Sabtu, Mei 30, 2026
Tugumalang.id
No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
  • Home
  • Tugu SehatNEW
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial
No Result
View All Result
Tugu Malang ID
No Result
View All Result
Home Tips

Limbah Fast Fashion Cemari Lingkungan, Lawan Dengan 6 Cara Ini

Redaksi by Redaksi
Juli 28, 2021 9:21 am
in Tips
Pakaian fast fashion menjadi salah satu penyumbang limbah/tugu malang

Pakaian fast fashion menjadi salah satu penyumbang limbah. (Foto: Pexels)

Share WhatsappShare FacebookShare Twitter

Tugumalang.id – Limbah fast fashion atau industri pakaian dalam jumlah banyak menjadi salah satu persoalan bagi lingkungan di dunia. Pasalnya, limbah pakaian ini tidak mudah terurai. Saat ini masyarakat global sedang berupaya memerangi dampak industri pakaian tersebut.

Globalcitizen, memaparkan penelitian yang dilakukan Labfresh tentang limbah fast fashion. Riset ini menemukan bahwa 57,1 persen limbah fast fashion dari 15 negara di seluruh Eropa berakhir di tempat pembuangan sampah.

READ ALSO

5 Panci Listrik yang Cocok untuk Anak Kos

5 Tempat Fotokopi di Malang untuk Mahasiswa Baru, Cocok untuk Print Tugas hingga Kebutuhan Ospek

Kondisi ini sangat merusak lingkungan, terutama untuk jenis pakaian polyester. Polyester adalah jenis pakaian yang terbuat dari bahan plastik dan limbahnya tidak dapat terurai dengan sempurna.

Jika bahan plastik ini tidak terdaur ulang dengan baik, akan berubah menjadi mikroplastik yang dapat merugikan lingkungan dan satwa liar. Pada tahun 2021, World Economic Forum melaporkan bahwa industri fast fashion menghasilkan 5 persen dari emisi gas rumah kaca global.

Nah, bagaimana cara mengatasi persoalan tersebut? Langkah awal mengatasi persoalan tersebut menurut Fashion Transparency Index dimulai dari meningkatkan kesadaran retailer global untuk memahami konsep kebijakan lingkungan yang ada.

Kemudian industri fashion tingkat makro harus membuat retailer memasok bahan yang lebih ramah lingkungan. Kemudian konsumen juga harus berpatisipasi aktif termasuk mendukung gerakan sustainable fashion dengan beberapa cara berikut ini:

1. Pilih Fashion yang Sustainable

Sebelum membeli pakaian hendaknya kenali terlebih dahulu brand yang dipilih. Lalu, pastikan pakaian yang dibeli terbuat dari bahan yang ramah lingkungan.

2. Beli Barang Kualitas Tinggi dengan Jumlah Sedikit

Memilih baju dengan kualitas tinggi memang butuh mengeluarkan uang lebih banyak, akan tetapi jika barang tersebut dapat difungsikan dalam waktu yang lama, hal itu sama sekali tidak merugikan.

3. Donasikan Pakaian Yang Masih Layak Pakai

Jika ada kesempatan untuk melakukan donasi pakaian layak pakai. Berikan pakaian-pakain tersebut pada yang membutuhkan. Mungkin saja pakaian-pakai tersebut akan lebih berguna bagi orang lain.

4. Beli Barang dari Thrift Shop

Toko ini menjual baju-baju bekas dengan kualitas bagus dan menawarkan gaya-gaya yang unik. Thrift shop juga banyak ditemui di platform belanja online.

5. Mendaur Ulang Bahan Tekstil

Meskipun daur ulang bahan tekstil masih sedikit dilakukan oleh industri fashion. Akan tetapi, brand seperti Madewell, Levi’s, and H&M sudah menerapkannya. Mereka menawarkan untuk mengolah bahan tekstil lama dari konsumen untuk disulap menjadi produk yang baru.

6. Alih Fungsikan Pakaian Lama

Pakaian yang sudah tidak bisa digunakan lagi dapat dialih fungsikan. Sebagai contoh baju yang sudah robek dapat digunting dan dijadikan sebagai kain lap untuk mengurangi penggunaan kertas tisu sekali pakai.

Reporter : Rizki Nurfaizah

Redaktur : Herlianto. A

Tags: fashionindustriLimbahlingkungansampahtips

Related Posts

Panci Listrik Samono SW-DG01P. (Foto: Shopee/ Ufo Electronika & Furniture Official Shop)
Tips

5 Panci Listrik yang Cocok untuk Anak Kos

Jumat, 29 Mei 2026
Fotokopi Vian 24 Jam cabang UIN. (Foto: Intagram/ @fotocopyvian24jam)
Tips

5 Tempat Fotokopi di Malang untuk Mahasiswa Baru, Cocok untuk Print Tugas hingga Kebutuhan Ospek

Jumat, 29 Mei 2026
Mesin kopi rumahan
Tips

Mesin Kopi Rumahan untuk Pemula, Ini Pilihan yang Hemat Listrik dan Praktis

Kamis, 28 Mei 2026
Perbedaan Plushies dan Boneka
Tips

Perbedaan Plushies dan Boneka, Ternyata Tidak Sama

Selasa, 26 Mei 2026
Tagihan listrik
Tips

Tagihan Listrik Naik Terus? Bisa Jadi karena 5 Kebiasaan Sepele Ini

Selasa, 26 Mei 2026
Aplikasi edit foto dan video
Tips

Rekomendasi 5 Aplikasi Edit Foto dan Video yang Banyak Digunakan

Minggu, 24 Mei 2026
Next Post
Virtual learning dengan menggunakan aplikasi tertentu/tugu malang

Belajar Dari Rumah Jadi Mudah Dengan 5 Aplikasi ini

BERITA POPULER

  • Tatik Swartiatun (tengah) didampingi kuasa hukumnya memberikan pernyataan soal sengketa Sardo Swalayan. (Foto/M Sholeh)

    Sengketa Kepemilikan Sardo Swalayan Malang Memanas, Tatik Menangkan Praperadilan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Pemkab Malang Targetkan Bongkar Ratoon di Lahan 7.500 Hektare Tahun Ini

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Dari Malang PSI Tancap Gas Perkuat Akar Partai, 84 Ribu Bendera Disebar di Jatim

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • 5 SMK Swasta Terbaik di Kota Malang 2026: Pilihan Unggulan untuk Masa Depan Cerah

    0 shares
    Share 0 Tweet 0
  • Malam Seribu Bulan

    0 shares
    Share 0 Tweet 0

Portal berita Tugu Malang (tugumalang.id) merupakan perusahaan media siber di bawah naungan PT Tugu Media Komunikasindo

Ikuti Kami

Navigasi Site

  • Kode Etik
  • Redaksi
  • Disclaimer
  • Kebijakan Data Pribadi
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Form Pengaduan
  • Pedoman Media Siber

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.

Jaringan Media 

Tugumalang.id 

Tugujatim.id 

Tugusehat.id

No Result
View All Result
  • Home
  • Tugu Sehat
  • Peristiwa
  • Pendidikan
  • Bisnis
  • Insight
  • Pariwisata
  • Politik
  • Olahraga
  • Hukum & Kriminal
  • Advertorial

© 2021 Tugu Media Group - All Right Reserved Tugu Malang ID.