Malang, Tugumalang.id – Malam Lailatul Qadar adalah malam istimewa di bulan Ramadan yang disebut dalam Al-Qur’an sebagai malam yang lebih baik dari seribu bulan. Dalam Surah Al-Qadr ayat 3 disebutkan, “Lailatul Qadri khairum min alfi syahr,” yang berarti ibadah pada malam ini lebih utama dibandingkan ibadah selama 83 tahun.
Kapan Terjadinya Lailatul Qadar?
Tidak ada kepastian kapan malam Lailatul Qadar terjadi, tetapi banyak hadis menyebutkan bahwa malam ini berada di 10 hari terakhir Ramadan, terutama pada malam-malam ganjil seperti malam ke-21, 23, 25, 27, atau 29. Rasulullah SAW menganjurkan umatnya untuk meningkatkan ibadah di malam-malam tersebut.
Baca juga: Gebyar Lailatul Qadar, Grand Mercure Malang Mirama dan Baznas Gelar Bakti Sosial untuk 1.000 Anak Yatim
Ciri-Ciri Malam Lailatul Qadar
Beberapa tanda malam Lailatul Qadar yang disebut dalam hadis antara lain:
- Suasana malam yang tenang dengan udara sejuk.
- Langit tampak cerah tanpa awan tebal.
- Matahari terbit dengan cahaya lembut dan tidak menyilaukan.
- Hati merasa lebih tenang dan damai saat beribadah.
Amalan untuk Mendapatkan Keutamaannya
Untuk meraih keberkahan malam Lailatul Qadar, umat Islam dianjurkan melakukan amalan berikut:
- Salat malam seperti Tahajud dan Tarawih untuk mendekatkan diri kepada Allah SWT.
- Membaca Al-Qur’an guna memperoleh keberkahan dan pahala berlipat ganda.
- Berzikir dan berdoa, termasuk doa yang dianjurkan: “Allahumma innaka ‘afuwwun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘anni”(HR. Tirmidzi). (Ya Allah, Engkau Maha Pengampun dan mencintai pengampunan, maka ampunilah aku).
- Bersedekah, karena setiap amal baik di malam ini mendapat balasan berlipat.
- I’tikaf, yaitu berdiam diri di masjid untuk fokus beribadah, sebagaimana dilakukan Rasulullah SAW pada 10 malam terakhir Ramadan
Baca juga: Gara-Gara Petasan, Kegiatan Malam Lailatul Qadar di Masjid Jami Kota Malang Berakhir Ricuh
Mengingat keutamaan yang luar biasa, umat Islam dianjurkan untuk tidak melewatkan malam ini dan memperbanyak ibadah agar mendapatkan ampunan serta keberkahan dari Allah SWT. Dengan meningkatkan amalan pada malam-malam terakhir Ramadan, peluang untuk meraih kemuliaan malam yang lebih baik dari seribu bulan pun semakin besar.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Penulis: Hailatun Nada Salsabila (magang)
redaktur: jatmiko
























