Selasa, September 15, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Advertorial

Mahasiswa Arsitektur ITN Malang Pelajari Inovasi Bata Andyrahman Architect dan Kota Tua Surabaya

Redaksi by Redaksi
Juni 15, 2026 4:02 pm
in Advertorial
Mahasiswa ITN
Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Malang, Tugumalang.id – Gelaran Archi Tour 3.0 kali ini menghadirkan pengalaman berbeda bagi mahasiswa Program Studi Arsitektur S-1, Institut Teknologi Nasional Malang (ITN Malang). Jika sebelumnya kegiatan serupa hanya berlangsung di wilayah Kota Malang, pada pekan pertama Juni 2026 sebanyak 24 mahasiswa dari berbagai angkatan melakukan perjalanan akademik ke Surabaya.

Perjalanan lintas kota tersebut memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk belajar langsung dari berbagai objek arsitektur, mulai dari studio arsitek ternama, bangunan ibadah dengan konsep unik, hingga kawasan bersejarah yang kaya nilai arsitektural dan tata kota.

READ ALSO

UIN Malang Raih Dua Pengakuan UI GreenMetric Nasional 2026

Nagoya University dan UB Gandeng Pemkab Malang Perkuat Riset Potensi Lokal

Mengupas Konsep Arsitektur Nusantara di Andyrahman Architect

ITN MalangDaya tarik utama Archi Tour 3.0 adalah kunjungan ke studio Andyrahman Architect. Koordinator kegiatan dari Himpunan Mahasiswa Arsitektur (HMA), Muhammad Arif Wahyu Hidayat, menjelaskan bahwa biro arsitektur tersebut dipilih karena memiliki rekam jejak kuat dalam memadukan arsitektur tropis kontemporer dengan nilai-nilai Nusantara.

“Insight terbesar yang ingin kami capai adalah memahami bagaimana material lokal yang sederhana seperti bata dapat dieksplorasi secara inovatif dan kontekstual di era modern tanpa kehilangan akar nilai Nusantaranya,” ujar Wahyu saat dihubungi melalui WhatsApp beberapa waktu lalu.

Menurutnya, kunjungan tersebut juga bertujuan memperdalam pemahaman mahasiswa mengenai pengolahan material bangunan agar mampu merespons iklim tropis secara optimal. Pembelajaran mencakup pemanfaatan pencahayaan alami, ventilasi silang (cross ventilation), sirkulasi udara, hingga penerapan konsep desain biophilic dalam lingkungan kerja profesional.

Menyaksikan Langsung Inovasi Material Bata Ramah Lingkungan

ITN MalangWahyu menuturkan, eksplorasi material bata yang inovatif dapat diamati secara langsung melalui sejumlah karya yang dikunjungi peserta.

“Eksplorasi bata inovatif tersebut kami saksikan langsung wujud terbangunnya saat mengunjungi Masjid Lego (Masjid Al-Fattah), Ambarteja, dan Larasrasa House. Di Masjid Lego, kamu melihat sistem konstruksi ramah lingkungan menggunakan bata interlock yang disusun presisi tanpa proses pembakaran untuk menekan emisi karbon,” bebernya.

Baca juga: ITN Malang Digandeng Pemkot Kediri, Siapkan Beasiswa Mitra MAPAN untuk Dongkrak Kualitas SDM

Melalui kunjungan tersebut, mahasiswa memperoleh gambaran nyata tentang bagaimana material lokal dapat diolah menjadi elemen desain yang modern, efisien, dan tetap mempertahankan karakter khas Nusantara.

Menelusuri Sejarah dan Tata Kota di Museum Siola serta Kota Tua Surabaya

ITN MalangSetelah mempelajari inovasi material bangunan, rombongan melanjutkan perjalanan ke Museum Siola dan kawasan Kota Tua Surabaya.

Museum Siola memberikan gambaran mengenai perkembangan regulasi dan tata ruang Kota Surabaya dari masa ke masa. Sementara itu, kawasan Kota Tua Surabaya menjadi ruang belajar terbuka yang memperlihatkan keberagaman bangunan kolonial dari abad ke-18 hingga abad ke-20.

Bagi Nafila Azzalia, salah satu peserta, kunjungan ke studio Andyrahman Architect dan penjelajahan Kota Tua Surabaya menjadi pengalaman yang paling berkesan.

“Momen yang paling berkesan adalah saat berkunjung ke Andyrahman Architect, terutama ketika diajak melihat langsung laboratorium dan beberapa hasil eksperimen material yang mereka kembangkan,” tuturnya.

Saat menjelajahi kawasan kota tua, Nafila dan peserta lainnya juga mempelajari sejarah bangunan-bangunan yang masih terawat serta mencicipi sirup jadul yang disebut sebagai produk dari pabrik sirup pertama yang didirikan pada masa kolonial Belanda.

Memperkuat Motivasi dan Kompetensi Calon Arsitek

ITN MalangKunjungan ke studio Andyrahman Architect turut memberikan motivasi baru bagi Nafila setelah melihat langsung ekosistem kerja profesional di bidang arsitektur.

