MALANG, Tugumalang.id – Produk Kupedes Pegadaian menjadi salah satu layanan pembiayaan yang banyak diminati masyarakat di wilayah Malang Selatan. Tingginya minat tersebut didorong oleh kebutuhan modal usaha masyarakat, khususnya petani tebu.
Manajer Bisnis Pegadaian CP Kepanjen, Ugi Lestari mengatakan, Kupedes merupakan produk pinjaman dengan agunan BPKB kendaraan yang banyak dimanfaatkan masyarakat karena mampu memberikan akses pembiayaan yang lebih fleksibel.
Baca Juga: Aplikasi Tring Permudah Transaksi Nasabah, Pegadaian Malang Dorong Layanan Digital
“Produknya ini cukup banyak diminati. Kebanyakan nasabah kami merupakan petani tebu yang memanfaatkan fasilitas ini untuk kebutuhan modal usaha maupun kebutuhan lainnya,” ujar Ugi, belum lama ini.
Menurut Ugi, tingginya permintaan terhadap Kupedes tidak lepas dari karakteristik ekonomi masyarakat Malang Selatan yang banyak bergantung pada sektor pertanian. Saat musim panen tiba, sebagian petani menggunakan hasil panennya untuk mencicil atau melunasi pinjaman yang dimiliki.
Namun setelah memasuki musim tanam berikutnya, kebutuhan modal kembali meningkat sehingga produk Kupedes kembali menjadi pilihan masyarakat untuk memperoleh tambahan dana.
Baca Juga: Pegadaian Malang Catat Tren Generasi Muda Mulai Lirik Investasi Emas
“Saat ini kan musim panen tebu. Sebagian nasabah ada yang sudah mencicil bahkan menebus pinjamannya. Nanti ketika membutuhkan dana lagi untuk keperluan usaha, BPKB-nya bisa kembali dijadikan agunan untuk mendapatkan pinjaman,” jelas Ugi.
Sebagai informasi, Kupedes merupakan produk pinjaman produktif Pegadaian yang dirancang untuk membantu pengembangan usaha mikro dan kecil. Produk ini dapat dimanfaatkan sebagai modal kerja maupun investasi usaha, seperti pembelian bahan baku, alat produksi, hingga pengembangan kapasitas usaha.
Pegadaian menyediakan plafon pinjaman mulai Rp20 juta hingga Rp500 juta dengan pilihan tenor antara 12 hingga 60 bulan. Nasabah dapat memilih pola angsuran yang disesuaikan dengan karakteristik usahanya, termasuk pola angsuran musiman yang dinilai cocok bagi sektor pertanian.
Kemudahan akses, proses pengajuan yang relatif sederhana, serta fleksibilitas pola pembayaran menjadi sejumlah faktor yang membuat produk ini diminati pelaku usaha mikro di berbagai daerah, termasuk Malang Selatan.
Baca Juga Berita Tugumalang.id di Google News
Editor: Herlianto. A


















