Kabut

Senin, 1 Jun 2026
Next Post
Calon Bupati Malang, Gunawan HS. Foto: Aisyah Nawangsari Putri

Tanggapi Pemecatan dari PDI Perjuangan, Gunawan HS: Saya Terima dengan Lapang Dada

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Perbedaan Makeup Look Korean Ulzzang, Japanese Igari, dan Chinese Douyin

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.