“Setelah melihat langsung suasana kerjanya, saya semakin termotivasi untuk menjadi arsitek. Saya melihat profesi arsitek tidak hanya tentang menggambar desain yang menarik, tetapi juga tentang berpikir kritis, bekerja sama dalam tim, dan mencari solusi untuk berbagai permasalahan yang ada di lapangan. Itu membuat saya sadar bahwa kemampuan yang harus dimiliki arsitek sangat luas,” urainya.

Nafila juga memperoleh perspektif baru mengenai fleksibilitas material bangunan lokal, khususnya bata.

“Di sana saya melihat bagaimana material bata dapat dikembangkan menjadi berbagai bentuk yang lebih inovatif, seperti bentuk segitiga, modul seperti lego, dan bentuk lainnya yang tidak biasa. Dari situ saya belajar bahwa material juga bisa menjadi bagian dari eksplorasi desain yang kreatif dan mempertimbangkan bahan baku material yang digunakan,” tambahnya.

Baca juga: Anggaran Litabmas ITN Malang Naik, Proposal Dosen Melonjak pada 2026

Secara umum, kunjungan akademik ini dirancang untuk mendukung pembelajaran Studio Perancangan Arsitektur di kampus. Selain itu, kegiatan tersebut juga relevan dengan sejumlah mata kuliah, seperti Teknologi Bahan Bangunan, Arsitektur Nusantara, Arsitektur Tropis, hingga Kritik Arsitektur.

Sebagai luaran kegiatan, HMA mewajibkan seluruh peserta membuat karya sketsa dan fotografi real-time selama berada di lokasi kunjungan. Hasil karya tersebut selanjutnya akan dilombakan.

Menurut Nafila, selain menambah wawasan akademik, perjalanan ini juga mempererat hubungan antarmahasiswa dalam organisasi.

“Yang paling berkesan bagi saya adalah kebersamaan selama perjalanan. Mulai dari berangkat bersama, berdiskusi tentang bangunan yang dikunjungi, hingga bercanda bersama teman-teman. Momen-momen sederhana seperti makan bersama, dan selama kegiatan membuat hubungan antar anggota HMA menjadi lebih dekat,” tutup Nafila.

Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News

Sumber: Rilis ITN Malang
redaktur: jatmiko

Tags: Andyrahman ArchitectArchi Tour 3.0Arsitektur TropisHimpunan Mahasiswa Arsitektur ITN MalangITN MalangKota Tua SurabayaMahasiswa Arsitektur ITN MalangTeknologi Bahan Bangunan

Related Posts

UIN Malang Raih Dua Pengakuan UI GreenMetric Nasional 2026
Advertorial

UIN Malang Raih Dua Pengakuan UI GreenMetric Nasional 2026

Selasa, 15 Sep 2026
Nagoya University dan UB Gandeng Pemkab Malang Perkuat Riset Potensi Lokal
Advertorial

Nagoya University dan UB Gandeng Pemkab Malang Perkuat Riset Potensi Lokal

Selasa, 15 Sep 2026
Uni2
Advertorial

Dosen Unikama Dampingi Guru SMK Ali Utsman Kuasai Teknologi AI

Selasa, 15 Sep 2026
FST ITSK Soepraoen Buka Layanan Cek Kesehatan dan Akupunktur Gratis bagi Warga Kiduldalem
Advertorial

FST ITSK Soepraoen Buka Layanan Cek Kesehatan dan Akupunktur Gratis bagi Warga Kiduldalem

Selasa, 15 Sep 2026
AMA Indonesia Conference 2026 di Bali, Hadirkan Forum Bisnis dan Networking Eksekutif
Advertorial

AMA Indonesia Conference 2026 di Bali, Hadirkan Forum Bisnis dan Networking Eksekutif

Selasa, 15 Sep 2026
Kemensos Doakan 3 ASN Jayawijaya dan Korban KM Virgo
Advertorial

Kemensos Doakan 3 ASN Jayawijaya dan Korban KM Virgo

Senin, 14 Sep 2026
Next Post
Unisma

Unisma Perluas Jejaring Internasional, Jalin Kerja Sama dengan Hochschule Campus Wien Austria

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Diduga Bunuh Diri, Mahasiswa Kedokteran UB Lompat dari Lantai 6

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Prediksi Susunan Pemain Bhayangkara FC vs Arema FC: Misi Sulit Singo Edan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pengorbanan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
Iklantm 08272026 2
Iklantm 08272026 1
17 Iklan HUT RI UIN Mlg.jpg
Iklantm 08172026 Pemkab
13 Iklan HUT RI BPJS2.jpg
12 Iklan HUT RI UM.jpg
07 Iklan HUT RI Prokopim Batu.jpg
Backdrop Kemerdekaan 434x390 Cm 1
Ucapan HUTRI2
HUTRI81 PKB 90X100.jpg
15 Iklan HUT RI PKS.jpg
16 Iklan HUT RI DPMPTSP Kota Batu.jpg
11 Iklan HUT RI Perumdam Among Tirto.jpg
06 Iklan HUT RI Dishub Kota Batu.jpg
08 Iklan HUT RI Satpol PP Batu.jpg
10 Iklan HUT RI Dinas Pendidikan Batu.jpg
14 Iklan HUT RI Dinas Perpus Batu.jpg
02 Iklan Gerakan Arek Jatim A

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

LOGO TUGU MALANG RED 2021

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis & Properti
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Ruang Cendekia

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.